PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust <p>Prosiding Seminar Nasional Pendidikan ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Yogyakarta dengan ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230509401075414" target="_blank" rel="noopener">2988-4268</a>. Prosiding ini pertama kali terbit pada bulan 12 Januari 2023 secara elektronik dan menggunakan bahasa Indonesia. Prosiding ini ditujukan untuk mewadahi diseminasi penelitian dosen dan mahasiswa baik di lingkungan UST maupun kampus-kampus mitra Prodi PPG UST.</p> <p><a href="https://docs.google.com/document/d/1EQKgRO1QRM_kgcYXJiOuuvGEHwnsiBNM/edit?usp=sharing&amp;ouid=115430403454547719328&amp;rtpof=true&amp;sd=true">Template Artikel</a></p> Program Studi Pendidikan Profesi Guru, FKIP, UST id-ID PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2988-4268 Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS menggunakan Model Pembelajaran PJBL pada Peserta Didik Kelas V SDN Surokarsan 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1646 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran PJBL di kelas V SDN Surokarsan 2. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Surokarsan 2 yang berjumlah 29 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Tekanik analisis data digunakan yaitu deskripsif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran PJBL dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik SDN Surokarsan 2. Persentase pada siklus I diperoleh nilai terendah 48,27% dan diperoleh nilai tertinggi 84,48%, dengan rata-rata 73,41%, sedangkan pada siklus II diperoleh nilai terendah 73,61%, dan diperoleh nilai tertinggi 93,05%, dengan rata-rata 83,72% dan telah mencapai keberhasilan penelitian.<em> </em></p> Dewi Askanah Bulan Siti Mariah Sri Wijayatun Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-29 2024-01-29 2 1 1502 1508 Peningkatan Motivasi Belajar Muatan Bahasa Indonesia Melalui Model Problem Based Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1702 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi Bahasa Indonesia melalui model <em>Problem Based Learning </em>pada kelas V SD Negeri Jarakan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Motivasi belajar siswa pada Bahasa Indonesia kelas V SD Negeri Jarakan tahun ajaran 2022/2023. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas V berjumlah 28 siswa. Instrumen penelitian menggunakan tes dan angket. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif maupun kuantitatif. Indikator kinerja penelitian yaitu meningkatnya motivasi siswa mencapai 70% siswa mencapai kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa pada Bahasa Indonesia kelas V tahun ajaran 2022/2023 meningkat, hal ini tampak pada peningkatan skor motivasi prasiklus sebanyak 7 siswa atau 25%, siklus I ketuntasan skor motivasi sebanyak 14 siswa atau 50%, dan siklus II sebanyak 21 siswa atau 75%</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: bahasa Indonesia, motivasi, <em>problem based learning</em></p> Agus Prasetya Abadi Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-06 2023-11-06 2 1 1 7 Penguatan Berkolaborasi pada Mata Pelajaran PPKN Menggunakan Model Problem Based Learning Kelas II di SD Negeri Panembahan Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1739 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan berkolaborasi pada mata pelajaran PPKN menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> kelas II di SD Negeri Panembahan Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning </em>dapat menguatkan keterampilan kolaborasi pada pembelajaran PPKN kelas IIB SD Negeri Panembahan. Hasil pengamatan aktivitas siswa pada tahap pratindakan, siklus I, siklus II, dan siklus III menunjukkan adanya peningkatan keterampilan kolaborasi. Hasil rata-rata skor yang diperoleh pada pratindakan yaitu sebesar 50,5, kemudian mengalami kenaikan pada siklus I sebesar 58, pada siklus II meningkat sebesar 70,3. Dapat diketahui bahwa dari pratindakan sampai siklus II hasil yang diperoleh belum memenuhi indikator keberhasilan dari penelitian ini sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus berikutnya. Pada siklus III menunjukan rata-rata yang diperoleh sebesar 86,5, hasil tersebut menunjukkan kriteria yang baik dan sudah memenuhi indikator keberhasilan dari penelitian ini dimana indikator keberhasilan pada penelitian ini yaitu sebesar 80. Berdasarkan hasil simpulan di atas maka penerapan model <em>Problem Based Learning</em> terbukti dapat menguatkan keterampilan kolaborasi pada pembelajaran PPKN kelas IIB SD N Panembahan Yogyakarta.</p> <p><em> </em></p> Melani Nur Afifah Widowati Pusporini Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-06 2023-11-06 2 1 8 13 Peningkatan Minat Belajar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas III SDN Jurugentong https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1548 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan minat belajar melalui model pembelajaran <em>problem based learning</em> (PBL) pada pembelajaran PPKn siswa kelas III SD Negeri Jurugentong. Hipotesis penelitian ini yaitu, penerapan model pembelajaran <em>problem based learning</em> dapat meningkatkan minat belajar pada pembelajaran PPKn siswa kelas III SD N Jurugentong. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) dengan model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2023/2024 dengan subjek penelitian semua siswa kelas IIIB yang berjumlah 23 siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan minat belajar siswa kelas IIIB SD Negeri Jurugentong. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi, dan angket. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah menerapkan model pembelajaran <em>problem based learning</em> (PBL), minat belajar siswa kelas IIIB pada pembelajaran PPKn dapat meningkat. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari persentase minat belajar siswa yang mencapai lebih dari 75%. Sebelum dilakukan tindakan, persentase minat belajar siswa masih dalam kategori rendah yaitu sebesar 26.08%. Setelah dilakukan tindakan siklus I, persentase minat belajar meningkat menjadi 52.17% atau memiliki kategori sedang. Pada akhir siklus II, persentase minat belajar siswa semakin meningkat menjadi 82.60% yang berarti sebanyak 82.60% siswa memiliki minat belajar tinggi pada pembelajaran PPKn. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>problem based learning</em> dapat meningkatkan minat belajar pada pembelajaran PPKn siswa kelas III SD N Jurugentong</p> Afina Fryda Heningtyas Annis Deshinta Muhammad Mutaqin Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2013-11-06 2013-11-06 2 1 14 20 Implementasi Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Di Kelas IV SDN Kanggotan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1657 <p>Berdasarkan hasil observasi di kelas IV SDN Kanggotan Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul, keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran IPAS masih tergolong rendah. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya yaitu kurangnya penggunaan model dalam pembelajaran. Salah satu alternatif untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan menggunakan model yang sesuai dengan materi pelajaran, yaitu dengan menerapkan model <em>Project Based Learning</em>. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas siswa terhadap materi perkembangbiakan tumbuhan &nbsp;melalui model <em>Project Based Learning </em>pada siswa kelas IV SDN Kanggotan Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi emapat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Kanggotan Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul yang berjumlah 21 siswa. Instrument penelitian ini menggunakan lembar aktivitas siswa. Kemudian data ini dianalisis dengan menggunakan rumus rata- rata. Dari hasil penelitian ini diperoleh rata-rata hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I 63% (cukup) dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 87% (baik sekali). Dengan demikian model <em>Project Based Learning </em>dapat meningkatkan keaktifan siswa pada materi perkembangbiakan tumbuhan di kelas IV SDN Kanggotan Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul.</p> Toyib Aghina Astuti Wijayanti Siti Aniyah Lazuarti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-06 2023-11-06 2 1 21 28 Peningkatan Prestasi Belajar IPAS Kelas IV Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) di SD Negeri Corongan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1762 <p>Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh dimensi prestasi belajar yang masih kurang tergolong rendah dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri Corongan. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah pembelajaran Perubahan Zat Wujud Benda Pada Topik A. BAB II semester 1 sesuai dengan capaian materi peserta didik. Subjek penelitiannya adalah kelas IV SD Negeri Corongan dengan jumlah 29 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis and Taggart. Proses penelitian yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdapat dua kali pembelajaran atau dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik non tes dengan menggunakan observasi dan wawancara dengan guru kelas. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan prestasi belajar IPAS kelas IV yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di SD Negeri Corongan mengalami peningkatan yang ditunjukkan pada data dipra siklus diperoleh rata-rata sebesar 65,5. Lalu pada siklus I mencapai 70,1, dan pada siklus II meningkat mencapai 75,8.</p> <p>Kata Kunci: Prestasi Belajar, Problem Based Learning (PBL).</p> Sadina Ainin Nafi Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-06 2023-11-06 2 1 29 36 Meningkatkan Hasil belajar dan Literasi dengan Model Project Based Learning untuk kelas 2 SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1628 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan literasi matematika peserta didik kelas II SD Negeri Prembulan dengan menggunkan model Project based learning. Penelitian ini menggunakan metode Peneltian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan subjek peserta didik sejumlah 21. Tujuan dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa model <em>Project Based Learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar dan literasi matematika di kelas II SD Negeri Prembulan. Hal ini dapat kita lihat dari hasil &nbsp;tes dari 2 siklus menunjukkan kenaikan sebanyak 22,1%. Nilai rata-rata tertinggi pada siklus II yaitu 80,95% &nbsp;sudah masuk keadalam kategori ”Bagus” yang&nbsp; telah berhasil dicapai oleh 17 peserta didik. Data tersebut menunjukkan selama proses dua siklus, peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar sebanyak 22,1%. Peningkatan Literasi Matematika dapat dilihat&nbsp; dari ketercaaian 4 indikator menurut PISA yang telah diintegrasikan dengan soal tes yang ada di dalam pembelajaran. Ketercapaian peserta didik yang memenuhi 4 indikator pada dua Siklus sebanyak 19,04% dengan adanya peningkatan dari dua hasil tersebut menunjukkan bahwa model Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar dan literasi matematika di kelas 2 SD.</p> Isnanin Aisyah Abdul Rahim Krisdiyanto Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-06 2023-11-06 2 1 37 42 Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1572 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran tematik di SD Negeri Monggang Pundong pada tahun ajaran 2023/2024. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran tematik dengan menggunakan model pembelajaran <em>Talking stick</em> pada peserta didik kelas III SD Negeri Monggang Bantul. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SD Negeri Monggang Kapanewon Pundong Kabupaten Bantul. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III yang berjumlah 14 peserta didik terdiri dari 6 peserta didik laki-laki dan 8 peserta didik perempuan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di kelas III SD Negeri Monggang ditemukan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki motivasi belajar yang rendah ketika pembelajaran tematik. Penelitian ini mendeskripsikan proses pembelajaran tematik menggunakan model pembelajaran <em>Talking stick </em>untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas III SD N Monggang Pundong. Proses pembelajaran dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan model pembelajaran <em>Talking stick</em>. Penlitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif melalui pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajarn <em>talking stick</em> pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas III SD Negeri Monggang Pundong, Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan yang cukup signifikan dari siklus I sebesar 57,5% menjadi 85% pada siklus II, dengan jumlah peserta didik yang memiliki motivasi belajar 6 peserta didik menjadi 12 peserta didik.</p> Arum Alfiyani Ermawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-06 2023-11-06 2 1 43 49 Peningkatan Kemampuan Bernalar Kritis Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas III SD N Panembahan Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1760 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernalar kritis peserta didik kelas III A SD Negeri Panembahan Yogyakarta dalam pembelajaran IPAS yang menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL). Penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan di kelas III A SD Negeri Panembahan Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL). Dapat meningkatkan bernalar kritis pada peserta didik kelas IIIA SD Negeri Panembahan Yogyakarta. Peningkatan ini dapat dilihat dari skor rata-rata pratindakan sebesar 30,6, pada siklus pertama menjadi 39,9 dan meningkat menjadi 67,08 pada siklus kedua, kemudian meningkat lagi menjadi 79,45 pada siklus ketiga, hasil skor berada pada kriteria penilaian baik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dalam pembelajaran IPAS dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis pada peserta didik kelas IIIA SD Negeri Panembahan Yogyakarta.</p> Meila Aliza Widowati Pusporini Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-06 2023-11-06 2 1 50 55 Peningkatan Prestasi Belajar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Materi Matematika Kelas III SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1655 <p>Rendahnya prestasi belajar Matematika merupakan cermin belum tercapainya tujuan pembelajaran Matematika di SD Negeri Bangunharjo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa kelas III SD Negeri Bangunharjo dengan menggunakan tindakan Model Pembelajaran <em>Problem Based Learning</em>. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 27 siswa. Desain penelitian ini mengacu pada desain PTK menurut Kemmis dan McTaggart (1988) yang berlangsung dalam dua siklus. Data dikumpulkan dengan wawancara, tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini apabila ≥ 70% dari jumlah siswa mendapatkan nilai ≥ 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar Matematika siswa kelas III dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em>. Pada siklus I yaitu rata-rata 71,85 pada siklus II memperoleh rata-rata 81,48. Dari siklus II tersebut memperoleh hasil peningkatan skor 9,63%. Pada siklus I, 51,85% dari jumlah siswa memiliki prestasi belajar Matematika di atas rata-rata, sedangkan pada siklus II menjadi 81,48% dari jumlah siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran <em>Problem Based Learning (PBL) </em>dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat ribuan pada siswa kelas III.</p> <p> </p> annisa rahmasari Trisniawati Rahmanto Budi Prabowo Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-14 2023-11-14 2 1 56 63 Upaya Meningkatkan Self-Regulated Learning dan Hasil Belajar Matematika Kelas II Melalui Model Problem Based-Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1669 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan <em>self-regulated learning</em> dan hasil belajar matematika materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas II Sekolah Dasar&nbsp; di Bantul melalui penerapan <em>problem based learning</em>. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaborasi (PTK-K) yang dilaksanakan selama&nbsp; 2 siklus pada bulan Juli-Agustus 2023. Subjek penelitian ini adalah 22 siswa kelas II SD di Bantul tahun ajaran 2023-2024. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, tes, dan angket. Penelitian ini dapat dinyatakan berhasil apabila 80% siswa mencapai skor angket minimum dan mencapai nilai KKM yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa model <em>problem based learning</em> dapat meningkatkan kemampuan <em>self-regulated learning</em> dan hasil belajar matematika pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Hal tersebut dapat diketahui dari 22 siswa yang telah mengikuti pembelajaran selama 2 siklus, hanya terdapat 4 siswa yang belum mencapai nilai KKM. Nilai rata-rata&nbsp; sebelum tindakan yaitu 59,7 dengan jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 8 siswa. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 68,1 dengan jumlah siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 11 siswa. Siklus II menunjukan peningkatan dengan nilai rata-rata 79,1 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 18 siswa.</p> Aninda Wahyu Ramadhani Irham Taufiq Tri Widodo Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-14 2023-11-14 2 1 64 69 Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV SDN Banioro Melalui Model PBL https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1667 <p>Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir kritis melalui model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPAS materi tumbuhan siswa kelas V SD Negeri Banioro. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan desain Kemmis dan MC Taggart meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini mencankup 2 siklus pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dengan sintaks pembelajaran: (1) orientasi peserta didik pada masalah; (2) Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar; (3) Membimbing penyelidikan individu; (4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya; dan (5) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Banioro, dengan jumlah 21 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Objek pada penelitian ini &nbsp;penelitian ini yaitu keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD Negeri Banioro. Hasil dari pratindakan sebelum menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yaitu 33,9 dengan presentase ketuntasan minimal yaitu 23,8%. Pada siklus I sudah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan mendapatkan nilai rata-rata total jumlah skor 65,2 dengan presentase ketuntasan minimal yaitu 52,3%. Nilai rata-rata pada siklus II yaitu mendapatkan nilai rata-rata total jumlah skor 85 dengan presentase ketuntasan minimal yaitu 80,9%.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: keterampilan; berpikir kritis; Problem Based Learning; model pembelajaran; pembelajaran</p> Alifah Susilowati Sri Adi Widodo Khaerudin Khaerudin Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 70 76 Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Dengan Menggunakan Model PBL Berbantuan Make A Match Pada Kelas V SD Negeri Ngabean Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1598 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan <em>Make A Match</em> pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri Ngabean Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Ngabean Yogyakarta yang berjumlah 25 orang dengan rincian 13 peserta didik perempuan dan 12 peserta didik laki-laki. Model penelitian ini menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan <em>Make A Match</em> dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan hasil angket rata -rata hasil pratindakan sebesar 57% dengan kriteria kurang, pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 75% dengan kriteria cukup dan pada siklus II diperoleh rata-rata 81% dengan kriteria baik.</p> Rizki Tri Kurniawati Kristi Wardani Irfan Cahyo Setiawan Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 77 84 Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Menggunakan Model Problem Based Learning Mata Pelajaran IPAS Kelas VI https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1743 <p>Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Mengunkan Model <em>Problem Based Learning</em> Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas VI SD Negeri Panembahan Yogyakarta. Penelitian Tindakan Kelas ProgramStudiPendidikan Profesi Guru Prajabatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa,2023.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam mata pelajaran IPAS pada peserta didik kelas VI SD Negeri Panembahan dengan menerapkan model <em>Problem Based Learning</em> <em>(PBL)</em>, jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas, dengan pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Hasilnya menunjukan bahwa ada peningkatan pada kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VI di SDN Panembahan Yogyakata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>problem based learning </em>(PBL) pada proses pembelajaran dapat meningkatkan berpikir kritis siswa kelas VI B SDN Panembahan Yogyakarta. Peningkatan ini terbukti dari skor rerata pratindakan sebesar 33,1 menjadi 46,3 pada siklus I dan meningkat menjadi &nbsp;69,1 pada siklus II. Rata-rata skor pada siklus kedua belum memenuhi target indicator keberhasilan sehingga peneliti melanjutkan ke siklus ketiga dan memperoleh peningkatan rerata skor berpikir kritis siswa menjadi 86,7 dimana berada pada kriteria sangat baik. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa penggunaan model <em>problem based learning </em>(PBL) dapat meningkatkan berpikir kritis pada siswa kelas VI B SDN Panembahan Yogyakarta.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><em>Kemampuan Berpikir Kritis, Model Problem Based Learning, IPAS</em></p> Rina Trimaheri Chairiyah Chairiyah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 85 91 Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Siswa Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1773 <p>Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Siswa Sekolah Dasar</p> Michelia Aningtyas Bunga Trisna TMA. Kristanto Wikut Deniarti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 92 98 Project Based Learning Berbasis Ajaran Tamansiswa Untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa Kelas III Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1584 <p>Keterampilan kolaborasi tidak hanya sekadar keterampilan berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain. Kegiatan kolaborasi juga bermanfaat sebagai proses saling bertukar pikiran dengan sekelompok orang yang memiliki pandangan berbeda dari kita sehingga kita dapat memiliki pandangan yang lebih luas terhadap suatu hal dan berdampak pada hasil pencapaian tujuan bersama yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa kelas III SD Negeri 1 Kutoarjo melalui penerapan model <em>project based learning</em> <em>(PjBL)</em> berbasis ajaran tamansiswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK). Prosedur penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan <em>(planning</em>), tindakan <em>(acting</em>), observasi <em>(observing),</em> dan refleksi <em>(reflecting).</em> Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Kutoarjo yang berjumlah 31 anak. Penelitian berlangsung selama dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi, kuesioner atau angket, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan kolaborasi siswa kelas III SD Negeri 1 Kutoarjo setelah diterapkan model <em>project based learning (PjBL)</em> berbasis ajaran tamansiswa. Rata-rata persentase keterampilan kolaborasi meningkat dari 64,09% saat pratindakan menjadi 83,28% pada siklus I. Ini menunjukkan peningkatan yang pesat sebesar 19,19%. Siklus II, rata-rata persentase keterampilan kolaborasi meningkat 2,81% menjadi 86,09%.</p> Sarah Aprilia Islamiati Heri Maria Zulfiati Lestari Wijayanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 99 107 Peningkatan Hasil Belajar dengan Metode Picture and Picture Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas Vb SD N Bakalan Bantul Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1713 <p><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode </span><em><span style="font-weight: 400;">Picture and Picture</span></em><span style="font-weight: 400;"> dan model pembelajaran </span><em><span style="font-weight: 400;">Problem Based Learning.</span></em><span style="font-weight: 400;"> Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SD Negeri Bakalan dalam mata pelajaran IPAS materi Melihat Karena Cahaya dan Ekosistem yang Harmonis. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan kelas yang terdiri atas pra siklus, siklus I, dan siklus II. Data didapat dari observasi dan evaluasi lalu data dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data diketahui adanya peningkatan hasil belajar siswa setiap siklusnya, yaitu&nbsp; peningkatan persentase hasil belajar siswa dalam kategori mahir, peningkatan tersebut&nbsp; terjadi pada tiap siklusnya mulai dari pra siklus sebesar 4,16%, kemudian pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 8,33% dan pada siklus II meningkat menjadi 62,5%. Nilai rata-rata peserta didik juga mengalami peningkatan pada tiap siklusnya, mulai dari pra siklus 49,16, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 58,75 dan pada siklus II meningkat menjadi 76,67. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pembelajaran materi Melihat Karena Cahaya dan Ekosistem yang Harmonis di kelas VB SD Negeri Bakalan , dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode </span><em><span style="font-weight: 400;">Picture and Picture</span></em><span style="font-weight: 400;"> dapat meningkatkan hasil belajar siswa.</span></p> Tri Istinganah Hera Erisa Ayu Rahayu Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 107 118 Peningkatan Prestasi Belajar Tematik Problem Based Learning Berbasis Media Patung Jurang Kelas II SDN Corongan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1693 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar materi penjumlahan dan pengurangan menggunakan model pembelajaran PBL berbasis media patung jurang (papan hitung penjumlahan dan pengurangan). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus di mana dalam setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Pada penelitian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan atau observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas 2 di SDN Corongan semester 1 tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah 28 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar tematik khusunya mata pelajaran matematika diketahui dari adanya peningkatan rata-rata kelas nilai pratindakan dengan siklus I sebesar 65,17 dengan presentase ketuntasan belajar 57,14% menjadi 70,89 dengan presentase ketuntasan 75%. Kemudian siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan nilai rata-rata kelas menjadi 78,75 dengan presentase ketuntasan 82,14%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar tematik peserta didik meningkat setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis media patung jurang dengan ketuntasan mencapai lebih dari 80% siswa memperoleh nilai di atas KKM. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar tematik peserta didik meningkat setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis media patung jurang dengan ketuntasan mencapai lebih dari 80% siswa memperoleh nilai di atas KKM. Hal ini menggambarkan bahwa model pembelajaran PBL berbasis media patung jurang telah berlangsung dengan baik dan dapat menunjuang peningkatan prestasi belajar huruf kapital. Oleh karena itu, disarankan kepada guru untuk dalam mengajarkan materi menggunakan model PBL berbasis media konkret seperti papan hitung penjumlahan dan pengurangan.</p> Arti Listiyaningrum Yuli Prihatni Alfiyah Alfiyah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 119 125 Meningkatkan Keterampilan Berbicara Menggunakan Problem Based Learning Dan Metode Bermain Peran Pada Siswa Kelas III SDN Sokowaten Baru Tahun Ajaran 2023/2024 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1683 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara menggunakan problem based learning dan metode bermain peran pada siswa kelas III SD Sokowaten Baru tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom actionresearch) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Prosedur penelitian meliputi, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas III A SDN Sokowaten Baru Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mencapai kriteria baik, dan meningkat menjadi kriteria sangat baik pada pertemuan 2, pertemuan 3 dan pertemuan 4 juga mencapai kriteria sangat baik. Sementara itu, jumlah ketuntasan hasil tes keterampilan berbicara siswa secara klasikal pada pertemuan 1 mencapai 52,17%. Pada pertemuan 2 terjadi peningakatan yang signifikan hingga mencapai 73,91%, pada pertemuan 3 mencapai 78,26%, dan terus meningkat pada pertemuan 4 hingga mencapai 86,96% sehingga dapat disimpulkan bahwa problem based learning dan metode bermain mampu meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas III SD.</p> Darul Nur Istiqomah Ana Fitrotun Nisa Agus Tri Handoko Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 126 133 Peningkatan Kolaborasi Melalui Model PBL Pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV SDN Panembahan Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1731 <p><strong>Abstrak</strong><em>:</em> Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berkolaborasi dengan model PBL pada pembelajaran IPAS siswa kelas IV SDN Panembahan Yogyakarta. subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 21 siswa dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 5 dan jumlah siswa perempuan sebanyak 16. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juli sampai 30 Agustus 2023 di SDN Panembahan Yogykarta. Teknik pengumpulan data pada penelitian tindakan kelas ini yaitu menggunakan observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunkan 3 siklus dengan 4 (empat tahapan yang mencakup: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Teknik analisis data yang digunakan melalui observasi yaitu menggunakan analisis deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan keaktifan keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari perolehan persentase rata-rata persiklusnya. Pada siklus I persentase ketermpilan kolaborasi sebesar 62,01% kategori baik. Pada siklus II persentase ketermpilan kolaborasi sebesar 71,18% kategori baik. Dan pada siklus III persentase ketermpilan kolaborasi sebesar 80,23% kategori baik. Ditinjau dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa pada pembelajaran IPAS karena telah mencapai indikator keberhasilan keterampilan kolaborasi.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Model <em>Problem Based Learning</em>, Keterampilan Kolaborasi, IPAS</p> Ajeng Arviana Indah Lufiasari Widowati Pusporini Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 134 139 Upaya meningkatkan percaya diri dan hasil belajar melalui model problem based learning pada muatan matematika kelas II SDN Margoyasan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1559 <p>Berdasarkan hasil obervasi di SDN Margoyasan, kurangnya rasa percaya diri dalam pelajaran matematika. Hal tersebut berdampak pada hasil belajar yang rendah. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1) upaya peningkatan percaya diri (2)upaya meningkatkan hasil belajar melalui model <em>Problem Based Learning</em> pada muatan matematika kelas II. PTK ini dilaksanakan selama 2 siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas II yang berjumlah 19 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan obervasi, tes dan dokumentasi. Analis data menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil ini menunjukan bahwa penerapan <em>Problem Based Learning</em> dapat meningkatkan percaya diri dan hasil belajar pada siswa kelas II SDN Margoyasan sikap percaya diri kategori tinggi dengan 69% – 80% meningkat dari 11% menjadi 47% dan kategori tinggi dengan rentang persentase 81% – 100% stabil dari 42% tetap 42%. Kemudian adanya peningkatan hasil belajar kategori baik sekali dengan rentang persentase 100% meningkat dari 68% menjadi 100% dan peningkatan guru dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> adanya peningkatan hasil belajar kategori sangat baik dengan rentang persentase 3,50 – 4,00 meningkat dari 3,0 menjadi 3,6. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan percaya diri&nbsp; dan hasil belajar dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> pada siswa kelas II SDN Margoyasan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>&nbsp;&nbsp; </em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Percaya Diri; Hasil Belajar; <em>Problem Based Learning</em></p> Arrindha Shinta Maharani Desy Rufaidah Reny Riana Sari Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 140 147 Upaya Meningkatkan Kedisiplinan dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model PBL Kelas IV SDN Monggang https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1663 <p>Penelitian tindakan kelas ini berlatarbelakang rendahnya kedisiplinan dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan sikap kedisiplinan dan hasil belajar IPAS dengan menggunakan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sesuai dengan model dari Kemmis &amp; Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dua kali pertemuan. Penilaian sikap kedisiplinan dilaksanakan dengan melakukan wawancara dengan guru kelas dan observasi, sedangkan penilaian hasil belajar IPAS dengan soal tes di akhir pembelajaran setiap siklus. Objek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Monggang Pundong tahun pelajaran 2023/2024. Hasil penelitian yaitu (1)penggunaan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kedisiplinan peserta didik dan (2) penggunaan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan dan hasil belajar IPAS peserta didik dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran PBL.<em>&nbsp;&nbsp; </em></p> Destiarini Mahardika Ermawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 148 158 Penerapan Model Problem Base Learning Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas III di Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1597 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika kelas III di Sekolah Dasar pada materi bilangan cacah melalui model PBL kelas III SDN 2 Pacor Purworejo. Hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran tematik siswa kelas III SD N 2 Pacor Purworejo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 2 Pacor Purworejo yang berjumlah 18 orang siswa yang terdiri dari 10 laki-laki dan 8 perempuan. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar pembelajaran tematik siswa yang diperoleh dari keseluruhan proses pembelajaran menggunakan model PBL. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan lembar observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PBL, hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini ditujukkan dengan adanya peningkatan hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I mendapatkan rata-rata skor 70 dengan prosentase keberhasilan 57%. Sedangkan pada siklus II mendapatkan rata-rata 78 dengan prosentase keberhasilan 85%. Maka dari itu terjadi peningkatan sebesar 28%, sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada materi bilangan cacah maka diharapkan sekolah dapat menggunakan model tersebut dalam kegiatan belajar mengajar.</p> mustofa mahendra Heri Zulfianti Novia Ekowati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 159 162 Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar PPKn Kelas 4 SDN Rejowinangun 1 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1776 <p>Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar PPKn&nbsp;Kelas 4 SDN Rejowinangun 1</p> Dicky Mandela Dwi Wijayanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 163 166 Peranan Media Tangga Pintar Untuk Meningkatan Hasil Belajar Penjumlahan Kelas II SD Negeri Bangunharjo https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1601 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar penjumlahan matematika melalui media pembelajaran tangga pintar pada siswa kelas II SD Negeri Bangunharjo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus mengajar, yaitu siklus I dan siklus II. Untuk mengukur hasil belajar selama proses pembelajaran menggunakan soal tes evaluasi. Dari 18 orang siswa, hasil penelitian menunjukan bahwa setelah memberikan tindakan selama dua siklus, nilai<br>rata-rata hasil tes peningkatan hasil belajar matematika materi penjumlahan menggunakan media tangga pintar mengalami peningkatan. Kemudian untuk nilai KKM dalam mata pelajaran Matematika materi penjumlahan yaitu 75. Siklus I pertemuan pertama memperoleh nilai rata-rata sebesar 73,45 dengan kategori sudah memenuhi KKM dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar dengan nilai rata-rata 80,75 dari rata-rata siklus I. Pra tindakan terdapat 10 dari 18 siswa yang telah memenuhi KKM. Pada siklus I meningkat menjadi 13 dari 18 siswa yang memenuhi KKM. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan. Jumlah yang memenuhi KKM sebanyak 16 dari 18 siswa yang memenuhi KKM. Dari hasil<br>tersebut menunjukan bahwa, pembelajaran peningkatan hasil belajar matematika materi penjumlahan menggunakan media tangga pintar dengan pendekatan experiental learning dapat diterapkan guna meningkatkan hasil belajar siswa.</p> Ratih Dwi Maningkum Alfiatur Rohmaniyah Trisniawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 167 175 Peningkatan Keterampilan Menulis Dan Berhitung Dengan Menggunakan Model PBL Puzzle Kelas I SDN Bakalan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1638 <p>Peserta didik yang memiliki kesulitan belajar berhitung mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa simbol dalam berpikir, mencatat, dan mengkomunikasikan gagasangagasan yang berkaitan dengan kuantitas atau jumlah. Peserta didik mengalami kesulitan berhitung Matematika biasanya memiliki beberapa karakteristik salah satunya adalah keliru berhitung dalam penjumlahan maupun soal cerita. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa pengaruhnya model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan ketrampilan menulis dan berhitung dengan berbantuan media puzzle secara lisan maupun tulisan dalam pelajaran matematika tentang penjumlahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan prosedur penelitian tindakan: perencanaan, pelaksanaan, obervasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Siklus yang dilakukan masing-masing 2 pertemuan. Pengumpulan data penelitian ini melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pada pra-siklus memperoleh rata-rata sebesar 57,5% dan 56%, pada siklus I memperoleh rata-rata sebesar 68% (ketrampilan menulis), sebesar 70% (ketrampilan berhitung), dan pada siklus II memperoleh presentase sebesar 82% (ketrampilan menulis), sebesar 80% (ketrampilan berhitung). Dimana dengan adanya hasil diatas dapat dinyatakan pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan ketrampilan menulis dan berhitung pada kelas IA dengan berbantuan media puzzle berhasil dan juga meningkat dari pra-siklus hingga siklus II.&nbsp;&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: matematika, problem based learning, puzzle</p> ulfah tri juliana Murniningsih siti mahmudah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 176 188 Peningkatan Keaktifan Belajar IPAS Menggunakan Model Teams Games Tournament di Kelas IVA SD Ngoto https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1763 <p>Peningkatan Keaktifan Belajar IPAS Menggunakan Model <em>Teams Games Tournament </em>di Kelas IVA SD Ngoto</p> Keny Karen Istiqomah Rodhiyati Fajriyah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 189 197 Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Melalui Model “Problem Based Learning” Di Kelas 5C SD Negeri Glagah Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1659 <p><strong>Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Melalui Model “Problem Based Learning” Di Kelas 5C SD Negeri Glagah Yogyakarta</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Tujuan penelitian ini adalah: “untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi Operasi Hitung Pecahan melalui model pembelajaran problem based learning di kelas 5C SD Negeri Glagah Yogyakarta”. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek Penelitian adalah siswa kelas 5C SD Negeri Glagah Yogyakarta yang berjumlah 27 orang. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Dari hasil tes siklus I ketuntasan klasikal sebesar 76,19% meningkat menjadi 92,59% pada siklus II. Pada Siklus I aspek pemecahan masalah tertinggi diperoleh pada aspek memahami masalah dengan persentase 84,12% berkategori tinggi sedangkan aspek pemecahan masalah terendah diperoleh pada aspek memeriksa kembali dengan persentase 64,28% berkategori rendah. Pada siklus II aspek pemecahan masalah tertinggi diperoleh pada aspek memahami masalah dengan persentase 92,59% berkategori tinggi, sedangkan aspek pemecahan masalah terendah diperoleh pada aspek memeriksa kembali dengan persentase 87,03% berkategori sedang. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran untuk siklus I berada pada kategori baik dan pada siklus II aktivitas siswa selama proses pembelajaran meningkat pada kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi Operasi Hitung Pecahan di kelas 5C Tahun Pelajaran 2023/2024 sehingga pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>(PBL) dapat dijadikan salah satu altenatif pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematik</p> <p><em>&nbsp; </em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Problem Based Learning, </em>Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika</p> <p>&nbsp;</p> Siti Khaizatul Khikmah Esti Harini Hidayatu Romlah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-23 2023-11-23 2 1 198 207 Peningkatan Hasil Belajar Ipas Bagian Tubuh Tumbuhan Menggunakan Project Based Learning Siswa Kelas IV https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1672 <p>Peningkatan Hasil Belajar Ipas Materi Bagian Tubuh Tumbuhan dengan&nbsp;&nbsp; menggunakan Model <em>Project Based Learning</em> pada Peserta Didik Kelas IV Di SD Negeri Golo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPAS materi Bagian Tubuh Tumbuhan dengan menggunakan Model <em>Project Based Learning</em> pada Peserta Didik Kelas IV Di SD Negeri Golo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kurt Lewin. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa deskripsi kualitatif.</p> <p>Hasil penelitian penggunaan Model <em>Project Based Learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peningkatan hasil belajar&nbsp; pada siklus I 28,5% dengan jumlah 6 peserta didik yang tuntas sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 85,7% jumlah 18 peserta didik yang tuntas dari 21 peserta didik. Sehingga peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II meningkat sebanyak 57,2 %. Pada penelitian ini hanya sampai pada siklus II karena jumlah persentase hasil belajar sudah lebih dari 75% yang menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan berhasil. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>project based learning</em> ternyata dapat meningkatkan hasil belajar IPAS materi bagian tubuh tumbuhan pada&nbsp; peserta didik&nbsp; kelas IV di SD Negeri Golo.</p> Siti Khodija Sudartomo Sudartomo Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 208 214 Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPAS melalui Model Projet Based Learning pada Kelas V SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1364 <p><em>Penilitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas V SD Negeri Prembulan Kulon Progo 2023/2024. Penelitian ini merupakan jenis penelitian PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan model spiral oleh C. Kemmis dan MC. Taggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Prembulan Kulon Progo dengan jumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode deskriftif komparatif dengan membandingkan hasil dari pra siklus sampai siklus II. Pada pra siklus persentase motivasi belajar siswa terdapat 73,8%, kemudian secara bertahap meningkat menjadi 81,8% pada siklus I. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 83,3%. Meningkatnya motivasi siswa dalam belajar juga berdampak pada hasil belajar siswa, dimana pada pra siklus memperoleh persentase 23,5%, dan meningkat secara bertahap dengan persentase 64,7% pada siklus I, sedangkan untuk siklus II meningkat dengan persentase sebanyak 88,2%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Project Based Learning mampu membantu siswa dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran IPAS.</em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: motivasi, hasil belajar, <em>Project Bades Learning</em></p> Ma'rifatul Mubarokah Wahyu Nugroho Abdul Rahim Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 215 220 Upaya Peningkatan Kerja Sama dan Hasil Belajar Muatan IPS Melalui Model Problem Based Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1565 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) peningkatan kerja sama peserta didik pada muatan IPS dengan menggunakan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) pada kelas V Sekolah Dasar Negeri Margoyasan dan (2) peningkatan hasil belajar peserta didik pada muatan IPS dengan menggunakan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) pada kelas V Sekolah Dasar Negeri Margoyasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri Margoyasan yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan tes tertulis. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, sebelum dilakukan tindakan kelas dengan model <em>Problem Based Learning</em>, kerja sama yang muncul memperoleh 40% dan hasil belajar hanya 18%. Setelah diadakan penelitian, diperoleh aktivitas kerja sama siswa pada siklus I dari 22 siswa mendapatkan persentase 52,5% dengan predikat “Kurang”. Pada siklus II sikap kerja sama meningkat dari 22 siswa mendapatkan persentase 90% dengan predikat “Sangat Baik”. Selain itu, berdasarkan data penelitian juga didapatkan hasil belajar siswa pada muatan IPS siklus I dari 22 siswa memperoleh persentasi 59% dengan predikat “Sedang” &nbsp;dan pada siklus II meningkat menjadi 100% dari 22 siswa dengan predikat “Sangat Tinggi”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terjadi peningkatan kerjasama dan hasil belajar muatan IPS siswa kelas V SD Negeri Margoyasan melalui model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em>.<em>&nbsp;&nbsp; </em></p> arifah khusnulwanti Desy Rufaidah Reny Riana Sari Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 221 229 Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Media Papan Nilai Tempat Bilangan (NITEBI) Kelas IV A SD Model Sleman https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1330 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan media Papan Nilai Tempat Bilangan (NITEBI) pada siswa kelas IV A SD Model Sleman Yogyakarta<em>. </em>Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi pada setiap siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Model Sleman Yogyakarta. Yogyakarta yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan adalah ≥75% dari jumlah peserta didik telah mencapai KKM yang ditentukan yaitu 80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media papan bilangan nilai tempat bilangan (NITEBI) pada mata pelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV A SD Model Sleman Yogyakarta Saat belum diberikan tindakan, nilai pembelajaran matematika Papan Nilai Tempat Bilangan (NITEBI) pada siswa kelas IV A SD Model Sleman Yogyakarta hanya 8 (34,78%) siswa yang mencapai KKM. Pada kegiatan tindakan siklus I terjadi peningkatan, yaitu sebanyak 16 (47,82%) siswa yang mencapai KKM sedangkan pada siklus II sebanyak 22 (82,60%) berhasil mencapai nilai ketuntasan. Nilai rata-rata hasil belajar dari siklus I dan siklus II juga mengalami peningkatan yaitu dari 63,91 menjadi 85,39.</p> Ditya Yulika Kurnia Muhammad Irfan Agustina Dwi Rahayu Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 229 235 Meningkatkan Keterampilan Menulis Pengamalan Pancasila Berbasis Project Based Learning Pada Siswa Kelas II SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1641 <p>Kemampuan menulis sangat penting untuk mengembangkan kemampuan berfikir secara kritis, rasional, dan kreatif. Namun siswa masih mengalami kebingungan dalam menggunakan pilihan kata-kata yang tepat untuk membentuk sebuah kalimat dalam tulisan. Siswa juga masih kurang mampu dalam menuangkan gagasan atau ide kedalam bentuk tulisan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan menulis pengamalan pancasila berbasis project based learning siswa kelas II SD. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas II SD Negeri Rejowinangun 1 Yogyakarta dengan total 28 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah angket keterampilan menulis. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui presentase keterampilan menulis pengamalan pancasila siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis pengamalan pancasila siswa dari siklus I sebesar 69% kemudian meningkat pada siklus II sebesar 80%.</p> Maghfiroh Rifani Siti Rochmiyati Yuliah Dwi Islamiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-16 2023-11-16 2 1 236 240 Meningkatkan Prestasi Belajar dan Kerjasama Melalui Media Pembelajaran Audio Visual Kelas III Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1754 <p><strong>Abstrak </strong>: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan kerjasama siswa dengan menggunakan media audio visual. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SD Negeri Bakalan untuk tema pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar dan kerjasama dengan penggunaan media audio visual. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan kelas yang terdiri dari, siklus I, siklus II, dan siklus III b. Data didapat dari observasi dan evaluasi lalu data dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data diketahui adanya peningkatan prestasi belajar dan keaktifan siswa setiap siklusnya, yaitu 40% pada siklus I, 60% pada siklus II, dan 87% pada siklus III. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari perbaikan pembelajaran tema pertumbuhan dan perkembangan mahluk di kelas III b SD Negeri Bakalan , dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan prestasi belajar dan kerjasama siswa.</p> Salsabila Rana Athaya Murniningsih Mirahati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-15 2023-11-15 2 1 241 253 Peningkatan Minat Dan Prestasi Belajar Siswa Pada Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Cacah Dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Kelas 4 SDN Margoyasan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1560 <p>Pembelajaran di sekolah perlu dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari agar siswa bisa meningkatkan pemahamannya, tetapi penerapan tersebut kurang dilakukan oleh guru sehingga menurunkan prestasi belajar dan minat belajar siswa di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan minat belajar dengan Pembelajaran Berbasis Masalah pada muatan matematika, dan untuk mengetahui upaya meningkatkan prestasi belajar dengan Pembelajaran Berbasis Masalah pada muatan matematika di kelas 4 SDN Margoyasan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, setiap masing-masing siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Margoyasan dengan total 25 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik tes, angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah angket dan tes belajar matematika. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif ntuk mengetahui presentase minat dan prestasi belajar Matematika siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat peningkatan minat belajar siswa dari prasiklus sebesar 53% kemudian meningkat di siklus I sebesar 63% dan pada siklus II sebesar 75%. (2) Pada prestasi belajar siswa dikelas terjadi peningkatan dari nilai rata-rata kelas, pada prasiklus dengan nilai 60, kemudian meningkkat pada siklus I dengan nilai 72, dan meningkat pada siklus II dengan nilai 80.</p> Andre Kurniadi Desy Rufaidah Reny Riana Sari Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 254 259 Peningkatkan Keaktifan Siswa Melalui Model Problem Based Learning Pada Pembelajaran Matematika https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1648 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran matematika melalui Model Problem Based Learning (PBL) di kelas 4B SDN Jurugentong. Hipotesis penelitian dalam penelitian ini adalah pembelajaran melalui model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran matematika di kelas 4B SDN Jurugentong.</p> <p>Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Subyek dalam penelitian ini adalah SDN Jurugentong siswa yang berjumlah 26 siswa. Obyek penelitian ini adalah keaktifan siswa yang didapat dari pembelajaran matematika dengan melalui model PBL. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk angket dilakukan dengan menghitung skor tiap indikator kemampuan keaktifan yang diperoleh, selanjutnya dikomulatifkan dan dihitung rata-ratanya selanjutnya dicari persentase keaktifan siswa.</p> <p>Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah diterapkan metode pembelajaran melalui model PBL, keaktifan siswa pada saat pembelajaran mengalami peningkatan. Keaktifan siswa mengalami peningkatan dari siklus I&nbsp; 43%&nbsp; pada siklus II menjadi&nbsp; 47 %. diharapkan guru dapat menerapkan model pembelajaran tersebut.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci : Keaktifan, Problem Based Learning (PBL)</p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> tryastutidian mugiasih annisdeshinta ayuningtyas Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 260 266 Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Pada Mapel IPAS Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Kelas VI SD Negeri Prembulan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1777 <p>Penelitian berjudul “Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Pada Mapel IPAS Melalui Model Pembelajaran <em>Project Based Learning</em> Kelas VI SD Negeri Prembulan” dilatar belakangi oleh adanya permasalahan kurangnya pemahaman dan kemampuan anak dalam melakukan kegiatan berkelompok atau kolaborasi<em>.</em> Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan kolaborasi dengan menerapkan model <em>Project Based Learning</em> pada mata pelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri Prembulan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratof (PTKK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek Penelitian adalah siwa kelas IV SD Negeri Prembulan yang berjumlah 24 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualilatif dan kuantitatif untuk mengetahui presentase peningkatan keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningakatan sebesar 8,36% pada kegiatan siklus I hingga siklus II. Persentase tersebut telah memenuhi indikator ketercapaian yang telah ditentukan yaitu sebesar 7,5%. Bersadarkan kenaikan persentase tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan model pembelajaran <em>Project Based Learning </em>dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik kelas IV SD Negeri Prembulan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Keterampilan; Kolaborasi; IPAS; Model <em>Project Based Learning</em></p> Isnaeni Arum Kurniawati Kristi Wardani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 267 275 Upaya Meningkatkan Sikap Kerjasama Muatan Bahasa Indonesia Model Problem Based Learning Berbasis Permainan Tradisional https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1765 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan upaya meningkatkan sikap kerjasama pada muatan bahasa indonesia model <em>problem based learning</em> berbasis permainan tradisional kelas III SDN Tamansari 3.</p> <p>Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kolaboratif dengan menggunakan modal Kurt Lewin. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III SDN Tamansari 3 dengan jumlah 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan model <em>problem based learning</em> berbasis permainan tradisional meningkatkan sikap Kerjasama pada muatan Bahasa Indonesia kelas III SDN Tamansari 3 dengan Data yang diperoleh dari sikap kerjasama antar peserta didik sebelum dilakukan tindakan yaitu pra siklus memiliki presentase sebesar 55% dengan kriteria ”Kurang”. Setelah dilakukan tindakan siklus I presentase mengalami kenaikan menjadi 78,5% dengan kriteria ”Cukup Baik”. Karena belum mencapai batas indikator minimal, maka tindakan dilanjutkan pada siklus II. Data dari hasil siklus II memiliki presentase sebesar 84,5% dengan kriteria ”Baik”. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan sudah memenuhi indikator keberhasilan klasikal yaitu sikap kerjasama antar pesertaa didik telah mencapai presentase minimal 80% dengan kriteria ”Baik”. Sehingga Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dihentikan pada siklus II.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Sikap Kerjasama, Muatan Bahasa Indonesia, Problem Based Learning, Permainan Tradisional</p> Muhammad Nur Kudus Rosidah Aliim Hidayat Astri Kusuma Wardan Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 276 281 Penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1766 <p>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model <em>Problrm Based Learning</em> dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian&nbsp; adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Tamanwinangun yang berjumlah 19 siswa. Sedangkan objek penelitian yaitu peningkatan motivasi belajar. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitaif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penerapan model <em>Problem Based Learning</em> untuk kelas V SDN 3 Tamanwinangun dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.&nbsp; Hal&nbsp; ini&nbsp; ditunjukkan&nbsp; pada pratindakan&nbsp; diperoleh&nbsp; skor&nbsp; rata-rata&nbsp; 29&nbsp; dengan persentase&nbsp; 48%&nbsp; (rendah),&nbsp; kemudian&nbsp; meningkat&nbsp; pada&nbsp; siklus&nbsp; I&nbsp; rata-rata&nbsp; skor&nbsp; 45 dengan&nbsp; persentase&nbsp; 76%&nbsp; kategori&nbsp; (sedang). kemudian meningkat&nbsp; di siklus&nbsp; II diperoleh skor rata-rata 50 dengan persentase 83% (tinggi). Dengan demikian penerapan model <em>Problem Based Learning </em>dapat meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran IPAS kelas V SD N 3 Tamanwinangun tahun ajaran 2023/2024.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Motivasi Belajar; <em>Problem Based Learning</em></p> Kusmiati Nadziroh Nadziroh Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 282 287 Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 4 SD Negeri 3 Tamanwinangun https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1795 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas 4 SD Negeri 3 Tamanwinangun dengan menerapkan model <em>Project Based Learning.</em> Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri 3 Tamanwinangun yang berjumlah 24 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Miles-Huberman. Prosedur penelitian adalah model spiral yang saling berkaitan.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model <em>Project Based Learning </em>dapat meningkatkan hasil belajar dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Proses pembelajaran pada pratindakan hasil belajar peserta didik masih rendah. Peningkatan terjadi pada siklus I, namun belum optimal. Pelaksanaan siklus II menyebabkan hasil belajar meningkat menjadi lebih tinggi sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang berkualitas. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model <em>Project Based Learning </em>dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran IPAS kelas 4 SD Negeri Tamanwinangun tahun ajaran 2023/2024.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Hasil belajar<em>, </em>Model <em>Project Based Learning, </em>dan IPAS</p> Kharisma Laila Hidayati Dwi Wijayanti Endah Hidayati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 288 292 Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran PPKN Kelas IV SDN Rejowinangun 1 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1696 <p>Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran PPKN &nbsp;kelas IV SDN Rejowinangun 1 menggunakan model penerapan model based &nbsp;learning.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA SD Negeri Rejowinangun 1 yang berjumlah 28 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian adalah model spiral yang saling berkaitan .</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan minat belajar dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Peningkatan minat belajar siswa kelas IV terlihat dari kenaikan hasil &nbsp;tes antara siklus I dan siklus II. SIklus I memperoleh nilai tes siklus I memperoleh rata-rata 70,3. Sedangkan nilai tes siklus II memperoleh rata-rata 81,8. Berdasarkan hasil nilai tes siklus I dan siklus II dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi peningkatan nilai sebesar 11,5. Selain hasil tes siklus I dan siklus II, peningkatan minat belajar juga diperkuat dengan angket minat belajar siswa. Adapun hasil angket minat belajar siswa siklus I memeperoleh skor rata-rata 3,1 dengan kriteria baik.. Hasil angket minat belajar siswa siklus II memperoleh skor rata-rata 3,38 dengan kriteria sangat baik.</p> Ditya Ayu Lathifah Dwi Wijayanti Inna Asmaraningrum Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-03 2023-12-03 2 1 293 299 Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran PPKN Kelas IV SDN Rejowinangun 1 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1549 <p>Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran PPKN &nbsp;kelas IV SDN Rejowinangun 1 menggunakan model penerapan model based &nbsp;learning.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVA SD Negeri Rejowinangun 1 yang berjumlah 28 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian adalah model spiral yang saling berkaitan .</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan minat belajar dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Peningkatan minat belajar siswa kelas IV terlihat dari kenaikan hasil &nbsp;tes antara siklus I dan siklus II. SIklus I memperoleh nilai tes siklus I memperoleh rata-rata 70,3. Sedangkan nilai tes siklus II memperoleh rata-rata 81,8. Berdasarkan hasil nilai tes siklus I dan siklus II dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi peningkatan nilai sebesar 11,5. Selain hasil tes siklus I dan siklus II, peningkatan minat belajar juga diperkuat dengan angket minat belajar siswa. Adapun hasil angket minat belajar siswa siklus I memeperoleh skor rata-rata 3,1 dengan kriteria baik.. Hasil angket minat belajar siswa siklus II memperoleh skor rata-rata 3,38 dengan kriteria sangat baik.</p> Ditya Ayu Lathifah Abdul Rahim Sri Mulyani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-18 2023-12-18 2 1 300 309 Meningkatkan Hasil Belajar PPKn dengan Media Flashcard Model TGT di Kelas 2A SD Model https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1670 <p><strong>Abstrak: </strong>Penelitian ini dilakukan atas dasar bebrapa masalah yaitu dalam proses pembelajaran di dalam kelas yang berpartisipasi aktif hanya ada beberapa siswa. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor antara lain: (1) Siswa sulit memahami konsep dari materi pembelajaran yang di sampaikan dengan ceramah, sehingga siswa akan merasa bosan. (2) Media pembelajaran yang digunakan oleh guru hanya menggunakan media PPT dan teks bacaan sehingga media tersebut mungkin kurang menarik dan kurang interaktif bagi siswa. Maka dari itu guru perlu menggunakan media interaktif salah satunya yaitu media pembelajaran <em>flashcard</em>.&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya guru untuk meningkatkan hasil belajar PPKn peserta didik kelas II SD Model. Penelitian ini menggunakan metode Peneltian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus.</p> <p>Setelah melaksanakan penelitian dan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa model <em>time game tournament </em>(TGT) dengan media <em>flashcard</em> dapat meningkatkan hasil belajar PPKn peserta didik kelas II SD Model. Peningkatan dapat dilihat dari nilai rata-rata peserta didik pada tes prasiklus yaitu 57,8% yang masih masuk ke dalam kategori “sangat kurang”, Sedangkan nilai peserta didik yang mencapai KKM yakni hanya 11 peserta didik atau 39,28%. Nilai rata-rata peserta didik pada tes siklus I yaitu 66,7 yang juga masih masuk dalam kategori “kurang”, sedangkan nilai peserta didik yang mencapai KKM yakni sudah 16 orang peserta didik atau 57,14%. Dan nilai rata-rata peserta didik pada siklus II yaitu 80 yang sudah masuk kategori “bagus”, sedangkan nilai peserta didik yang mencapai KKM yakni sudah 25 peserta didik atau 89,28%. Berarti selama proses pemberian tindakan selama dua siklus, peserta didik mengalami peningkatan sebanyak 21,2%</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>Team Game Turnamen</em> (TGT)_1; <em>Flashcard_2</em>; Hasil Belajar Siswa_3; PPKn_4</p> Isnaini Latifah Muhammad Irfan Agustina Dwi Rahayu Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-18 2023-12-18 2 1 310 333 Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Tematik Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Multimedia Interaktif Pada Siswa SD Kelas III C SD N Sokowaten Baru https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1685 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar kelas III C SDN Sokowaten Baru menggunakan model pembelajaran Probelem Base Learning berbantuan Multimedia Interaktif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian siswa kelas IIIC SDN Sokowaten Baru dengan jumlah&nbsp; siswa sebanyak 26 siswa. Objek penelitian adalah motivasi belajar Tematik pada siswa kelas IIIC SDN Sokowaten Baru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan teknik angket dan teknik dokumentasi. Instrumen penelitian adalah angket. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui persentase motivasi belajar dan hasil belajar Tematik siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model <em>problem based learning</em> berbantuan <em>multimedia interaktif</em> dapat meningkatkan minat siswa kelas IIIC SDN Sokowaten Baru. Berdasarkan hasil angket diketahui bahwa rata-rata motivasi belajar siklus I sebesar 68,75% pada kategori cukup pada interval antara 50%-69% dan meningkat menjadi 75,55% pada siklus II pada kategori tinggi pada interval antara 70%-84% dengan peningkatan sebesar 6,80%.</p> Danang Wahyu Muktyas Ana Fitrotun Nisa Agus Tri Handoko Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-18 2023-12-18 2 1 334 338 Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas V SD Negeri Mendungan 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1347 <p><span class="s18"><span class="bumpedFont20">Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar melalui penggunaan model </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">p</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">roblem </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">b</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">ased </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">l</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">earning </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">pada siswa kelas V SD Negeri Mendungan 2.</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">Penelitian ini merupakan penelitian jenis </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">p</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">enelitian </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">t</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">indakan </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">k</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">elas. Penelitian ini</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">dilakukan di SD Negeri Mendungan 2 pada bulan </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">Juni sampai </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">Agustus 2023. Subjek penelitian ini</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">adalah siswa kelas V &nbsp;SD Negeri Mendungan 2, dengan jumlah 26 siswa</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">, 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">. Teknik pengumpulan data menggunakan</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">observasi, angket (kuisioner),</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan 2 siklus dengan tahapan perencanaan, </span></span><span class="s13"><span class="bumpedFont20">pelaksanaan,</span></span> <span class="s13"><span class="bumpedFont20">pengamata</span></span><span class="s13"><span class="bumpedFont20">n</span></span><span class="s13"><span class="bumpedFont20"> dan refleksi</span></span><span class="s13"><span class="bumpedFont20">. P</span></span><span class="s13"><span class="bumpedFont20">ada siklus ke II dilakukan dengan tahapan yang </span></span><span class="s13"><span class="bumpedFont20">sama</span></span><span class="s13"><span class="bumpedFont20"> dengan adanya perbaikan sesuai refleksi pada siklu</span></span><span class="s13"><span class="bumpedFont20">s I. </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">Teknik</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">analisis</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">data </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">yang digunakan dalam penelitian ini adalah </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">analisa data deskriptif kuantitatif teknik presentase.</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi be</span></span><a name="_GoBack"></a><span class="s18"><span class="bumpedFont20">lajar pada siswa kelas V SD Negeri Mendungan 2, dapat ditingkatkan dengan menggunakan model </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">p</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">roblem </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">b</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">ased </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">l</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">earning</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan dari tindakan s</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">iklus I sampai dengan siklus II. </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">Rata-rata skor motivasi belajar matematika pada siklus I adalah 65% kemudian pada siklus II meningkat menjadi</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">73%. Persentase skor motivasi belajar pada siklus I adalah 50% dengan 13 siswa</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">yang</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">mendapat</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">skor</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">di</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">atas</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">ketentuan.</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">Kemudian</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">pada</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">siklus</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">II</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">persentase skor motivasi belajar matematika menjadi 80% dengan 21 siswa yang</span></span> <span class="s18"><span class="bumpedFont20">mendapa</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">t skor sesuai dengan ketentuan.</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">Dari hasil yang diperoleh pada siklus II, dapat disimpulkan bahwa p</span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">enggunaan model </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">p</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">roblem </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">b</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">ased </span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">l</span></span><span class="s19"><span class="bumpedFont20">earning </span></span><span class="s18"><span class="bumpedFont20">dalam proses kegiatan pembelajaran lebih dapat memotivasi siswa dengan mendorong siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran.</span></span></p> widia narti Agustina Sri Purnami Haryanti Haryanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-18 2023-12-18 2 1 339 345 Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1748 <p>Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran IPAS dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserivasi dan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Jurugentong. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SD Negeri Jurugentong yang berjumlah 30 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah motivasi dan prestasi belajar IPAS yang didapat dari proses pembelajaran menggunakan <em>Problem Based Learning</em>) pada siswa kelas VB SD Negeri Jurugentong. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif rata-rata dan pesentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>di kelas VB, motivasi dan prestasi belajar IPAS siswa mengalami peningkatan. Peningkatan motivasi belajar siswa ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase motivasi belajar siswa pada hasil angket. Dari hasil angket motivasi belajar siswa pra siklus, dengan persentase 60.87% pada siklus I menjadi 82.10%&nbsp; dan meningkat menjadi 88,63% pada siklus II. Prestasi belajar IPAS siswa juga meningkat, dilihat dari nilai rata-rata 63.33 pada pra tindakan, menjadi 72.33 pada akhir siklus I dan meningkat lagi pada akhir siklus II menjadi 78.33.</p> Siti Nasriyatun Annis Deshinta Ayuningtyas Agus Sutanto Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 346 353 Upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tematik dengan model pembelajaran problem based learning pada sisiwa kelas III A di SD N Nogotirto tahun pelajaran 2023/2024 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1790 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. September 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tematik dengan menggunakan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em>. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3A SD Negeri Nogotrito yang berjumlah 21 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Miles-Huberman. Prosedur penelitian adalah model spiral yang saling berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model <em>Problem Based Learning </em>dapat meningkatkan hasil belajar dari pratindakan, siklus I, dan siklus II. Proses pembelajaran pada pratindakan peserta didik belum maksimal sehingga dengan beberapa faktor yang mempengaruhi sehingga hasil belajar peseta didik kelas 3A di SD N Nogotirto masih rendah. Peningkatan terjadi pada siklus I. Hasil belajar peserta didik meningkat walaupun belum optimal. Pelaksanaan siklus II menyebabkan khasil belajar peserta didik meningkat menjadi tinggi sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Tematik ; <em>PBL</em>; hasil belajar; PTK; SD</p> Devi ningrum Astuti Wijayanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 354 360 Meningkatkan Ketrampilan Kolaborasi dengan Model Project Based Learning pada Siswa SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1611 <p>Meningkatkan Ketrampilan Kolaborasi dengan Model Project Based Learning pada Siswa SD</p> Lisana Latifa Siti Rochmiyati Yuliah Dwi Islamiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 361 368 Implementasi Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Sikap Percaya Diri Siswa Kelas 3 SD Negeri Daratan Semester 1 Tahun Pelajaran 2023/2024 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1673 <p>rumusan masalah penelitian ini adalah apakah dengan model <em>discovery learning</em> dapat meningkatkan sikap percaya diri siswa kelas 3 SD Negeri Daratan semester 1 tahun pelajaran 2023/2024. PTK ini dilakukan dua siklus. Terjadi peningkatan sikap percaya diri siswa sesuai indikator sikap percaya diri jumlah siswa yang berani tampil di depan kelas dari 10 siswa menjadi 11 siswa dengan persentase 76.92% menjadi 84.61%, siswa yang berani mengemukakan pendapat dari 10 siswa menjadi 11 siswa dengan persentase 76.92% menjadi 84.61%, dan untuk siswa yang berani mencoba hal baru dari 8 siswa menjadi 10 siswa dengan persentase 61.5% menjadi 76.92%, mengajukan diri untuk mengerjakan tugas di papan tulis dari 7 siswa menjadi 11 siswa dengan persentase 53.85% menjadi 84.61%, dan siswa yang berani mengungkapkan kritikan membangun terhadap karya orang lain dari 6 siswa menjadi 10 siswa dengan persentase 46.15% menjadi 76.92%.</p> wahyu dwi lestari Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 369 376 Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pembelajaran Indonesia Melalui Permainan Kotak Misteri Siswa Kelas IIIB SDN GOLO https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1786 <p>Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui Permainan Kotak Misteri siswa Kelas IIIB SDN Golo Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek yang diteliti adalah siswa kelas IIIB SDN Golo Yogyakarta yang berjumlah 21 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data ini menggunakan analisis data dengan model interaktif, dan dalam kegiatan analisis serta kegiatan pengumpulan data menggunakan 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan Permainan kotak misteri dalam pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa Kelas IIIB SDN Golo Yogyakarta. Peningkatan hasil belajar ini dapat dilihat dari hasil belajar Bahasa Indonesia setelah melalui tahapan Pra Siklus, Siklus I dan Siklus II, setelah dilakukan tindakan pada tahap Pra Siklus = 64,52, tahap Siklus I = 69,52, dan tahap Siklus II = 81,19, (2) Penerapan Permainan kotak misteri dapat meningkatkan ketuntasan belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa Kelas IIIB SDN Golo Yogyakarta, hal ini bisa dilihat dari peningkatan ketuntasan belajar siswa sebagai berikut: pada tahap pra siklus = 33,3%, tahap siklus I = 52,4% dan pada tahap Siklus II = 81%, dan (3) Penerapan Permainan kotak misteri dapat meningkatkan hasil belajar dan ketuntasan belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa Kelas IIIB SDN Golo Yogyakarta.</p> Syara Diana Lestari Sudartomo Macaryus Herka Ardiyatno Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 377 387 Upaya Meningkatkan Sikap Kerja Sama Peserta Didik Kelas VI SD Negeri Mendungan 2 Pada Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1519 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap kerjasama kelas VI SD Negeri Mendungan 2 dalam pembelajaran matematika menggunakan model <em>PBL</em>.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian jenis PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Mendungan 2 pada bulan Agustus 2023. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri Mendungan 2, dengan jumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan 2 siklus masing-masing siklus terdapat 2 kali pertemuan. Teknik analisis data menggunakan analisa data deskriptif kuantitatif teknik presentase.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kerja sama pesaerta didik kelas VI SD Negeri Mendungan 2, dapat ditingkatkan dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning</em>. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan dari tindakan siklus I sampai dengan siklus II yaitu hasil tindakan siklus I Setelah dilakukan tindakan siklus I, kemampuan kerjasama peserta didik kelas VI di SD Negeri Mendungan 2 naik dengan rata-rata presentase sebesar 78% dengan kriteria ”Cukup”. Setelah dilakukan tindakan siklus II, kemampuan kerjasama peserta didik kelas VI di SD Negeri Mendungan 2 naik dengan rata-rata presentase sebesar ”84,5% dengan kriteria ”Baik”. Oleh karena itu penelitian kelas dihentikan pada siklus II karena telah mencapai indikator keberhasilan dengan presentase minimal 80% dengan kriteria ”Baik”.</p> Yandi Normantio Agustina Sri Purnami Haryanti Haryanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 388 401 Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS melalui Model Project Based Learning di Kelas IV B SD Ngoto https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1789 <p><strong>Abstrak</strong><em><span style="font-weight: 400;">: </span></em><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujun untuk mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS melalui model </span><em><span style="font-weight: 400;">Project Based Learning</span></em><span style="font-weight: 400;"> di Kelas IVB SD Ngoto. Subjek penelitian ini adalah kelas IVB SD Ngoto yang berjumlah 20 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan mengacu pada model&nbsp; yang dikembangkan oleh Suharsimi Arikunto. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik kelas IVB SD Ngoto dapat ditingkatkan melalui penerapan model </span><em><span style="font-weight: 400;">Project Based Learning</span></em><span style="font-weight: 400;">. Peningkatan minat belajar dapat dilihat dari hasil observasi minat belajar peserta diperoleh hasil pratindakan 42,80%, kemudian pada siklus I meningkat sebesar 58,77%, dan pada siklus II meningkat menjadi 78,83%. Berdasarkan hasil angket minat belajar peserta didik diperoleh hasil pratindakan 48,20%, kemudian pada siklus I meningkat sebesar 62,80%, dan pada siklus II meningkat menjadi 81,14%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model </span><em><span style="font-weight: 400;">Project Based Learning</span></em><span style="font-weight: 400;"> pada pembelajaran IPAS dapat meningkatakan minat belajar peserta didik kelas IVB SD Ngoto.</span></p> Amalia Noviansari Istiqomah Rodhiyati Fajriyah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 402 412 Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif IPAS Siswa Kelas IV Menggunakan Model Problem Based Learning Di SD Negeri Glagah Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1633 <p>Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil pengamatan di lapangan yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik karena kurangnya aktivitas belajar yang melibatkan peserta didik secara kooperatif untuk mengonstruksikan pengetahuannya sehingga membuat pelaksanaan pembelajaran belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada pembelajaran IPAS menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) di kelas IV SDN Glagah Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Glagah Yogyakarta dengan jumlah peserta didik sebanyak 27 orang tahun ajaran 2023/2024. Sumber data penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL). Teknik&nbsp; pengumpulan&nbsp; data&nbsp; menggunakan&nbsp; observasi,&nbsp; tes,&nbsp; dan&nbsp; dokumentasi.&nbsp; Teknik analisis data yaitu analisis tes hasil belajar dan analisis data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peningkatan hasil belajar IPAS diketahui dari adanya peningkatan rata-rata kelas nilai pratindakan dengan siklus I sebesar 64,5 dengan persentase ketuntasan belajar 30% menjadi 71,9 dengan persentase ketuntasan 60%. Kemudian siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan nilai rata-rata kelas dari 71,9 dengan presentase ketuntasan 60% pada siklus I menjadi 85,8 dengan persentase ketuntasan 90% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPAS siswa meningkat setelah diterapkan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dengan ketuntasan mencapai lebih dari 80% siswa memperoleh nilai di atas KKM<em>.&nbsp; </em></p> Beni Liantori Esti Harini Imron Rosyadi Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 413 423 Penerapan Metode Pembelajaran Team Games Tournament(TGT) Untuk Meningkatkan Kerjasama Peserta didik Kelas 3 SD Margorejo Tempel Sleman Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1700 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningatkan karakter kerjasama siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas III SD Margorejo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 20 siswa terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan skala penilaian diri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT yang dilalui, diantaranya: 1) presentasi di kelas, 2) tim, 3) game, 4) turnamen, dan 5) rekognisi tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan karakter kerjasama siswa kelas III SD Margorejo. Berdasarkan hasil kedua instrumen, pada tahap pra tindakan hanya diperoleh hasil sebesar 42,11%. Lalu, pada siklus I terjadi peningkatan, berdasarkan hasil observasi sebesar 60% yang didukung oleh hasil skala penilaian diri sebesar 63,2%. Selanjutnya pada siklus II juga mengalami peningkatan mencapai 80% berdasarkan hasil kedua instrumen. Dengan demikian pada siklus II karakter kerjasama siswa sudah mencapai kriteria keberhasilan tindakan yang ditetapkan yaitu ≥75% dari jumlah keseluruhan siswa dengan capaian kategori kerjasama sangat tinggi<em>.&nbsp;&nbsp; </em></p> Kartika Eka Nugraha Chairiah Utma Masniyati Sania Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 424 431 Peningkatan Minat Belajar Bahasa Indonesia melalui Model Pembelajaran Project Based Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1589 <p>Peningkatan Minat Belajar Bahasa Indonesia melalui Model Pembelajaran Project Based Learning</p> Ayun Likamulyanti Wachid Pratomo Anisa Zuraidah Rahmah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 432 442 Peningkatan Kerjasama Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Kelas IV SD Negeri Bangunharjo https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1587 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Permasalahan kerjasama siswa dalam kegiatan pembelajaran seperti, dalam menyelesaikan tugas kelompok hanya diselesaikan oleh satu atau dua anggota kelompok, anggota kelompok yang lain bermain sendiri. Tidak terjadinya diskusi dalam menyelesaikan tugas kelompok. Belum tumbuhnya jiwa kompetitif dalam diri siswa dalam mengerjakan tugas supaya hasilnya lebih baik dari teman-temannya. Hal tersebut menunjukan bahawa kerjasama peserta didik belum sepenuhnya muncul dan peserta didik belum memahami pentingnya kerja sama dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam proses pembelajaran.&nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament. Jenis penelitian jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK). Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah&nbsp; penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dapat meningkatkan kerjasama siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Bangunharjo yang berjumlah 19 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah sikap kerjasama siswa kelas IV. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap satu siklus terdiri dari 2 kegiatan pembelajaran. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil pengumpulan angket kerjasama siswa pada siklus I dan siklus II diperoleh data rata-rata pada siklus I sebesar 2,91 dan pada siklus II sebesar 3,52. Hasil observasi kerjasama siswa pada siklus I dan siklus II diperoleh data rata-rata pada siklus I sebesar 2,94 dan pada siklus II sebesar 3,38. Dari hasil data yang telah diperoleh terdapat kenaikan pada siklus I menuju siklus II. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa dengan mengguakan model pembelajaran pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dapat meningkatkan kerjasama siswa SD kelas IV.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: model pembelajaran kooperatif, TGT (Teams Games Tournament), Kerjasama</p> Arif Nugroho Trisniawati Trisniawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 443 450 Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 3 Materi Bilangan Cacah dengan Media Papan Nilai Tempat https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1622 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar melalui media pembelajaran <em>papan nilai tempat</em> pada pembelajaran matematika materi bilangan cacah ribuan siswa kelas III SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta. Hipotesis penelitian ini yaitu, penggunaan media pembelajaran <em>papan nilai tempat</em> dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD N Surokarsan 2 pada muatan matematika materi bilangan cacah ribuan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) dengan model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2023/2024 dengan subjek penelitian semua siswa kelas III yang berjumlah 18 siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Surokarsan 2 Yohyakarta. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah menerapkan media pembelajaran <em>papan nilai tempat</em>, hasil belajar siswa kelas III pada pembelajaran matematika dapat meningkat. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari rata- rata hasil belajar siswa yang meningkat setelah penerapan media papan nilai tempat. &nbsp;Pada siklus I, rata- rata hasil belajar siswa masih dalam kategori rendah yaitu sebesar 50. Kemudian pada akhir siklus II, rata- rata hasil belajar siswa semakin meningkat menjadi 86,7 yang berarti sebanyak hasil belajar pada pembelajaran matematika materi bilangan cacah ribuan mengalami peningkatan yang signifikan. Serta setelah dilakukan uji t untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan nilai tempat terhadap hasil belajar siswa, diperoleh nilai Sig.(2tailed) sebesar 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran <em>p</em><em>apan nilai tempat</em> mempengaruhi hasil belajar siswa kelas III SD N Surokarsan 2 pada materi bilangan cacah ribuan.</p> Lintang Manik Manekatami Siti Mariah Siti Mariah Sumartilah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 451 455 Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Pelajaran PPKN Siswa kelas III SD Negeri Jarakan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1573 <p><strong>Abstrak: </strong>Penelitian ini berawal dari rendahnya motivasi belajar PPKN pada siswa kelas III, selain itu guu belum menggunakan model pembelajaran yang menarik selama pembelajaran. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui penerapan model <em>Problem Based Learning</em> dalam peningkatan motivasi belajar PPKN pada siswa kelas III SD. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) dengan model Kemmis &amp; Taggart yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan wawancara. Instrumen penelitian berupa lembar angket. Penelitian ini dianalisis dengan metode deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan persentase motivasi belajar siswa pada pra siklus yaitu 68,50% dengan kriteria rendah, meningkat pada siklus I menjadi 70,41% dengan kriteria cukup, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 86,35% dengan kriteria baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar PPKN pada siswa kelas III SD.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Motivasi belajar, model <em>problem based learning</em>, PPKN</p> Vena Nur Litasari Handoyo Saputro Sumarsih Sumarsih Khaerul Bariyah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 456 461 Peningkatan Kemampuan Kognitif Siswa Kelas II Sekolah Dasar melalui Strategi Joyful Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1758 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi masalah rendahnya kemampuan kognitif siswa pada pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan. Hal ini ditunjukkan berdasarkan hasil tes siswa dan wawancara dengan guru kelas II Sekolah Dasar. Penelitan ini bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif siswa kelas II Sekolah Dasar pada pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan melalui strategi <em>joyful learning</em>. &nbsp;Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain Kemmis &amp; Mc. Taggart meliputi tahapan perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas II SD Negeri 2 Pandowan sebanyak 12 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, jurnal catatan guru, dan dokumentasi. Teknik Analisis data yaitu analisis data kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan tindakan yaitu minimum sebesar 75% dari jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pembelajaran matematika yaitu 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi <em>joyful learning</em> dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa pada tiap siklus. Hasil tes kemampuan kognitif pada pratindakan siklus yaitu 50 % siswa tuntas dengan nilai rata-rata kelas 68,67 kategori “kurang”. Pada siklus I meningkat menjadi 75 % siswa tuntas dengan nilai rata-rata kelas 75,67 kategori “baik”. Pada siklus II meningkat kembali menjadi 83% dengan nilai rata-rata kelas 87,33 kategori “sangat baik”.</p> Nuri Ramadani Biya Ebi Praheto Handoko Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 462 473 Peningkatkan Keaktifan Kelas VI Sekolah Dasar Muatan IPA Menggunakan Model PBL dengan Strategi Peer Lesson https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1726 <p><strong>Peningkatkan Keaktifan Kelas VI Sekolah Dasar Muatan IPA Menggunakan Model PBL dengan Strategi <em>Peer Lesson</em></strong></p> Sinta Nuriya Rosidah Aliim Hidayat Erna Sri Kurniawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 474 483 Peningkatkan Percaya Diri Siswa Melalui Time Token Arends di SD Ngoto Bantul https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1612 <p>Rendahnya percaya diri siswa dapat menghambat siswa dalam mengembangkan <br>kemampuannya, sehingga tidak sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan <br>untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa di kelas tiga SD Ngoto dengan menggunakan <br>model pembelajaran kooperatif tipe time token Arends. Penelitian ini merupakan Penelitian <br>Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 28 siswa dan berlangsung dalam dua siklus. Data <br>dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan <br>teknik kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian ini adalah minimal 75% siswa <br>memiliki kepercayaan diri yang tinggi atau sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <br>penerapan model pembelajaran kooperatif menghasilkan peningkatan kepercayaan diri siswa <br>yang signifikan. Pada siklus pertama, rata-rata kepercayaan diri, yang diukur melalui observasi, <br>adalah 71,70%, meningkat menjadi 80,58% pada siklus kedua. Hasil kuesioner juga meningkat <br>dari 71% pada siklus pertama menjadi 81,03% pada siklus kedua. Secara keseluruhan, <br>penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Time Token Arends <br>berhasil meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas III SD Ngoto</p> Esti Rifka Vebiana Istiqomah Istiqomah Rodhiyati Fajriyah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 484 497 Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Model Problem Based Learning Siswa Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1746 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> pada mata pelajaran PKn kelas IVC SD Negeri Sokowaten Baru. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Desain penelitian ini mengacu pada model PTK menurut Suharsimi Arikunto. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara, catatan lapangan, lembar evaluasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa berada pada persentase ≥ 75 % mencapai skor dengan kriteria baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas IVC dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran <em>problem based learning</em>. Hal ini ditunjukkan dari hasil pada siklus I hasil observasi motivasi belajar siswa memiliki persentase sebanyak 31,82 % pada kategori tinggi, 45,45% kategori sedang dan 22,73% kategori motivasi belajar rendah. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 72,73% pada ketegori tinggi, 18,18% kategori sedang dan 9,09% termasuk kategori rendah.</p> Raden Wahyu Adhi Prabowo TMA Kristanto Novi Widyaningsih Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 498 504 Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas III melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1772 <p><strong>Abstrak</strong><em>:</em> <em>Penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas III melalui model Pembelajaran Model Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas III SD Negeri 2 Wates, Kulon Progo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain mengacu pada Kemmis and Mc Taggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 2 Wates yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data dengan observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Adapun kriteria keberhasilan yaitu 75% dari jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah yaitu 75. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada setiap siklus. Peningkatan hasil belajar kognitif dapat dilihat melalui hasil tes, yaitu pada siklus I sebanyak 20 siswa dengan persentase 71,45% dinyatakan tuntas, meningkat menjadi 26 siswa dengan persentase 92,85% pada siklus II&nbsp; dari keseluruhan 28 siswa, dengan peningkatannya sebesar 21,4% sedangkan nilai rata-rata kelas pada siklus I yaitu 74,46 mengalami kenaikan pada siklus II sebesar 83,39”.</em>&nbsp;</p> Endah Wahyu Saputri Nadziroh Timur Irianti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 505 520 Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model PBL Pada Siswa Kelas II SDN Karangtalun 2 Magelang https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1730 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas II SDN Karangtalun 2 Magelang. Hal ini ditunjukkan dengan hasil belajar siswa yang berada dibawah KKM. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika melalui model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) pada siswa kelas II SD Negeri Karangtalun 2 Magelang. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama dua siklus dengan setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Karangtalun 2 magelang dengan subjek penelitian sejumlah 7 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki. Objek penelitian adalah peningkatan hasil belajar siswa menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Metode pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika mengalami peningkatan walaupun masih ada beberapa siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar. Hal ini ditunjukkan berdasarkan data rata-rata siklus I ke siklus II meningkat dari 72,29 menjadi 88,96 Dengan diperoleh persentase ketuntasan belajar dari 50% meningkat menjadi 83%. Maka dapat disimpulkan bahwa model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) mampu meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas II SD Negeri Karangtalun 2 Magelang.<em>&nbsp; </em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Hasil Belajar, Model <em>Problem Based Learning</em> (PBL), Matematika</p> Deviana Wahyuningsih Ardian Arief Sri Pujiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 521 527 Peningkatan Proses Pembelajaran Siswa Materi Operasi Hitung Bilangan Cacah Kelas IV Model TGT https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1698 <p>Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi bilangan cacah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe <em>TGT (Teams Games Tournament</em>) di kelas IV SD Negeri 2 Pandowan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Pembelajaran Kooperatif Tipe&nbsp;<em>TGT&nbsp;</em>dapat Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bilangan Cacah Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Pandowan . Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Bagi Guru yang mendapatan kesulitan yang sama dapat menerapkan Pembelajaran Kooperatif Tipe&nbsp;<em>TGT</em>&nbsp;untuk meningkatkan Hasil Belajar. (2) Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka dihaharapkan guru lebih&nbsp;membuat&nbsp;Pembelajaran Kooperatif Tipe&nbsp;<em>TGT</em>&nbsp;yang lebih menarik dan bervariasi.</p> Dwi Widiningsih Biya Ebi Praheto Handoko Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 528 545 Penerapan Model PBL Berbantuan LKPD Dalam Peningkatan Hasil Belajar Muatan Bahasa Indonesia Kelas III SDN Tegalrejo 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1741 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model PBL berbantuan LKPD untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia peserta didik kelas III SDN Tegalrejo 2. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III A SDN Tegalrejo II 28 peserta didik. Objek dalam penelitan ini adalah hasil belajar dalam muatan Bahasa Indonesia yang diperoleh dari keseluruhan proses pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan LKPD. Desaain PTK menggunakan desain yang dikemukakan oleh Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar observasi, soal tes tertulis, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisa diskriptif comparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berbantuan LKPD dapat meningkatkan hasil belajar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil observasi aktivitas belajar pada siklus I mencapai ketuntasan 48%, siklus II mencapai ketuntasan 73%, dan pada siklus III mencapai ketuntasan 96%. Adapun rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I mendapatkan 70, rata-rata hasil belajar pada siklus II 79, dan mengalami peningkatan yang signifikan pada siklus III dengan rata-rata 89. Dengan demikian penerapan model PBL berbantuan LKPD dapat membantu peserta didik dalam mempelajari materi pembelajaran khususnya pada muatan Bahasa Indonesia sehingga hasil belajar meningkat.</p> Tia Widiyanti Tri Astuti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 546 554 Efektifitas Penerapan Model Problem Based Learning dalam Peningkatan Minat dan Hasil Belajar Siswa https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1674 <p>Masalah yang ditemukan pada saat observasi yaitu rendahnya minat belajar dan hasil belajar yang rendah pada mata Pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Mendeskripsikan penerapan model <em>problem based learning</em> (PBL). 2) untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek dalam penelitian siswa kelas IV SDN 1 Cepedak yang berjumlah 31 siswa yang terdiri dari 19 laki-laki dan 13 perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan analisis dokumen. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. langkah-langkah <em>problem based learning</em> (PBL) 1) Orientasi siswa pada masalah, 2) Mengorganisasi siswa untuk belajar. 3) Membimbing pengalaman individu atau kelompok. 4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya, 5) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.Hasil penelitian yang telah dilakukan adalah pada pra tindakan hasil belajar siswa mendapat rata-rata 71. Pada siklus I mendapatkan rata-rata 74, lalu pada siklus II mendapatkan rata-rata 82 hal tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar siswa terjadi peningkatan yang baik karena dari pratindakan sampai siklus II mengalami kenaikan terus. Sedangkan untuk minat belajar siswa pada pratindakan mendapatkan rata-rata 63,4 kemudian pada siklus I mendapatkan rata-rata 74% dan pada siklus II mendapatkan rata-rata 84% hal tersebut menunjukan bahwa dengan penerapan <em>model problem based learning </em>dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan baik.</p> Slamet Widodo Nurul Fitriyanti Nadziroh Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 555 561 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa melalui Penerapan PBL Mata Pelajaran PPKn Kelas IIIB https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1722 <p><strong>Abstrak</strong><em>:</em></p> <p>Motivasi belajar memiliki kaitan yang sangat erat dengan hasil belajar. Rendahnya motivasi belajar dapat mengakibatkan rendahnya keberhasilan siswa dalam belajar. Kurangnya motivasi belajar akan melemahkan hasil belajar sehingga proses pembelajaran akan terpengaruh. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan <em>Problem Based Learning</em>, (2) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan Problem Based Learning, (3) untuk mengetahui kendala dan solusi yang dihadapi dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa melalui penerapan <em>Problem Based Learning</em> (PBL) pada mata pelajaran PPKn materi Arti Lambang Garuda Pancasila kelas IIIB SD Negeri Jarakan.</p> <p>Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaborasi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah 20 siswa kelas IIIB SD Negeri Jarakan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan angket. Alat pengumpulan data menggunakan lembar evaluasi, observasi, dan dokumentasi. Validitas data diuji dengan validitas isi sumber dan teknik triangulasi. Teknik deskriptif komparatif dan model interaktif Miles Huberman digunakan sebagai teknik analisis data.</p> <p>Hasil penelitian menyimpulkan bahwa <em>Problem Based Learning</em> dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar PPKn. Hal ini terlihat dari 20 siswa yang mengikuti pembelajaran dari siklus I sampai siklus II hanya 2 siswa yang masih menunjukkan motivasi rendah. Selain itu, dari 20 siswa yang mengikuti pembelajaran dari Siklus I hingga Siklus II, hanya 3 siswa yang tidak mencapai ketuntasan KKM. Peningkatan hasil belajar ini ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa yaitu pada siklus I memiliki skor rata-rata 72,27 dan siklus II memiliki skor rata-rata 78,86.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Arti Lambang Garuda Pancasila, Model Pembelajaran <em>Problem Based Learning</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Learning motivation is very closely related to learning outcomes. Low learning motivation can result in low student success in learning. Lack of motivation to learn will weaken learning outcomes so that the learning process will be affected. The objectives of this research are (1) to improve student learning outcomes through the application of Problem Based Learning, (2) to increase student learning motivation through the application of Problem Based Learning, (3) to determine the obstacles and solutions faced in improving learning outcomes and learning motivation students through the application of Problem Based Learning (PBL) in the PPKn subject material on the Meaning of the Garuda Pancasila Symbol for class IIIB at SD Negeri Jarakan</em></p> <p><em>This type of research is collaborative classroom action research carried out in two cycles. The subjects of this research were 20 class IIIB students at Jarakan State Elementary School for the 2023/2024 academic year. Data collection techniques are carried out by observation, tests and questionnaires. Data collection tools use evaluation sheets, observation and documentation. Data validity was tested using source content validity and triangulation techniques. Comparative descriptive techniques and Miles Huberman's interactive model were used as data analysis techniques.</em></p> <p><em>The research results concluded that Problem Based Learning can improve learning outcomes and motivation to learn PPKn. This can be seen from the 20 students who took part in learning from cycle I to cycle II, only 2 students still showed low motivation. Apart from that, of the 20 students who took part in learning from Cycle I to Cycle II, only 3 students did not complete the KKM. This increase in learning outcomes is shown by an increase in the average score of student learning outcomes, namely in cycle I it has an average score of 72.27 and cycle II has an average score of 78.86.</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Learning Outcomes, Learning Motivation, Meaning of the Garuda Pancasila Symbol, Problem Based Learning Model</em></p> Widya Ayuningtyas Irham Taufiq Eni Suryati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 562 570 Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Menggunakan Model Jigsaw di Kelas VI A SD Negeri Monggang Pundong https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1678 <p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran <em>Jigsaw</em> pada kelas VI SD Negeri Monggang Pundong. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjeknya dari penelitian ini yaitu peserta didik kelas VI SD Negeri Monggang Pundong yang berjumlah 20 peserta didik. Desain PTK menggunakan model Kemmis dan Taggart yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, wawancara, dan tes. Analisis data yang digunakan statistik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase hasil belajar, hal ini dapat dilihat dari ketuntasan KKM peserta didik dari kegiatan pratindakan dan setiap siklus, yaitu pada pra tindakan sebesar 30%, pada siklus I sebesar 40%,&nbsp; sedangkan pada siklus II sebesar 85%. Hal tersebut diiringi dengan peningkatan motivasi belajar peserta didik dari pratindakan sebesar 45%, siklus I sebesar 70%,&nbsp; sedangkan pada siklus II sebesar 92%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran <em>Jigsaw</em> pada mata pelajaran IPS materi ASEAN di kelas VI A dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik.</p> Fika Ari Widyaningrum Ermawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 571 577 Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1666 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Latar Belakang dari penelitian ini adalah rendahnya presatsi belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri Karangtalun 2. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsiakan peningkatan prestasi belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri Karangtalun 2 dengan menerapkan model <em>Problem Based Learning</em>. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Karangtalun 2. Data yang digunakan berupa data kualitastif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: langkah penerapan model <em>Problem Based Learning</em> untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri Karangtalun 2 yaitu: (a) orientasi masalah, (b) pengorganisasian siswa untuk belajar, (c) membimbing siswa untuk menjalankan penyelidikan, (d) mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya, (e) analisis dan evaluasi terhadap masalah yang disajikan. Penerapan model PBL terhadap guru dan siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Penerapan model <em>Problem Based Learning</em> dapat meningkatkan prestasi belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri Karangtalun 2.<em>&nbsp;&nbsp; </em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: IPAS, prestasi belajar, <em>Problem Based Learning</em></p> Galang Panji Wiratama Ardian Arief Heny Suryani Sri Rejeki Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 578 583 Peningkatan Kerja Sama Dalam Pembelajaran Tematik Melalui Model PBL Berbasis Permainan Word Seacrh Table https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1664 <p>Upaya dalam meningkatkan kerja sama antar siswa memiliki beragam cara yang dapat dilakukan, misalnya dengan memberikan stimulus melalui kegiatan yang melibatkan kerja sama antar teman. Stimulus yang dilakukan dapat berupa kegiatan menyenangkan contohnya permainan yang diselingi dengan muatan pembelajaran. Permainan yang digunakan yakni <em>Word Search Table, </em>Permainan <em>Word Seacrh table </em>menuntut pemain untuk bekerja sama dalam kelompok untuk menemukan kata yang diharapkan dalam tabel yang berisi huruf acak, baik secara menurun ataupun mendatar. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan sikap&nbsp; kerja sama antar siswa dalam pembelajaran tematik di kelas V SDN Corongan melalui model pembelajaran PBL berbasis permainan <em>word seacrh table.</em> Desain penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model Kemmis dan Mc.Taggart. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dalam model ini terdiri atas dua siklus dan setiap siklus terdiri atas beberapa tahap yaitu perencanaan, tindakan/pengamatan, dan refleksi, (Muslich, 2011: 43). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Data yang diperoleh dari sikap kerjasama antar peserta didik sebelum dilakukan tindakan yaitu pra siklus memiliki presentase sebesar 55% dengan kriteria ”Kurang”. Tindakan siklus I mengalami kenaikan menjadi 78% dengan kriteria ”Cukup Baik”. Siklus II memiliki presentase sebesar 85,5% dengan kriteria ”Baik”. Berdasarkan hasil pelakasanaan penelitian sudah memenuhi indikator keberhasilan klasikal yaitu sikap kerjasama antar peserta didik telah mencapai persentase minimal 80% dengan kriteria ”Baik”. Sehingga Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dihentikan pada siklus II.</p> Muhamad Giyant Wisnu Arnavath Yuli Prihatni Ahmini Ahmini Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 584 591 Upaya Meningkatkan Keterampilan Berhitung Dan Motivasi Belajar Melalui Model Problem Based Learning Pada Materi Pengurangan Dan Penjumlahan Peserta Didik Kelas II SD Negeri Jarakan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1735 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Berdasarkan dari observasi awal yang dilakukan peneliti, pembelajaran matematika masih menjadi permasalahan di kelas yaitu pemahaman peserta didik dalam berhitung dan juga pembelajaran masih konvensional sehingga proses pembelajaran menjadi membosankan. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang bersifat berkelompok dan dapat menggunakan model pembelajaran berbasis PBL yang membuat pembelajaran lebih menarik. Dari hasil observasi peniliti dapat diketahui bahwa sebagian besar peserta didik sangat menyukai pembelajaran dengan sacara berkelompok menggunakan media ular tangga pada lembar kerja peserta didik. Harapanya dengan menggunakan media tersebut untuk meningkatkan kemampuan berhitung dan memotivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berhitung dan motivasi belajar melalui model Problem Based Learning pada materi pengurangan dan penjumlahan peserta didik kelas II Sekolah Dasar di Bantul. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas II A yang berjumlah 21 siswa tahun ajaran 2023/2024. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, tes dan angket. Hasil penelitin ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan keterampilan berhitung dan motivasi belajar peserta didik dengan menggunakan media nyata pada materi pengurangan dan penjumlahan. Hal tersebut dapat diketahui dari 21 siswa yang telah mengikuti pembelajaran selama dua siklus, hanya terdapat 9 siswa yang belum mencapai nilai KKM. Meningkatnya hasil belajar matematika terbukti dari hasil belajar yang meningkat setiap pertemuan. Nilai rata-rata sebelum adanya tindakan yaitu 62% yang belum mencapai KKM dengan jumlah siswa 12 orang. Nilai rata-rata pada siklus I adalah 50,4 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM 9 orang. Siklus II menunjukkan peningkatan dengan nilai rata-rata 68,5 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 15 siswa.</p> <p><em>&nbsp;&nbsp; </em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>problem based learning</em>, motivasi belajar, keterampilan berhitung</p> Wiwik Ikhsani Wiwik Ikhsani Irham Taufiq Eni Suryati Eni Suryati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 592 599 Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Teams Games Tournament pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD di Bantul https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1599 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila SD di Bantul melalui model pembelajaran Model Pembelajaran Teams Games Tournament. Jenis penelitian ini adalah penelitaian tindakan kelas kolaboratif (PTKK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah 21 siswa kelas V SD di bantul tahun ajaran 2023/2024. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan angket. Teknik analisis data pada penelitiann idi adalah kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian ini menyimpulka bahwa Teams Game Tournament dapat meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini dibuktikan pada kegiatan prasiklus didapatkan rata-rata minat belajar siswa adalah 44,4 rata-rata ini berada di kategori rendah. Kemudian pada siklus I rata-rata skor minat belajar siswa mengalami kenaikan yaitu menjadi 57, rata-rata ini berada di kategori tinggi. Sedangkan pada siklus II juga mengalami kanaikan rata-rata minat belajar siswa yaitu mejadi 65,8, rata-rata ini berada di kategori sangat tinggi. Selain itu kenaikan minat belajar ini juga dapat dilihat pada presentasenya. Pada pra siklus siswa yang memiliki presentase belajar rendah masih mendominasi yaitu sebanyak 76,2%. Kemudian pada siklus I mengalami kenaikan yaitu sebnayak 81% siswa memiliki minat belajar pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Kenaikan minat belajar ini juga diperoleh pada siklus II yaitu 100% siswa memilik minat belajar pada kategori tinggi dan sangat tinggi.</p> Linda Wulandari Handoyo Saputro Titis Nurhidayati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-19 2023-12-19 2 1 600 607 Peningkatan Keterampilan Membaca Melalui Model PBL Menggunakan Kartu Kata Bergambar Bahasa Indonesia Kelas 1B https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1665 <p>Keterampilan dasar yang harus dimiliki peserta didik kelas 1 salah satunya adalah keterampilan membaca. Keterampilan membaca sangat penting dikuasai oleh peserta didik, namun nyatanya masih banyak peserta didik kelas 1 belum dapat membaca. Penelitian ini pertujuan untuk peningkatkan keterampilan membaca peserta didik kelas IB SDN Bakalan melalui model PBL dengan menggunakan kartu kata bergambar. Penelitian ini merupakan penelitia tindakan kelas (PTK) yang menggunakan model Kemmis &amp; Taggart. Subjek penelitian ini adalah 25 peserta didk kelas 1B SDN Bakalan tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan analisi data kuantitaif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran PBL (<em>(Problem Based Learning)</em> menggunakan media pembelajaran kartu kata bergambar dapat meningkatkan keterampilan membaca kelas 1B SDN Bakalan. Peningkatan keterampilan membaca dengan rata-rata sebanyak 58.4 pada siklus I yang termasuk kategori kurang, kemudian meningkat pada siklus II dengan rata-rata 77.52 yang termasuk kategori baik. Berdasarkan data analisis tersebut keterampilan membaca peserta didik kelas 1B meningkat setelah dilakukan tindakan melalui model PBL (<em>(Problem Based Learning)</em> menggunakan media kartu kata bergambar.</p> Septianan Wulansari Ivoni Hasairin Ayu Rahayu Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 608 618 Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Mata Pelajaran PPKN Siswa SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1627 <p>Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Mata Pelajaran PPKN Siswa SD</p> Dinni Yasiko Dwi Wijayanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 619 626 Peningkatan Kemampuan Kerjasama melalui Model Project Based Learning Kelas 3 SD Negeri 7 Kebumen https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1752 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama peserta didik melalui model pembelajaran <em>Project Based Learning </em>(PjBL) bagi peserta didik kelas 3 SD Negeri 7 Kebumen. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas 3 SD Negeri 7 Kebumen. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian tindakan kelas menurut Kemmis dan MC Taggart. Data dikumpulkan dengan observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase rata-rata kemampuan kerjasama peserta didik yang meliputi 8 indikator yaitu memberikan pendapat dalam diskusi kelompok, berperan aktif dalam diskusi kelompok, terlibat aktif dalam pembuatan projek, bekomunikasi secara terbuka dengan anggota kelompok, menghargai pendapat anggota kelompok, memberikan kesempatan kepada anggota kelompok untuk ikut&nbsp; serta dalam kegiatan kelompok, membantu anggota kelompok yang mengalami kesulitan, dan terlibat aktif dalam presentasi mengalami peningkatan. Hasil persentase rata-rata kemampuan kerjasama peserta didik&nbsp; yang diperoleh pada prasiklus adalah 44% (kategori rendah) kemudian terjadi peningkatan sebesar 20% menjadi 64% &nbsp;(kategori sedang) pada siklus I dan pada siklus II terjadi peningkatan sebesar 19,5% menjadi 83,5% (kategori tinggi).</p> Ayu Yuliana Akbar Al Masjid Emi Indargiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 627 634 Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas IV SD Negeri Nogotirto https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1684 <p>Penelitian tindakan kelas dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi operasi hitung bilangan cacah yang disebabkan karena kurangnya memahami materi yang diberika guru, ketelitian yang dimiliki siswa kurang, beberapa siswa malas dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran matematika materi operasi hitung menggunakan model pembelajaran <em>problem based learning </em>pada siswa kelas IV SD Negeri Nogotirto. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa.</p> <p>Penelitian tindakan kelas terdiri dari 2 siklus, data penelitian ini diperoleh dari observasi, dokumentasi, wawancara, dan tes. Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan pada siklus 1 diperoleh 8 siswa atau 32% dan siklus 2 diperoleh 4 siswa atau 16% yang belum tuntas KKM. Dari data tersebut diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran <em>problem based learning </em>mengalami peningkatan secara signifikan dari pembelajaran sebelumnya yang hanya menggunakan model pembelajaran ceramah yang dibuktikan dari meningkatnya hasil belajar siswa siklus 1 terdapat 17 siwa atau 68% dan siklus 2 terdapat 21 siswa atau 84% yang sudah mendapat nilai diatas KKM. Jadi kesimpulannya adalah penerapan model pembelajaran <em>problem based learning </em>dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi operasi hitung pada siswa kelas IV SD Negeri Nogotirto.</p> Cornelia Yuniati Wachid Pratomo Erlin Hartanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 635 641 Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Book Dalam Pembelajaran Rantai Makanan di Kelas 5 (Pembelajaran IPA) https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1799 <p>Penelitian tindakan kelas ini membahas tentang Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V dengan muatan materi rantai makanan. Dalam penerapannya dengan menggunakan model pembelajaran ini siswa akan diminta untuk memecahkan permasalahan dalam kegiatan pembelajaran. Adapun sintaksis dalam pembelajaran berbasis masalah yaitu: mengarahkan siswa pada masalah, mengorganisasikan siswa untuk belajar, menyelidiki individu dan kelompok, mengembangkan karya dan menyajikan karya, serta menganalisis dan mengembangkan proses pemecahan masalah. Berdasarkan hasil analisis data yang telah peneliti lakukan, data menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pada tahapan yang dilakukan pada siklus I yaitu 58,5 menjadi 77,2 pada tahap siklus II dan persentase keterlaksanaannya meningkat. ketuntasan belajar meningkat hingga 80%. Kegiatan observasi pembelajaran yang dilakukan oleh pengamat dari segi pemahaman dan aktivitas belajar siswa menjadi sangat baik. Maka dengan hasil tersebut diharapkan model pembelajaran ini dapat diterapkan sebagai model pembelajaran acuan dalam kegiatan pembelajaran di kelas.</p> <p><strong>Abstract:</strong> This classroom action research discusses the Problem Based Learning Model to improve the learning outcomes of fifth graders with food chain material content. In the application by using this learning model students will be asked to solve problems in learning activities. As for the syntax in problem-based learning, namely: directing students to problems, organizing students to learn, investigating individuals and groups, developing works and presenting works, as well as analyzing and developing problem solving processes. Based on the results of the data analysis that the researchers have done, the data shows that there is an increase in the average value at the stage carried out in the first cycle, which is 58.5 to 77.2 in the second cycle stage and the percentage of mastery learning increases to 80%. Learning observation activities carried out by observers in terms of understanding and student learning activities became very good. So with these results, it is hoped that this learning model can be applied as a reference learning model for learning activities in the classroom.</p> Kurnia Prihartini Ana Fitrotun Nisa Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 642 658 Upaya Peningkatan Konsentrasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Menggunakan Media Belajar Interaktif Pada Siswa Kelas II SD Negeri Sokowaten Baru https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1781 <p><strong>Abstrak : </strong>Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi pada pelajaran matematika yaitu dengan menggunakan media pembelajaran interaktif. Dalam hal ini dalam meningkatkan konsentrasi pada pembelajaran matematika dengan menggunakan media yang bisa direalisasikan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi belajar pada siswa kelas II SDN Sokowaten Baru dengan menggunakan media Pembelajaran Interaktif Matematika dengan menggunakan media konkret dan media berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi belajar pada pelajaran matematika siswa kelas II SDN Sokowaten Baru dengan menggunakan media interaktif yang dilakukan dari setiap siklusnya mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut terlihat dari persentase setiap indikator sikap dalam fokus belajar pada pelajaran matematika yang mencapai 80% atau lebih dengan kriteria sangat baik. Hasil ini juga menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas yang dilakukan telah berhasil. Penelitian ini mengandung makna bahwa pendidik matematika harus menyadari pentingnya penggunaan media pembelajaran interaktif &nbsp;untuk meningkatkan konsentrasi belajar pelajaran matematika lebih sering digunakan dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai</p> Muhammad Istanja Herni Nurmawati TMA Kristanto Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 659 568 Penerapan Model PBL Berbantuan Ice Breaking Dan Brain Gym Untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Peserta Didik Kelas II SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1727 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Penerapan Model Pembelajaran <em>PBL </em>Berbantuan <em>Ice Breaking </em>dan <em>Brain Gym </em>untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Bahasa Indonesia pada Peserta Didik Kelas II SDN Tegalrejo 2 Yogyakarta. Penelitian Tindakan Kelas Program Studi Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, 2023.</p> <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan konsentrasi belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan model pembelajaran <em>problem based learning </em>berbantuan <em>ice breaking </em>dan <em>brain gym </em>pada peserta didik kelas II di SDN Tegalrejo 2 Yogyakarta, jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas, dengan pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Hasilnya menunjukan bahwa adanya peningkatan pada konsentrasi belajar peserta didik kelas II di SDN Tegalrejo 2 Yogyakarta. Penelitian dilakukan sebanyak 3 siklus, setiap siklus terdiri 1 pertemuan, hasil observasi aktivitas peserta didik terhadap konsentrasi belajar pada siklus I diperoleh nilai presentase 77,98 %, nilai tersebut berada padakategori baik. Kemudian pada hasil observasi aktivitas peserta didik pada siklus II diperoleh dengan presentase 81,37 %, nilai tersebut beradap pada kategori Baik. Kemudian pada hasil observasi aktivitas peserta didik pada siklus III diperoleh dengan presentase 85,39 %, nilai tersebut beradap pada kategori Baik. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>problem based learning berbantuan ice breaking </em>dan <em>brain gym </em>dapat meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><em>konsentrasi, ice breaking dan brain gym, problem based learning</em></p> Neli Agustina Tri Astuti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 669 674 Implementasi Model Probel Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa Pelajaran PPKn Kelas II di Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1459 <p><strong>Implementasi Model Probel Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa </strong><strong>Pelajaran PPKn Kelas II di Sekolah Dasar</strong></p> Meyta Dian Sari Agustina Sri Purnami Haryanti Haryanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 675 691 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar dan Minat Belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan Menggunakan Media Pot Bilangan pada Peserta Didik Kelas 2 di SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1569 <p>Upaya Meningkatkan Hasil Belajar dan Minat Belajar Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan Menggunakan Media Pot Bilangan pada Peserta Didik Kelas 2 di SDN Suryodiningratan 2 Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024</p> Leni Fitria Drestianti Retno Utaminingsih Novi Kristiani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 692 699 Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Negeri Jarakan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1742 <p>Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar matematika materi penjumlahan dan pengurangan bilangan ribuan menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> kelas III SD Negeri Jarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaborasi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 siswa kelas III SD Negeri Jarakan tahun ajaran 2023/2024. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik deskriptif komparatif dan model interaktif Miles Huberman digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> dapat meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri Jarakan. Hal ini terlihat dari 15 siswa yang mengikuti pembelajarab dari siklus I sampai siklus II hanya 3 siswa yang masih menunjukkan minat rendah. Selain itu, dari 15 siswa yang mengikuti pembelajaran dari siklus I hingga siklus II, hanya 3 siswa yang tidak mencapai ketuntasan KKM. Peningkatan hasil belajar siswa ditunjukkan dengan peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa yaitu pada pratindakan dimana nilai rata-rata 74,26, siklus I memiliki nilai rata-rata 78,7, dan siklus II memiliki nilai rata-rata&nbsp; sebesar 82,7.</p> Anisa Risyanti Irham Taufiq MM. Eni Suryati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-16 2023-11-16 2 1 700 705 Meningkatkan Minat Belajar IPAS Dengan Model Project Based Learning Kelas IV SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1697 <p>Meningkatkan Minat Belajar IPAS Dengan Model Project Based Learning Kelas IV SD</p> Rifi Sundari Setuju Mita Heny Oktavia Andri Budianasari Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-11-16 2023-11-16 2 1 706 717 Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Menggunakan Media Kartu Huruf Pada Siswa Kelas I SDN Mendungan 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1769 <p>Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Menggunakan Media Kartu Huruf Pada Siswa Kelas I SDN Mendungan 2<strong><br></strong></p> Happy Nurul Hanifah Agustina Sri Purnami Haryanti Haryanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 718 727 Aplikasi Model Project Based Learning (PjBL) Dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1595 <p>Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peningkatan konsentrasi belajar IPS siswa Sekolah Dasar menggunakan model <em>Project Based Learning</em> (PjBL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri 3 Tamanwinangun Kebumen yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskripstif dan analisis interaktif model Miles-Huberman. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata observasi konsentrasi belajar antar siklus meningkat, yaitu 53,4% pada siklus I dan 83,43% pada siklus II. Besar peningkatan persentase konsentrasi belajar adalah 30,04%. Hasil angket konsentrasi belajar siswa juga meningkat dari prasiklus, siklus I, hingga siklus II. Pada prasiklus diketahui rata-rata skor konsentrasi belajar siswa adalah 42,1 dengan kategori rendah. Pada siklus I rata-rata skor konsentrasi belajar siswa meningkat menjadi 48,9 sehingga masuk kategori sedang. Sedangkan pada siklus II rata-rata skor konsentrasi belajar siswa sudah tinggi yaitu 52,6. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>Project Based Learning</em> (PjBL) dapat meningkatkan konsentrasi belajar IPS siswa Sekolah Dasar.<em>&nbsp;</em></p> Hanifah Nuryani Dwi Wijayanti Endah Hidayati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 728 736 Peningkatan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika melalui Model Problem Based Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1579 <p>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran matematika melalui model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> pada siswa kelas II B SD Negeri Jurugentong. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II B SD Negeri Jurugentong yang berjumlah 25 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, observasi, dan dokumentasi.&nbsp; Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif analisis deskriptif dan kuantitatif presentase. Indikator keberhasilan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran matematika yaitu apabila mencapai presentase 60 % atau lebih dan dalam kategori tinggi. &nbsp;Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran matematika kelas II B SD Negeri Jurugentong melalui model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em>. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis angket pra-siklus dengan rata-rata 36,6 presentase 29 % dengan kategori rendah. Tindakan pada siklus I diperoleh hasil analisis angket motivasi belajar siswa dengan rata-rata 55,4 presentase 44 % dengan kategori sedang. Pada siklus II diperoleh hasil analisis motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan rata-rata 88,12 presentase 71 % dalam kategori tinggi. Maka dapat disimpulkan, bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran matematika melalui model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> di kelas II B SD Negeri Jurugentong.</p> Penny Oktaniasari Annis Deshinta Ayuningtyas Sulistiyawati Sulistiyawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 737 744 Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Video Animasi https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1662 <p><strong>Abstrak</strong><em>: Problem Based Learning</em> (PBL) merupakan sebuah model pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki dalam proses memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan proses kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiakan peningkatan prestasi belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri Ngabean dengan menerapkan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan video animasi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Ngabean. Data yang digunakan berupa data kualitastif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> berbantuan video animasi untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri Ngabean. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari persentases ketuntasan siklus I yaitu sebesar 80,36% kemudian pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 91,07%.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: IPAS, prestasi belajar, <em>Problem Based Learning</em>, video animasi</p> Rizky Eka Oktavia Kristi Wardani Cahya Agustina Cahya Agustina Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 745 750 Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kreativitas Kelas IIIC Pada Pembelajaran Tematik https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1680 <p><strong>Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kreativitas Kelas IIIC Pada Pembelajaran Tematik </strong></p> <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Kreativitas merupakan keterampilan abad 21 yang sangat dibutuhkan. Guru perlu untuk membantu peserta didik meningkatkan daya kreativitas mereka melalui proses pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan suatu upaya untuk mendorong peserta didik terlibat langsung melakukan karyanya sekaligus memecahkan masalah dalam pembelajaran. Salah satunya dengan menerapkan model Project Based Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kreativitas belajar peserta didik dengan menggunakan model Project Based Learning di kelas IIIC SD Negeri Glagah Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IIIC SD Negeri Glagah Yogyakarta tahun ajaran 2023/2024 yang terdiri dari 27 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas peserta didik, dan lembar observasi kreativitas peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh aktivitas peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran pada siklus I skor 75% dengan kategori baik, dan meningkat pada siklus II memperoleh skor 82,5% dengan kategori baik sekali. Dari pengelolahan tingkat kreativitas peserta didik pada siklus I skor 71,01% dengan kategori cukup kreatif dan meningkat pada siklus II memperoleh 80,03% dengan kategori kreatif. Dengan demikian model Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di kelas IIIC SD Negeri Glagah Yogyakarta</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Kreativitas</em>_1; <em>Project Based Learning (PjBL)_</em>2; <em>Pembelajaran Tematik</em></p> Septiana Arum Pangestuningtyas Esti Harini Margareta Shelly Adelina Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 751 767 Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Minat Belajar IPAS Peserta Didik Kelas VA di SD Negeri Kanggotan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1576 <p>Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Minat Belajar IPAS Peserta Didik Kelas VA di SD Negeri Kanggotan</p> Arrowana Harries Panghegar Astuti Wijayanti Siti Aniyah Lazuarti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 768 775 Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Media Konkret https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1621 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis konkret yang valid untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan memperoleh media pembelajaran berbasis konkret yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik&nbsp; SD N Surokarsan 2 Yogykarta. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian Tindakan kelas kolaboratif (PTKK). Penelitian Tindakan kelas kolaboratif ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pada setiap siklus terdapat 2 kali pertemuan. Motivasi belajar adalah kekuatan dari dalam diri siswa yang dapat meningkatkan dan menurunkan kekuatan dan usaha siswa untuk bertingkah laku dalam belajar. Individu dalam bertingkah laku senantiasa dipengaruhi oleh motivasinya yang akan memberikan dorongan atau arahan terhadap tingkah laku yang di keluarkannya. Motivasi akan memberi alasan mengapa individu meningkatkan atau menurunkan tingkah laku tertentu. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Pada setiap pertemuan akan dilakukan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I pertemuan satu dan dua dengan nilai rata-rata 53% dengan ketegori sedang. Sedangkan hasil dari siklus II pada pertemuan satu dan dua dengan rata-rata 67% dengan kategori tinggi.</p> Wa Ode Sagita Putri Pertiwi Siti Mariah Tri Wahyuni Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 776 789 Upaya Meningkatkan Konsentrasi Belajar Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Ular Tangga Kelas 2 SD Sokowaten Baru https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1535 <p>Fokus masalah pada penilitian ini adalah rendahnya konsentrasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik kelas 2 dalam pelajaran PPKn. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas pada peserta didik kelas 2 SD Negeri Sokowaten Baru yang berjumlah 24 peserta didik terdiri atas 12 peserta didik putra dan 12 peserta didik putri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan mulai bulan 27 Juli 2023 sampai dengan bulan 14 Agustus 2023 sebanyak 2 siklus, dimana setiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Pada setiap siklus dilaksanakan 4 kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil tentang peningkatan konsentrasi belajar peserta didik sebelum tindakan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 52,9, kemudian nilai rata-rata konsentrasi belajar peserta didik pada siklus ke 1 mencapai 68,5 dengan kenaikan 15,6% sedangkan pada siklus ke 2 jumlah nilai rata-rata konsentrasi belajar mencapai 77,9 dengan total kenaikan 9,4%. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajran <em>Problem Based Learning</em> berbantuan media ular tangga dapat meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn kelas 2 SD Negeri Sokowaten Baru.</p> Ayu Prabawati Ana Fitrotun Nisa Herni Nurmawat Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 790 795 Upaya peningkatan kerja sama dan hasil belajar bahasa indonesia melalui model problem based learning kelas III sdn margoyasan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1552 <p>Berdasarkan hasil observasi di SDN Margoyasan menunjukan bahwa kurangnya kerja sama yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SDN Margoyasan. Model <em>Problem Based Learning</em> merupakan salah satu alternatif &nbsp;meningkatkan&nbsp; kerja sama dan hasil belajar siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan kerja sama dan hasil belajar muatan Bahasa Indonesia melalui <em>Problem Based Learning</em> kelas III SDN Margoyasan.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama dan hasil belajar siswa kelas III di SDN Margoyasan dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Hal ini ditunjukkan dari hasil observasi kerja sama pada siklus I rata-rata hasil observasi kerja sama siswa 53% meningkat pada siklus 2 menjadi 85% dengan kriterian ketuntasan kerja sama baik dan sangat baik. Hasil belajar siswa rata-rata siklus I 68% dan rat-rata hasil belajar siswa siklus II 82% dari jumlah siswa mencapai nilai KKM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dapat meningkatkan kerja sama dan hasil belajar muatan Bahasa Indonesia kelas III SDN Margoyasan.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Kerja Sama, Hasil Belajar, Problem Based Learning.</p> Nurjannah Eka pradita desy rufaidah Reni Riana Sari Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 796 802 Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas I Pada Mata Pelajaran Matematika dengan Media Papan Bilangan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1729 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas I di SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan upaya peningkatan minat belajar peserta didik kelas I SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta pada mata pelajaran matematika materi bilangan melalui media papan bilangan, (2) meningkatkan keterampilan minat belajar peserta didik kelas I SD Negeri Surokarsan 2 pada pembelajaran matematika materi bilangan melalui media papan bilangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek peneilitian adalah peserta didik kelas I SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta dengan jumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data peda penelitian ini berupa observasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif dengan menghitung rata-rata hasil angket dan penilaian lembar observasi minat belajar peserta didik selama proses kegiatan pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papan bilangan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas I SD Negeri Surokarsan 2. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil observasi dan angket minat belajar. Berdasarkan hasil observasi terhadap minat belajar peserta didik pada siklus I dan siklua II mengalami peningkatan sebesar 5,8%. Berdasarkan hasil angket minat belajar pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan minat belajar sebesar 13.93%.</p> Prita Tiya Pramesti Siti Mariah Henny Ratnaningsih Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 803 812 Meningkatkan Minat Belajar Menggunakan Kartu Simulasi Berbasis PJBL Pada Siswa SD Kelas II https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1643 <p>Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa kelas II SD Negeri Rejowinangun 1. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa menggunakan Kartu Simulasi berbasis PJBL di SD Rejowinangun 1 model pembelajaran yang di gunakan yaitu Projek Based Learning. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SDN Rejowinangun 1 dengan siswa yang berjumlah 28 siswa. Objek penelitian adalah minat belajar siswa kelas II SDN Rejowinangun 1. Proses penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli 2023 – Agustus 2023 terdiri dari dua siklus pembelajaran. Setiap siklus dilaksanakan dua kali pembelajaran dan dilaksanakan 4 kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Berdasarkan Hasil angket minat siswa siklus I mencapai 59% sedangkan siklus 2 mencapai 75%. Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa pemanfaatan media kartu simulasi berbasis PJBL dapat meningkatkan minat belajar pada siswa kelas II SDN Rejowinangun 1. Hasil penelitian ini di harapkan dapat memberikan masukan kepada guru bahwa pemanfaatan media Kartu simulasi dapat digunakan sebagai bahan kajian dan penelitian berikutnya.</p> Gilang Adi Pranasta Siti Rochmiyati Yuliah Dwi Islamiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 813 817 Peningkatan Hasil Belajar PPKn Dengan PJBL Pada Peserta Didik Kelas IVA SDN Tegalrejo 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1782 <p>Anugrah Lintang Pratista, 2022084878. Peningkatan Hasil Belajar PPKn Dengan Model <em>PjBL </em>Pada Peserta Didik Kelas IVA SDN Tegalrejo 2. Penelitian Tindakan Kelas Jurusan/Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya peningkatan hasil belajar peserta didik mata pelajaran PPKn dengan model pembelajaran <em>Project Based Learning</em> pada kelas IV A SD Negeri Tegalrejo 2 Yogyakarta. Metode penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah peserta didik Kelas IV A. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis hasil tes. Hasil penelitian pada pratindakan rata-rata hasil belajar peserta didik yaitu 49,66 dan ketuntasan peserta didik yang mendapatkan nilai diatas KKM sebesar 50%. Kemudian, pada Siklus I rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami kenaikan menjadi 70,33 dan ketuntasan peserta didik yang mendapatkan nilai diatas KKM sebesar 67%. Pada Siklus II rata-rata hasil belajar peserta didik yaitu 83 dan ketuntasan peserta didik yang mendapatkan nilai diatas KKM sebesar 84%.</p> Anugrah Lintang Pratista Tri Astuti Yudiharyanto Yudiharyanto Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 818 829 Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III SD Negeri Delegan 3 Melalui Metode Cooperatife Integrated Reading Composition (CIRC) https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1292 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dalam pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas III SD Negeri Delegan 3, dengan menggunakan metode CIRC. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas III SD Negeri Delegan 3 yang berjumlah23 siswa. Objek penelitian ini adalah kemampuan membaca pemahaman siswa dengan metode CIRC. PenelitianTindakan dilakukan dalam dua siklus yang pada tiap siklusnya terdapat empat komponen yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Tindakan yang diberikan kepada siswa berupa penerapanmetodeCIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Teknik pengumpulan data berupapengamatan, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptifkualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk data kualitatif yang berupa wawancara, catatanlapangan, dan dokumentasi tugas siswa. Analisis kuantitatif digunakan untuk data kuantitatif yang diperolehdari hasil tes membaca pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberi tindakan. Hasil penelitian menunjukkanpenerapan metode CIRC dapat meningkatkan kemampuan dan proses belajar membaca pemahaman kelas III SD Negeri Delegan 3. Pada pelaksanaan tindakan siklus 1 dengan diberikannya reward bagi kelompok dengannilai terbaik, beberapa siswa sudah aktif dalam pembelajaran membaca pemahaman, akan tetapi masihadasiswa yang pasif sehingga perlu dilakukan perbaikan pada siklus 2. Perbaikan dilakukan dengan menambahreward bagi tiga kelompok terbaik, sehingga dalam proses pembelajaran siswa lebih termotivasi danaktifSelain itu, guru juga membimbing siswa untuk melakukan peninjauan ulang terhadap hasil diskusi kelompoksebelum presentasi agar hasil diskusi lebih optimal. Dari perbaikan tindakan ini terjadilah peningkatanprosesyang dapat dilihat dari kondisi siswa yang lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Peningkatan secaraprosesberdampak positif pada peningkatan kualitas produk. Hal ini berdasarkan tes membaca pemahaman meningkat, terbukti dengan nilai rata-rata siswa pratindakan dengan pencapaian KKM 57,90%, pascatindakansiklusI<br />dengan pencapaian KKM 67,82% dan pascatindakan siklus 2 sebesar 80%.</p> Dyah Pratiwi Taqwia Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 830 834 Peningkatan Motivasi Belajar Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Dengan Metode Make A Match Dalam Muatan PPKn Di Kelas II SDN Tamansari 3 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1755 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas II SD Negeri Tamansari 3 melalui model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dengan metode <em>Make a Match</em> pada mata pelajaran PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dalam dua siklus, yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 21 siswa, dengan 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik pengamatan, dan lembar pengamatan serta teknik angket dan lembar angket motivasi belajar PPKn siswa. Berdasarkan teknik analisis pada penelitian ini yaitu analisis data aktivitas guru serta analisis data motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan motivasi belajar PPKn pada peserta didik kelas II SDN Tamansari 3. Hal ini terlihat dari hasil persentase angket motivasi belajar PPKn sebelum tindakan dilakukan adalah 50.71%, sesudah siklus I adalah 70.23% dan sesudah siklus II adalah 81.90%. dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dengan metode <em>Make a Match</em> dapat meningkatkan motivasi belajar PPKn peserta didik kelas II SDN Tamansari 3.</p> Alviani Puspasari Rosidah Aliim Hidayat Indah Wahyuningsih Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 835 839 Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Kelas V SDN Bangunharjo https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1604 <p>Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Bangunharjo Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mencakup empat kali pertemuan yang terdiri dari tiga kali proses belajar mengajar dan satu kali tes siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Bangunharjo Yogyakarta pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa sebanyak siswa yang terdiri atas 20 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi dan lembar respon siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil penelitian ini, secara umum dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN Bangunharjo Yogyakarta setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT).<em>&nbsp;&nbsp; </em></p> Alfin Refangga Restu Putra Arif Rohmanto Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 840 847 Meningkatkan Keaktifan Siswa Melalui Model “Problem Based Learning” Pada Pembelajaran Tematik Kelas VB SDN Glagah Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1651 <p>Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil pengamatan di lapangan yaitu keaktifan siswa dalam pembelajaran relative rendah hal ini dikarenakan guru masih menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan pelajaran dan pembelajaran berpusat pada guru. Keadaan tersebut akan menyebabkan konsentrasi siswa dalam menerima pelajaran sangat rendah. Siswa yang hanya mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru tidak dapat menjawab pertanyaan dari guru secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peningkatan keaktifan siswa pada pembelajaran tematik menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) di kelas VB SDN Glagah Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN Glagah Yogyakarta dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang tahun ajaran 2023/2024. Sumber data penelitian ini adalah keaktifan siswa pada pembelajaran tematik menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>(PBL). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yaitu analisis data observasi dan analisis hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I sebanyak hanya 5 (lima) orang siswa yang baru aktif (17,24%), 10 (Sepuluh) Orang siswa yang cukup aktif (34,48%) dan 14 (empat belas) Orang siswa yang kurang aktif (48,28%) Dengan rata rata presentase keaktifan sebesar 61,57% dengan kategori cukup. Sedangkan pada Siklus II Terlihat bahwa 25 Orang siswa yang aktif (86,21%) 3 orang siswa yang cukup aktif (10,34%), Dan 1 orang siswa yang kurang aktif 3,45%. Dengan hasil rata rata presentasi sebesar 88,74%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Tematik di kelas VB SD Negeri Glagah karena rata rata presentasenya siswa lebih aktif telah mencapai hasil interventasi tindakan yang diharapkan yaitu 80%.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Keaktifan Siswa; Pembelajaran Tematik; Problem Based Learning;</p> Hafifah Putri Esti Harini Rini Handayani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 848 857 Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Menggunakan Pembelajaran Kotekstual dengan Bantuan Media Konkret https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1689 <p>Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik kelas 6 SD N Surokarsan 2 Yogyakarta menggunakan pembelajaran kontekstual dengan bantuan media konkret. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK). Subyek dalam penelitian pengembangan ini adalah peserta didik kelas VI SD N Surokarsan 2 Yogyakarta yang terdiri dari 24 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual dengan bantuan media konkret dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan di setiap siklusnya. Setiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar peserta didik mengalami peningkatan dari pra-siklus 25% ke siklus 1 menjadi 54,16%. Sedangkan pada siklus II kembali mengalami peningkatan menjadi 79,17%.</p> Putri Latifatun Nadhifah Siti Mariah Fajar Kurnia Aji Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 858 865 Meningkatkan Sikap Kerja Sama Melalui Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas VA SDN Sokowaten Baru https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1384 <p>Meningkatkan Sikap Kerja Sama Melalui Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas VA SDN Sokowaten Baru</p> Rr. Putri Sekar Cahyani TMA. Kristanto Wikut Deniarti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 866 872 Upaya Peningkatan Keaktifan Dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN Bakalan Menggunakan Model Pjbl Pada Mata Pelajaran Ipas https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1591 <p> </p> <p><em>Upaya Peningkatan Keaktifan Dan Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN Bakalan Menggunakan Model Pjbl Pada Mata Pelajaran Ipas</em>. Penelitian Tindakan Kelas Pendidikan Profesi Guru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, 2023.</p> <p>Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN Bakalan Bantul dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning.</p> <p>Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang ada dikelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester genap tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap akhir siklus dilakukan refleksi terhadap tindakan yang diberikan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan lembar observasi, angket, dan dokumentasi.</p> <p>Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning pada mata pelajaran IPAS dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan siswa dari siklus I sebesar 64,06% meningkat pada siklus II sebesar 88,62%. Motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 61,53% meningkat pada siklus II sebesar 88,46%. Terbukti bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.</p> Tri Prabowo Putro Murniningsih Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 873 893 Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS dengan Menggunakan Model PjBL di Kelas V SDN Monggang Pundong https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1679 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPAS pada peserta didik kelas V SD Negeri Monggang Pundong dengan menggunakan mode pembelajaran <em>Project Based Learning </em>(PjBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas V yang berjumlah 17 peserta didik. Penelitian ini menggunakan Metode Kemmis dan Mc Taggart yang berlangsung dalam dua siklus tindakan. Teknik&nbsp; pengumpulan data melalui observasi dan angket. Teknik analisis analisis data menggunakan data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas V SDN Monggang Pundong. Motivasi belajar siswa dapat meningkat melalui berbagai proses. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus. Model pembelajaran PjBL dilakukan secara berkelompok yang membuat peserta didik aktif dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan kegiatan pembuatan produk yang dilakukan dengan&nbsp; langkah-langkah: merancang pertanyaan mendasar, menyusun rencana&nbsp; pembuatan produk, menjalankan pembuatan produk,memantau perkembangan pembuatan produk, penilaian hasil produk, evaluasi. Produk yang dihasilkan pada siklus I adalah terrarium. Sedangkan pada siklus II produk yang dihasilkan adalah diorama rantai makanan. Peningkatan motivasi belajar peserta didik dilihat dari hasil observasi dan angket. Hasil observasi pada siklus I sebesar 47% dan pada siklus II meningkat menjadi 76%. Hasil angket pada siklus 59% dan pada siklus II meningkat menjadi 88%.</p> Ade Lia Firda Rahma Ermawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 894 901 Peningkatan Sikap Ilmiah Siswa Kelas IV dalam Muatan Pembelajaran IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning di SD Negeri Margorejo https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1544 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik tidak diberikan kebebasan untuk mencari pengetahuan sendiri. Pada proses pembelajaran guru menjelaskan konsep inti dari pembelajaran dan siswa tinggal mengikuti yang diberikan oleh guru. Hal ini membuat siswa kurang mempunyai sikap ilmiah, dan pasif selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah peserta didik kelas IV SDN Margorejo melalui model <em>problem based learning</em>. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model dari Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan dan observasi, dan (3) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N Margorejo, Tempel, Sleman yang terdiri dari 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan skala psikologi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan skala sikap ilmiah. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ilmiah siswa kelas IV SD N Margorejo dalam muatan pembelajaran IPAS bisa ditingkatkan melalui penggunaan model <em>problem based learning</em> yang ditandai dengan meningkatnya presentase sikap ilmiah siswa. Hasil penelitian menunjukkan presentase sikap ilmiah pada pra Tindakan sebesar 70,63% dengan kategori cukup, kemudian siklus I sebesar 74,93% dengan kategori cukup, dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 81,97% dengan kategori baik. Indikator keberhasilan sudah tercapai.</p> Salsabilla Alifia Rahmadhanty Chairiyah Utma Masniyati Saniya Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-20 2023-12-20 2 1 902 908 Peningkatan Prestasi Belajar Tematik Melalui Project Based Learning Siswa Kelas III SDN Corongan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1619 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SDN Corongan pada pembelajaran tematik melalui model <em>project based learning</em> dalam muatan Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang dilaksanakan secara kolaboratif dimana setiap siklus terdapat dua pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu ada 28 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki – laki dan 17 siswa perempuan.&nbsp; Prosedur penelitian ini dimulai dari tahap perencanaan (<em>planning</em>), pelaksanaan (<em>action</em>), observasi (<em>observation</em>), dan refleksi (<em>reflecting</em>). Teknik yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan data pratindakan dari 28 siswa diketahui persentase ketuntasan prestasi belajar siswa sebesar 32,14% pada kualifikasi rendah dengan nilai rata – rata kelas 65. Setelah dilakukan tindakan siklus 1, persentase ketuntasan prestasi belajar siswa meningkat menjadi 57,14% pada kualifikasi sedang dengan nilai rata – rata kelas 69. Kemudian pada siklus 2, persentase meningkat menjadi 78,57% pada kualifikasi tinggi dengan nilai rata – rata kelas 81. Berdasarkan data tersebut dapat dikatakan sudah memenuhi indicator keberhasilan karena telah mencapai persentase ketuntasan prestasi belajar minimal 75% pada kualifikasi tinggi. Sehingga&nbsp; penelitian tindakan ini dihentikan pada siklus 2.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci</strong> : <em>prestasi belajar, tematik, project based learning</em></p> Arifin Riyanto Yuli Prihatni Alfiyah Alfiyah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 909 916 Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Metode PQ4R Dengan Bantuan Cerita Fiksi Kelas VI Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1723 <p><br>Abstrak: Penelitian ini dilatarbelaking rendahnya keterampilan membaca pemahaman peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) Mendeskripsikan pemerapan Metode PQ4R dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman peserta didik pada muatan Bahasa Indonesia Kelas VI SDN Tamansari 3. 2) Mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca pemahaman peserta didik menggunakan metode PQ4R pada muatan Bahasa Indonesia Kelas VI SDN Tamansari 3. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada model Kurrt Lewin yang diadopsi oleh Arikunto. Penelitian ini dilakukan 2 siklus, dan setiap siklus dilaksanakan dua pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas VI SDN Tamansari 3 Yogyakarta yang berjumlah 27 yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Objek penelitian ini yaitu keterampilan membaca pemahaman dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan menggunakan bantuan cerita fiksi. Teknik pengumpulan data penelitian yaitu menggunakan observasi, angket kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitaian ini yaitu menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjuukan bahwa terdapat pengaruh metode PQ4R terhadap keterampilan membaca pemahaman peserta didik kelas VI SDN Tamansari 3. Hal ini dibuktikan dari presentase antara siklus I dan siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. Presentase pada siklus I yaitu 62% kemudian setelah dilakukan siklus II meningkat menjadi 86% dengan kategori “Baik”. <br>Kata Kunci: Membaca Pemahaman_1; Metode PQ4R_2; Cerita Fiksi_3; Sekolah Dasar_4</p> Jamilatul Rohma Rosidah Aliim Hidayat Erna Sri Kurniawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 917 925 Peningkatan Hasil dan Minat Belajar Materi Penjumlahan dan Pengurangan Menggunakan Papan Jurang Pada Siswa Kelas III SD Negeri Suryodiningratan 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1615 <p><strong>Peningkatan Hasil dan Minat Belajar Materi Penjumlahan dan Pengurangan Menggunakan Papan Jurang Pada Siswa Kelas III SD Negeri Suryodiningratan 2</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan media papan jurang pada siswa kelas III SD Negeri Suryodiningratan 2, Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi pada setiap siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III di SD Negeri Suryodiningratan 2, Yogyakarta yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi siswa untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan proses pembelajaran pada setiap pertemuan, lembar tes hasil belajar dengan menggunakan soal tertulis yang digunakan sebagai alat evaluasi kegiatan pembelajaran yang diberikan pada akhir pembelajaran pada setiap siklusnya, dan pengambilan data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan adalah ≥75% dari jumlah peserta didik telah mencapai KKM yang ditentukan yaitu 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media papan jurang pada mata pelajaran matematika dapat meningkatkan hasil dan minat belajar siswa kelas III SD Negeri Suryodiningratan 2, Yogyakarta. Saat belum diberikan tindakan, nilai pembelajaran matematika siswa kelas III SD Negeri Suryodiningratan 2, Yogyakarta hanya 8 (34,78%) siswa yang mencapai KKM. Pada kegiatan tindakan siklus I terjadi peningkatan, yaitu sebanyak 11 (47,82%) siswa yang mencapai KKM. Dan pada siklus II sebanyak 19 (82,60%) berhasil mencapai nilai ketuntasan. Nilai rata-rata hasil belajar dari siklus I dan siklus II juga mengalami peningkatan yaitu dari 63,91 menjadi 77,39.</p> Elfia Ayu Rosiana Retno Utaminingsih Novi Kristiani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 926 935 Penerapan Model Project Based Learning Berbasis Treasure Hunt Untuk Meningkatkan Kerjasama Peserta Didik https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1784 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kerjasama peserta didik dalam menerapkan model <em>project based learning </em>berbasis <em>treasure hunt</em>. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model penelitian yang digunakan yaitu <em>project based learning </em>berbasis <em>treasure hunt</em>. Penelitian ini menggunakan model spiral C. Kemmis &amp; Mc Taggart dengan pelaksanaan 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik non tes. Instrumen penelitian menggunakan butir soal dan lembar observasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas II yang berjumlah 23 peserta didik. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif hasil kerjasama peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan 2 siklus pembelajaran mencapai indikator keberhasilan yaitu 80% peserta didik kelas II memperoleh skor kerjasama sangat aktif. Selain itu juga terjadi peningkatan pada pra siklus, siklus I dan siklus II. Pada pra siklus menghasilkan rerata sebesar 60,68% dengan kategori “kurang aktif”. Pada siklus 1 menghasilkan rerata sebesar 78,25% dengan kategori “cukup aktif”. Pada siklus 2 mengalami peningkatan dengan skor rerata 92,17% dengan kategori “sangat aktif”. Berdasarkan data yang diperoleh, adanya peningkatan kerjasama peserta didik menggunakan metode problem based learning berbasis <em>treasure hunt </em>kelas II muatan bahasa Indonesia di SDN 2 Pacor.</p> Ririn Rubiyanti Heri Maria Zulfianti Novia Ekowati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 936 944 Peningkatan Berpikir Kritis Melalui Model Problem Based Learning Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1721 <p>Peserta didik kelas IV A SDN Panembahan sulit untuk merumuskan pokok permasalahan, tidak mampu untuk mengutarakan pendapat sesuai materi yang dipelajari dan menyimpulkan suatu permasalahan, pasif, tidak mandiri, dan kurang percaya diri. Mereka kurang diarahkan untuk berpikir kritis sehingga peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis pada siswa kelas IV SDN Panembahan Yogyakarta melalui model Problem Based Learning mata pelajaran IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV A berjumlah 14. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam tiga siklus dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning pada pembelajaran IPAS dapat meningkatkan berpikir kritis siswa kelas IV A SDN Panembahan Yogyakarta. Peningkatan ini terbukti dari skor rerata pratindakan <br />sebesar 32,5 menjadi 40,8 pada siklus I dan meningkat menjadi 66,8 pada siklus II, serta siklus ketiga memperoleh peningkatan rerata skor berpikir kritis siswa menjadi 86,5 dimana berada pada kriteria sangat baik.</p> Made Dian Ruki Arisanti Widowati Pusporini Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 945 951 Peningkatan Keaktifan Belajar Pada Pembelajaran Tematik Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Di Kelas 3B SD Negeri Glagah https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1734 <p><strong>Peningkatan Keaktifan Belajar Pada Pembelajaran Tematik Melalui Model Pembelajaran <em>Project Based Learning (PJBL) </em>Di Kelas 3B SD Negeri Glagah</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa selama proses pembelajaran Matematika menggunakan model pembelajaran <em>Project Based Learning (PjBL) </em>&nbsp;di kelas IIIB SD Negeri Glagah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas menggunakan desain penelitian dari Kemmis and Mc Taggart yang terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IIIB SD Negeri Glagah yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif.&nbsp; Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Model pembelajaran PJBL dilakukan secara berkelompok sehingga membuat siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran dengan melakukan percobaan bersama kelompoknya dan pemecahan masalah yang diberikan oleh guru. Pemberian <em>reward </em>pada tahap menjawab juga mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Peningkatan keaktifan belajar siswa dapat dilihat melalui hasil perhitungan skor keaktifan siswa, yaitu pada siklus I sebesar 41,6% siswa masuk kategori tinggi, 41,6% siswa masuk kategori sedang, dan 7,6% siswa masuk kategori rendah. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II keaktifan belajar siswa meningkat, yaitu 92,3% siswa masuk kategori tinggi dan 7,6% siswa masuk kategori sedang.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: keaktifan belajar, pembelajaran tematik, <em>Project Based Learning</em></p> <p>&nbsp;</p> Rusmawati Esti Harini Esti Hantari Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 952 965 Peningkatan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Berbantuan Permainan untuk Kelas 1 di SDN Kanggotan pada tahun pelajaran 2023/2024 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1682 <p>Peningkatan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran PBL <em>(Problem Based Learning) </em>Berbantuan Permainan untuk Kelas 1 di SDN Kanggotan pada tahun pelajaran 2023/2024. Laporan Penelitian Tindakan Kelas jurusan/program studi Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pembelajaran Matematika dengan menggunakan model pembelajaran PBL (<em>Problem Based Learning</em>) Berbantuan Permainan pada kelas 1 SDN Kanggotan</p> Tifanny Ryantika Astuti Wijayanti Nina Zulaikha Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 966 975 Upaya Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar IPAS Materi Sifat-sifat Cahaya dan Bunyi Menggunakan Metode Eksperimen pada Siswa Kelas V https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1728 <p>Minat belajar memiliki kaitan yang erat dengan hasil belajar, Minat belajar yang rendah dapat mengakibatkan rendahnya keberhasilan siswa dalam belajar di sekolah. Kurangnya minat belajar akan melemahkan hasil belajar sehingga mempengaruhi hasil akhir ketuntasan belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan minat belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN Suryodiningratan 2 setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen pada pada materi sifat-sifat cahaya dan bunyi.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan minat belajar IPAS peserta didik kelas V menggunakan metode eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah 14 peserta didik kelas V SD Negeri Suryodiningratan 2 di Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan angket. Validitas data diuji dengan validitas isi sumber dan teknik triangulasi. Teknik deskriptif komparatif dan model interaktif Miles Huberman digunakan sebagai teknik analisis data.</p> <p>Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar dan minat belajar peserta didik kelas V dalam pembelajaran IPAS sifat-sifat Cahaya dan bunyi. Pada kegiatan prasiklus sebelum menggunakan eksperimen nilai rata-rata belajar peserta didik sebesar 64,3. Siklus I setelah diberi tindakan dengan menggunakan metode eksperimen nilai rata-rata sebesar 67,8 dengan perolehan skor minat belajar 53,4%. Pada siklus II mengalami peningkatan pada hasil belajar peserta didik mencapai nilai rata-rata 85,4 dengan perolehan nilai presentase minat belajar 85,6%. Disimpulkan bahwa dengan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar dan minat belajar peserta didik materi sifat-sifat Cahaya dan bunyi mata Pelajaran IPAS kelas V SD Negeri Suryodiningratan 2 Yogyakarta.</p> <p><strong>Kata kunci :</strong> Hasil belajar, Minat belajar, Metode eksperimen, Pembelajaran IPAS.</p> umar said Retno Utaminingsih Novi Kristiani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 976 983 Meningkatkan Sikap Percaya Diri Melalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1724 <p><strong>Meningkatkan Sikap Percaya Diri Melalui <em>Model Problem Based Learning</em> Pada Siswa </strong><strong>Sekolah Dasar </strong></p> Nina Wahyu Dwi Sara TMA.Kristanto Wikut Deniarti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 984 993 Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Melalui Model Problem Based Learning Kelas III SDN Jarakan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1701 <p>Penelitian tindakan kelas berlatar belakang rendahnya keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa. Tujuan penelitian untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan menggunakan tindakan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaborasi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Desain penelitian melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah 16 siswa kelas III SDN Jarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika. Pada siklus I, keaktifan belajar siswa terdapat 10 siswa dalam kategori tinggi dan 6 siswa dalam kategori cukup meningkat menjadi 14 siswa dalam kategori tinggi dan 2 siswa dalam kategori cukup pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa terdapat peningkatan jumlah siswa keaktifan belajarnya dalam kategori tinggi. Pada siklus I, 62% dari jumlah siswa memiliki keaktifan belajar tinggi, sedangkan pada siklus II menjadi 87% dari jumlah siswa. Sedangkan prestasi belajar siswa pada siklus I rata-rata prestasi belajar matematika sebesar 73 dengan presentase 56% dari jumlah siswa memiliki prestasi belajar matematika di atas KKM meningkat menjadi 82 pada siklus II menjadi 81% dari jumlah siswa.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Keaktifan Belajar; Model <em>Problem Based Learning</em>; Prestasi Belajar Matematika; Siswa Sekolah Dasar.</p> Ertiana Sari Murti Irham Taufiq MM eni Suryati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 994 1004 Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas III Muatan PPKn dengan Model Pembelajaran Problem Based Leraning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1586 <p>Berdasarkan observasi di SD Negeri Rejowinangun 1 diketahui bahwa motivasi belajar siswa dengan muatan PPKn rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah perlunya mengadakan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III pada materi pembelajaran PPKn dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Rejowinangun 1. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IIIC SD Negeri Rejowinangun 1 yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu observasi, angket, serta dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dianalisis dengan menggunakan kualitatif dan kuantitatif.</p> <p>Hasil penelitian yang dilakukan dengan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> pada Siklus I dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 73,41. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata motivasi belajar siswa meningkat menjadi 83,72. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada muatan pembelajaran PPKn kelas IIIC SD Negeri Rejowinangun 1.</p> Dini Nur setyani Dwi Wijayanti Inna Asmaraningrum Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 1005 1011 Peningkatan Keterampilan Sosial Dalam Pembelajaran Ipas Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Kelas IV SD N Bakalan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1707 <p>Pada kegiatan Pra Survey tersebut diketahui bahwa keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran IPAS masih rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial dalam pembelajaran IPAS melalui model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) di kelas IV SDN Bakalan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa bahwa pembelajaran IPAS dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan keterampilan sosial peserta didik kelas IV SDN Bakalan. Peningkatan dari siklus I ke siklus II Indikator bekerjasama, toleransi, menghormati hak-hak orang lain, memiliki kepekaan sosial pada kriteria sangat baik meningkat 19%, pada kriteria baik meningkat 15%, kriteria cukup menurun 15%, kriteria kurang menurun 11%, dan kriteria sangat kurang menurun 7%. Pada Indikator memiliki control diri pada kriteria sangat baik meningkat 8%, pada kriteria baik meningkat 3%, kriteria cukup menurun 4%, pada kriteria kurang menurun 3%, dan pada kriteria sangat kurang menurun 4%. Pada Indikator berbagai pendapat dan pengalaman dengan orang lain pada kriteria sangat baik meningkat 14%, pada kriteria baik 8%, kriteria cukup menurun 8%, pada kriteria kurang menurun 3% dan pada kriteria sangat kurang menurun 11%</p> Beni Setyawan Ayu Rahayu Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 1012 1017 Penggunaan Alat Peraga Sederhana Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas II SDN 1 Cepedak, Kabupaten Purworejo https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1771 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II SDN 1 Cepedak pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan alat peraga sederhana yang dapat dibuat atau ditemukan dengan mudah sebagai salah satu media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK). Penelitian dilakukan dalam dua siklus secara kolaboratif antara mahasiswa, guru pamong, dan guru kelas dalam mencari tantangan yang ada di kelas, menentukan tindakan, merencanakan tindakan, melaksanakan tindakan, observasi, dan refleksi pada setiap siklusnya. Subjek penelitiannya yaitu peserta didik kelas II SDN 1 Cepedak yang berjumlah 20 anak. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Perangkat Pembelajaran yang terdiri dari Modul Ajar, Bahan Ajar, LKPD, Media Pembelajaran, Alat Peraga Sederhana, dan Asesmen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan tes. Berdasarkan hasil observasi hasil belajar dan wawancara terhadap guru kelas II SDN 1 Cepedak, peserta didik yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) pada mata pelajaran matematika biasanya kurang dari 50%. Setelah dilakukan PTKK, hasil penelitian pada siklus pertama, peserta didik yang KKTP mencapai 13 anak dari 20 anak atau 65 %. Hasil penelitian pada siklus kedua, peserta didik yang mencapai KKTP meningkat menjadi 16 anak atau 80 %. Berdasarkan hasil penelitian pada kedua siklus tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang signifikan mulai siklus pertama sampai kedua pada hasil belajar peserta didik kelas II SDN 1 Cepedak setelah diberikan tindakan berupa pembelajaran yang menggunakan alat peraga sederhana sebagai salah satu media pembelajarannya.</p> Heru Setyohanggoro Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 1018 1025 Peningkatan Keaktifan Siswa Kelas II SD Negeri Daratan pada Pembelajaran PPKN Melalui Metode Pembelajaran Talking Stick https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1558 <p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas II pada pembelajaran PPKn di SD Negeri Daratan melalui metode talking stick. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Daratan, yaitu terdiri dari 13 siswa. Objek penelitian ini adalah keaktifan belajar siswa kelas II SD Negeri Daratan pada pembelajaran PPKn. Berdasarkan hasil hasil observasi siklus I keaktifan belajar siswa siklus I&nbsp; 82% (tinggi), dan meningkat pada siklus II mencapai 93% (sangat tinggi). Kemudian hasil rata-rata skala keaktifan belajar siswa siklus I memperoleh persentase 79% (tinggi) dengan jumlah persentase siswa tuntas 85, dan meningkat pada siklus II mencapai 88% (sangat tinggi) dengan persentase jumlah siswa tuntas 100%.</p> Cili Ajunda Nada Nimas Halma Sinta Siti Anafiah Agatha Asih Nugraheni Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 1026 1032 Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Peserta Didik Kelas IV SDN 7 Kebumen Melalui Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1690 <p><strong><em>Abstrak</em></strong><em>: </em><em>Peningkatan keterampilan menulis karangan peserta didik kelas IV SDN 7 Kebumen</em><em>.</em> <em>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan bagi peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.</em><em> Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar pada siklus I sebesar </em><em>&nbsp;</em><em>63,63% dan siklus II sebesar</em> <em>83,33%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keterampilan menulis karangan peserta didik kelas IV di SDN 7 Kebumen dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran PjBL</em><em>.&nbsp;&nbsp; </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: PjBL_1; keterampilan menulis karangan_2</p> Isnaeni Subekti Akbar Al Masjid Bintari Bintari Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 1033 1037 Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Menggunakan Media Power Point Pada Pembelajaran Tematik Siswa Kelas II https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1695 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar menggunakan media power point pada pembelajaran tematik siswa kelas II SD Negeri Margorejo, Tempel, Sleman. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan powerpoint dapat meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran tematik siswa kelas II SD Negeri Margorejo, Tempel, Sleman. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Margorejo Tempel yang berjumlah 17 orang siswa yang terdiri dari 6 laki-laki dan 11 perempuan. Objek dalam penelitian ini adalah motivasi belajar pembelajaran tematik siswa yang diperoleh dari keseluruhan proses pembelajaran menggunakan media power point. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan lembar observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan pembelajaran dengan menggunakan media power point, motivasi belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini ditujukkan dengan adanya peningkatan hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I mendapatkan rata-rata skor 53 % dan pada siklus II meningkat menjadi 67%. Adapun hasil rata-rata motivasi belajar siswa pada siklus I mendapatkan hasil 65% dan meningkat pada siklus II menjadi 75%. Dengan menggunakan media power point dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, maka diharapkan sekolah dapat menerapkan media tersebut dalam kegiatan belajar mengajar.</p> Restu Sulanjar Chairiyah Chairiyah Utma Masniyati Saniya Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 1038 1044 Upaya Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Pendekatan RME Terintegrasi Model PBL Pada Siswa Kelas V SDN Sokowaten Baru https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1583 <p>Salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan matematika adalah dengan menggunakan pembelajaran matematika praktis. Pendekatan ini penting dalam mengintegrasikan pembelajaran matematika dengan kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDN Sokowaten Baru dengan menggunakan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan penyelesaian masalah matematika siswa kelas V SDN Sokowaten Baru melalui penerapan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) yang dijalankan dari setiap siklusnya mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut terlihat dari persentase setiap indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yang mencapai 80% atau lebih dengan kriteria sangat baik. Hasil ini juga menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas telah berhasil. Penelitian ini mengandung makna bahwa pendidik matematika harus menyadari pentingnya penerapan PMR untuk meningkatkan keterampilan matematika lebih <br />sering digunakan dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan dapat tercapai secara memadai.</p> Bayu Sulistiya Ana Fitrotun Nisa Ery Ayu Nur Manisa Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-24 2023-12-24 2 1 1045 1053 Upaya Peningkatan Kreativitas Siswa Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di Kelas 4C SD Negeri Glagah Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1632 <p>Upaya Peningkatan Kreativitas Siswa Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) di Kelas 4C SD Negeri Glagah Yogyakarta</p> Ika Putri Nurjanah Esti Harini Ifa Muflikah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1054 1061 Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Menggunakan Media Konkret Pada Kelas II SD N Surokarasan 2 Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1738 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Bahasa Indonesia dengan menggunakan media pembelajaran berupa media konkret di kelas II SD Negeri Surokarsan 2 Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan dasar rendahnya motivasi belajar pada muatan Bahasa Indonesia di kelas II yang dibuktikan dengan olah data pra siklus yang menunjukkan kriteria berada pada nilai cukup. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas Kolaboratif yang mengacu pada Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat komponen yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan atau observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus dengan masing-masing siklus terdapat 2 kali pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang diperoleh yaitu pada pra siklus observasi nilai rata-rata sejumlah 64% dan angket 66%. Pada siklus I nilai rata-rata observasi yaitu 71% dan angket 70,3%. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata observasi yang diperoleh yaitu 76% dan nilai angket 77,8%. Dimana hal ini berarti bahwa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan dan telah mencakup indikator yang telah ditetapkan.</p> Siti Nurrohmah Siti Mariah Rina Iniahyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1062 1068 Penerapan Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Pendekatan Sosial Emosional untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1787 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan Motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran IPAS Kelas IV melalui model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbasis pendekatan <em>social emosional learning.</em></p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Kutoarjo yang berjumlah 38 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Kemmis &amp; Taggart.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>problem based learning</em> (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi fotosintesis proses paling penting di bumi kelas IV SD Negeri 1 Kutoarjo. Peningkatan motivasi peserta didik dengan model pembelajaran problem based learning pada siklus I sebanyak 20 peserta didik memiliki kriteria motivasi belajar yang Cukup dengan persentase 62,5%. Kemudian sebanyak 10 orang atau 31,25% memiliki kriteria Baik serta 2 orang atau 6,25% memiliki kriteria Sangat Baik. Kemudian pada siklus II sebanyak 14 peserta didik memiliki kriteria motivasi belajar yang Cukup dengan persentase 43,75%. Kemudian sebanyak 13 orang atau 40,62% memiliki kriteria Baik serta 5 orang atau 15,62 % memiliki kriteria Sangat Baik</p> Retno Dwi Prasanti Lestari Wijayanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1069 1075 Peningkatan Keterampilan Sosial Dalam Pembelajaran PPKn Melalui Metode Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Di Kelas V SDN https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1778 <p>Keterampilan sosial yaitu ketika seseorang mampu berinteraksi dan berperilaku sesuai dengan keadaan yang terjadi, seseorang yang mempunyaI keterampilan sosial yang tinggi biasanya mudah diterima di lingkungan masyarakat, begitu juga sebaliknya jika seseorang mempunyai keterampilan sosial yang kurang baik menyebabkan seseorang kurang mampu untuk menjalin hubungan dengan sekitar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial dalam pembelajaran PPKn melalui model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) di Kelas V SDN. Penelitian ini dilaksanakan di SDN pada kelas 5 dengan jumlah 22 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 hingga Mei 2023. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa bahwa pembelajaran PPKn dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan keterampilan sosial peserta didik kelas V SDN. Peningkatan keterampilan sosial pada siklus I sebesar 10% dengan kondisi awal 56% menjadi 66%. Peningkatan keterampilan sosial pada siklus II sebesar 7% dengan kondisi awal 66% menjadi 73%. Disamping dapat meningkatkan keterampilan sosial, model pembelajaran Project Based Learning juga berdampak pada nilai PPKn peserta didik. Hal ini dibuktikan dari hasil nilai post test peserta didik setelah pembelajaran berlangsung</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Keterampilan Sosial; </em><em>Pro</em><em>ject</em><em> Based Learning (P</em><em>JBL</em><em>)</em><em>; PPKn</em></p> Enggar Dwi Priyanto Handoyo Saputro Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1076 1087 Peningkatan Minat Belajar dan Keterampilan Membaca Melalui Model PBL Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1740 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan minat belajar dan keterampilan membaca siswa jika menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Secara komparatif untuk mengetahui peningkatan minat belajar dan keterampilanmembaca siswa kelas II di SD Negeri.<br />Metode penelitian ini menggunakan metode campuran antara kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam<br />penelitian ini adalah siswa kelas II C SD Negeri yang berjumlah 25 siswa. Instrument yang digunakan<br />terdiri dari angket mengenai minat belajar serta instrument tes untuk mengetahui keterampilan<br />membaca siswa. Serta menggunakan dokumentasi, observasi dan wawancara tidak terstruktur untuk<br />memperkuat perolehan data penelitian. Hasil penelitian ini adalah (1) Penggunaan model Problem Based Learning dapat meningkatkan minat belajar dan keterampilan membaca siswa kelas II SD Negeri. (2) Skor rerata minat belajar siswa selalu meningkat pada setiap siklus. Hasil minat belajar siswa sebelum dilakukan tindakan sebasar 58,53. (3) Keterampilan membaca siswa kelas II SD Negeri meningkat dengan penerapan model Problem Based Learning. Hal ini ditunjukkan dari pemerolehan nilai rata-rata keterampilan membaca permulaan mengalami peningkatan yang baik sebesar 10,84.</p> Styaning Dyah Dwiastuti Irham Taufiq M.M Eni Suryati Sumarsih Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1088 1094 Peningkatan Keaktifan Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Metode Sariswara Kelas V SD Negeri 7 Kebumen https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1717 <p><strong>Abstrak</strong>: Penelitian ini dilatarbelakangi hasil keaktifan pembelajaran peserta didik yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan peserta didik kelas V sekolah dasar dengan pembelajaran <em>project b</em>ased<em> learning </em>berbasis metode sariswara. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan sebanyak 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 7 Kebumen yang berjumlah 14 anak. Objek penelitian adalah keaktifan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian prasiklus rata-rata keaktifan peserta didik 45,71%. Pada siklus I rata-rata keaktifan peserta didik mencapai 59,81%, namun belum mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan. Pada siklus II rata-rata keaktifan peserta didik meningkat menjadi 85,7% dan mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan yaitu 75%. Berdasarkan persentase yang dihasilkan pada siklus II dapat diketahui bahwa penggunaan model pembelajaran <em>project based learning</em> berbasis metode sariswara dapat meningkatkan keaktifan peserta didik kelas V di SD Negeri 7 Kebumen.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: p<em>roject based learning</em>; keaktifan; metode sariswara</p> Siti Laelatul Fadilah Akbar Al Masjid Anastasia Krismiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1095 1101 Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Pancasila Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas IV SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1571 <p>Masalah terkait rendahnya motivasi belajar peserta didik membuat peneliti mencari cara untuk meningkatkan motivivasi belajar tersebut dengan menggunakan model pembelajaran Problem based learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar yang dicapai melalui penerapan model pembelajaran Problem based learning (PBL). Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan sistem siklus sprial yang dilaksanakan selama dua siklus pembelajaran. Penelitian ini dilakukan terhadap 20 peserta didik kelas IV SDN Jarakan, dengan fokus pada mata pelajaran pendidikan pancasila. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh dari pra-siklus yaitu sebanyak 5 peserta didik pada kategori motivasi belajar sangat rendah, 14 peserta didik pada kategori motivasi belajar rendah, 1 peserta didik pada kategori motivasi belajar tinggi, dan 0 peserta didik pada kategori motivasi belajar sangat tinggi. Kemudian, setelah dilakukannya perbaikan terjadi peningkatan pada siklus I yaitu 0 peserta didik pada kategori motivasi belajar sangat rendah, 2 peserta didik pada kategori motivasi belajar rendah, 18 peserta didik pada kategori motivasi belajar tinggi, dan 0 peserta didik pada kategori motivasi belajar sangat tinggi. Dan pada siklus II terjadi peningkatan motivasi belajar kembali yaitu 0 peserta didik pada kategori motivasi belajar sangat rendah, 0 peserta didik pada kategori motivasi belajar rendah, 17 peserta didik pada kategori motivasi belajar tinggi, dan 3 peserta didik pada kategori motivasi belajar sangat tinggi. Pada dasarnya setiap peserta didik setelah diberikan pembelajaran dengan model problem based learning (PBL) mengalami peningkatan motivasi belajar yang signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL).</p> Anis Fajarwati Handoyo Saputro Fitri Murdayanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1102 1109 Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Bilangan pada Siswa Kelas 1 SD Negeri 7 Kebumen Tahun Ajaran 2023/2024 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1767 <p>Penelitian ini didasarkan untuk mengembangkan model pembelajaran yang mendorong peningkatan pemahaman konsep materi matematika. Keaktifan peserta didik merupakan faktor penting yang berpengaruh pada peningkatan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar menggunakan model <em>Problem Based Learning</em><em> (PBL)</em>. Jenis penelitian tindakan kelas dilakukan dua. Analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian, kesimpulan. Metode penelitian melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil belajar. Hasil belajar diukur melalui tes. Persentase ketuntasan belajar peserta didik pada tahap pra siklus sebesar 44%, pada siklus I sebesar 52% dan meningkat pada siklus II mencapai 92%. Hasil yang diperoleh menunjukkan ketercapaian indikator keberhasilan dengan kategori sangat baik. Kesimpulannya bahwa penggunaan model <em>PBL</em> dapat meningkatkan hasil belajar matematika.</p> Kamila Fathah Akbar Al Masjid Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1110 1120 Peningkatan Pembelajaran PPKn Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) di Kelas V SD N Margorejo Sleman https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1605 <p>Peningkatan Pembelajaran PPKn Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads<br>Together (NHT) di Kelas V SD N Margorejo Sleman. Penelitian Tindakan Kelas program studi Pendidikan<br>Profesi Guru Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, 2023.<br>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah model pembelajaran NHT dapat meningkatkan hasil<br>pembelajaran PPKn di Kelas V SD N Margorejo Sleman. Penelitian ini merupakan jenis, insterumen<br>penelitian yang dipakai yakni observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian dilakukan 2 siklus masing masing<br>siklus terdapat 2 pertemuan.<br>Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) bertujuan untuk<br>untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn kelas V di SD N<br>Margorejo Sleman. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas V dengan jumlah 30 peserta didik, dengan<br>rincian 20 laki-laki dan 10 perempuan. Desain penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK).<br>Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas V SD N Margorejo. Teknik<br>pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes tertulis, dan dokumentasi. Hasil penelitian<br>menunjukkan hasil observasi aktivitas peserta didik pada siklus I sebesar 77,7% meningkat menjadi 94,4%<br>pada siklus II. Sedangkan hasil belajar pesrta didik pada siklus I peserta didik memperoleh nilai dengan<br>rata-rata 7,28 menjadi 7,5 pada siklus II</p> miftahul fauzi Chairiyah Utma Masniyati Saniya Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1121 1125 Penggunaan Model Problem Based Learning Berbantuan Talking Stick Untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Kelas III https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1757 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan model <em>problem based learning</em> berbantuan metode <em>talking stick</em> pada peserta didik kelas III SD Negeri Ngabean Yogyakarta.</p> <p>Penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas kolaboratif dengan subjek penelitian peserta didik kelas III SD Negeri Ngabean Yogyakarta yang berjumlah 25 peserta didik. Model penelitian ini menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan model <em>problem based learning</em> berbantuan metode <em>talking stick</em> meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik dengan hasil dari 25 peserta didik pada siklus I pembelajaran 1 dengan nilai rata-rata 76 dan pembelajaran 2 nilai rata-ratanya 79,2 sedangkan pada siklus II pada pembelajaran 1 dengan nilai rata-rata 82,4 dan pembelajaran 2 nilai rata-rata 84. Simpulan penelitian ini berhasil meningkatkan nilai rata-rata setiap siklusnya dan mencapai indikator keberhasilan 80%.<em>&nbsp;</em></p> Rizki Putri Febiyani Kristi Wardani Sarjio Sarjio Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1126 1133 Peningkatkan Aktivitas Belajar Peserta didik mata pelajar IPAS dengan Team Games Turnament pada kelas V SD Monggang Pundong https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1644 <p>Model pembelajaran saat ini sangatlah beragam. Dalam meningkatkan aktivitas belajar peserta didik, guru dapat memilih strategi dan model pembelajaran yang sesuai dan menarik bagi peserta didik. Model pembelajaran <em>Team Game Tourmanet</em> dapat dipilih guru sebagai strategi dalam merancang proses pembelajaran yang menarik dan meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Pembelajaran menggunakan metode <em>Team Game Tournament </em>mengedepankan sikap keaktifan peserta didik didalam proses pembelajaran melalui kelompok-kelompok belajar kecil yang ditandingkan dengan kelompok lainnya di kelas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata Pelajaran IPAS kelas V Sekolah Dasar dengan model pembelajaran <em>Team Game Tournament. </em>Desain penelitian ini mengacu pada model Arikunto. Pelaksanaan penelitian Tindakan kelas dengan model ini terdiri atas dua siklus dan setiap siklus terdiri atas ebebrapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi (Jakin. 2017:23). Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan kualitatif. Berdasarkan hasil Tindakan yang dilakukan oleh peneliti bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik setelah diberikan Tindakan yaitu menggunakan model TGT. Pada fase pra-tindakan mendapatkan skor 53,75% dengan kriteria “kurang”. Dari hasil tersebut masih belum sesuai dengan keinginan dari peneliti yaitu 80% dengan kriteria “Baik”. Pada siklus I peneliti memberikan Tindakan dengan menerapkan model pembelajaran TGT dengan menghasilkan data skor 70% dengan Kriteria “Cukup”. Akan tetapi pada siklus I masih belum sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh peneliti dan masih ada yang perlu diperbaiki. Pada siklus II berdasarkan hasil refleksi siklus I, mendapatkan hasil data skor 83% dengan kriteria “Baik”. Hasil tersebut sesuai dengan harapan peneliti yaitu 80% dengan kriteria “Baik’, berdasarkan hasil tersebut terdapat peningkatan aktivitas belajar peserta didik dan Penelitian Tindakan kelas dihentikan pada siklus II.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Aktivitas Belajar, Pembelajaran IPAS, Model Team Game Tournament.</em></p> Fendy Ramadhan Ermawati Ermawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1134 1144 Penggunaan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS tentang Bagian Tubuh Tumbuhan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1768 <p><em>: </em>Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk: (1) meningkatkan motivasi belajar IPAS tentang Bagian Tubuh Tumbuhan pada siswa kelas IV, dan (2) mendeskripsikan langkah penerapan model <em>Problem Based Learning</em> untuk meningkatkan motivasi belajar IPAS tentang Bagian Tubuh Tumbuhan pada siswa kelas IV melalui penggunaan model <em>Project Based Learning </em>di SDN 1 Ambalresmi Tahun Ajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian sebanyak 27 siswa dari kelas IVa, terdiri dari 10 perempuan dan 17 laki-laki. Objek penelitian adalah motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 77,5% dengan kategori baik dan pada siklus II mencapai 88% dengan kategori baik. Berdasarkan data tersebut, terjadi peningkatan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS tentang Bagian Tubuh Tumbuhan di Kelas IV melalui Model <em>Project Based Learning</em> di SDN 1 Ambalresmi.<em>&nbsp;&nbsp; </em></p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: IPAS; motivasi belajar; <em>project based learning</em></p> Mela Fitania Setuju Sri Wijiastuti Ika Wati Tresna Utami Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1145 1151 Peningkatan Motivasi Belajar dengan Model PBL berbasis Games Kelas V SD Negeri Tegalrejo 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1556 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran <em>PBL</em> berbasis <em>games</em> untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa Indonesia peserta didik kelas V SD Negeri Tegalrejo 2. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Metode penelitian yang digunakan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalahpeserta didik kelas V di Sekolah Dasar Negeri Tegalrejo 2, sedangkan objek penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> berbasis <em>games </em>dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan desain yang dikemukakan oleh Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui angket motivasi belajar setiap siklus dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskripstif kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> berbasis <em>games </em>dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Indonesia peserta didik kelas V SD Negeri Teglrejo 2 tahun pelajaran 2023/2024, khususnya pada materi ide pokok. Pada hasil angket motivasi belajar dari siklus I ke siklus II meningkat 8,2%, dari siklus II ke siklus III meningkat 8,8%. Dengan rata-rata seluruh aspek pada siklus I sebesar 70,6% dengan kategorii termotivasi, siklus II sebesar 78,8% dengan kategori termotivasi dan Siklus III sebesar 87,6% dengan kategori sangat termotivasi.</p> shabrina galuh novitaningtyas Tri Astuti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1152 1160 Peningkatan Keterampilan Berbicara dan Menulis Melalui Metode Talking Stik Bahasa Indonesia Kelas II Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1603 <p>Peningkatan Keterampilan Berbicara dan Menulis Melalui Metode Talking Stik Bahasa Indonesia Kelas II Sekolah Dasar</p> Dama Anindya Hadi Murniningsih Sueli Asih Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1661 1170 Meningkatkan Minat Belajar Menggunakan Flashcard Berbasis PBL Pada Siswa SD Kelas III https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1688 <p>Penelitian tindakan kelas ini fokus pada masalah siswa yang tidak tertarik dengan pelajaran. Tujuan adalah untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar. Studi Tindakan Kelas dilakukan dikelas IIIA dengan jumlah siswa sebanyak 28 siswa, 19 orang diantaranya adalah perempuan serta 9 laki-laki. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus pada bulan Juli 2023 sampai dengan Agustus 2023, dengan dua kali pertemuan. Dalam setiap siklus terdapat empat aktivitas yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.</p> <p>Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa angket minat belajar siswa pada siklus I mencapai 70,83% dan angket minat belajar siswa pada siklus 2 mencapai 81,71%. Dan hasil observasi minat belajar siswa pada siklus 1 mencapai 62,5% dan siklus 2 mencapai 89,55 %. Selain itu, penelitian, dapat disimpulkan observasi minat belajar siswa pada siklus 2 menggunakan media <em>flashcard</em> bisa menaikkan minat belajar siswa kelas IIIA di SD Negeri Rejowinangun 1.&nbsp; Penelitian ini dapat memberikan gambaran kepada pengajar bahwa penggunaan <em>flashcard</em> bisa digunakan menjadi bahan pembelajaran dan penelitian selanjutnya.</p> Dwi Esti Hadiyati Siti Rochmiyati Yuliah Dwi Islamiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1171 1178 Penerapan Model Project Based Learning Dalam Meningkatkan Minat Belajar IPAs Kelas IV SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1658 <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa kelas IV di SDN 2 Pacor. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV dengan model Project Based Learning pada mata pelajaran IPAS di SDN 2 Pacor. Jenis pada penelitian ini adalah menggunakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi/ evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas IV SDN 2 Pacor yang berjumlah 15 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil angket minat belajar yang dianalisis menggunakan teknik deskripstif kuantitatif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa model Project Based Learning dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SDN 2 Pacor. Minat belajar siswa kelas IV SDN 2 Pacor pada siklus 1 memperoleh rata – rata 76 termasuk kategori cukup berminat dengan presentasi siswa minimal cukup berminat ke atas adalah 87%. Sedangkan pada siklus II rata – rata 90,53 termasuk kategori sangat berminat dengan presentase siswa yang cukup berminat ke atas adalah 100%. Sehingga dapat disimpulkan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan minat belajar IPAS kelas IV di SDN 2 Pacor</p> Meilinda Dwi Handayani Heri Maria Zulfianti Novia Ekowati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1179 1186 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Daratan Pada Mata Pelajaran IPAS Materi Tumbuhan, Sumber Kehidupan Di Bumi Menggunakan Model Problem Based Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1709 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penggunaan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Daratan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS materi Tumbuhan, sumber kehidupan di Bumi kelas IV SD Negeri Daratan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Daratan&nbsp; yang berjumlah 13 peserta didik. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah upaya meningkatkan&nbsp; hasil belajar IPAS materi Tumbuhan, sumber kehidupan di Bumi melalui model PBL (Problem Based Learning). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup observasi, metode tes, dokumentasi. Adapun instrumen penelitian yang digunakan berupa tes hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase hasil belajar peserta didik sebelum diberikan tindakan yaitu 46% . Peneliti menggunakan model PBL untuk mengatasi permasalahan tersebut. Hasil belajar dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. Bisa dilihat dari siklus I hasil belajar peserta didik naik menjadi 77% . Pada siklus II&nbsp; hasil belajar peserta didik menjadi 100% yang mendapatkan nilai diatas KKM . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>problem based learning</em> (PBL) dapat meningkatkan&nbsp; hasil belajar IPAS materi Tumbuhan, sumber kehidupan di Bumi kelas IV SD Negeri Daratan.</p> Iskhat Harhasti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1187 1192 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Matematika Menggunakan Model Project Based Learning SDN 2 Ngandong https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1550 <p>Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Matematika Menggunakan Model Project Based Learning SDN 2 Ngandong</p> Yuli Widi Hastuti Setuju Mita Heny Oktavia Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1193 1198 Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model PBL Memanfaatkan Lingkungan Sekitar Kelas IV Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1566 <p>Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan verification. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pembelajaran IPA menggunakan &nbsp;model <em>Problem Based Learning</em> dengan memanfaatkan lingkungan sekitar, persentase keaktifan pada suklus&nbsp; I sebesar 68,25%, dan pada siklus II sebesar 85%, sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa siklus I sebesar 79,25%, dan pada siklus II sebesar 86,2 %. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>Problem Based Learning</em> dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA pada kelas IV Sekolah Dasar.</p> Nurul Hidayah Rosidah Aliim Hidayat Silvia Yuliana Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1199 1206 Upaya Meningkatkan Kemampuan Calistung Melalui Penggunaan Metode Game-Based Learning Kelas II SDN Ngabean https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1753 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan calistung melalui penggunaan metode <em>game-based learning</em> pada tema 1 hidup rukun kelas II SDN Ngabean Yogyakarta.</p> <p>Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kolaboratif dengan menggunakan modal Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II SDN Ngabean Yogyakarta dengan jumlah 21 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan metode <em>game-based learning</em> meningkatkan kemampuan calistung pada tema hidup rukun peserta didik kelas 2 SDN Ngabean Yogyakarta dengan peningkatan pada siklus I pembelajaran 1 rata-rata 77,62 dengan presentase keberhasilan 61,9% dan pembelajaran 2 diperoleh rata-rata 79,05 dengan presentase keberhasilan 76,19%. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus II pembelajaran 1 dengan nilai rata-rata 80,48 dengan presentase keberhasilan 80,85% dan pembelajaran 2 diperoleh rata-rata 81,9 dengan presentase 90,47%.</p> Nova Taufiq Hidayat Kristi Wardani Istilah Mahmilipi Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1207 1215 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar dan Minat Belajar IPAS Materi Keberagaman Menggunakan Media Spinning Wheel Pada Peserta Didik Kelas IV https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1733 <p><strong>Abstrak</strong><em>: </em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan minat belajar peserta didik kelas IV IPAS di Yogyakarta menggunakan media <em>spinning wheel. </em>Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah 25 peserta didik kelas IV SD Negeri Suryodiningratan 2 di Yogyakarta tahun ajaran 2023 / 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, tes, dan angket. Validitas data diuji dengan validitas isi sumber dan teknik triangulasi. Teknik deskriptif komparatif dan model interaktif Miles Huberman digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran yang konkret yaitu <em>spinning wheel</em> dapat meningkatkan hasil belajar dan minat belajar peserta didik kelas IV dalam pembelajaran IPAS Keberagaman. Pada kegiatan prasiklus sebelum menggunakan media konkret <em>spinning wheel</em> nilai rata-rata belajar peserta didik sebesar 45,08%. Siklus I setelah diberi tindakan dengan menggunakan media pembelajaran <em>spinning wheel</em> nilai rata-rata sebesar 67,70% dan pada siklus II mengalami peningkatan pada hasil belajar dan minat belajar peserta didik mencapai nilai rata-rata 71,55%. Disimpulkan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran <em>spinning wheel</em> dapat meningkatkan hasil belajar dan minat belajar peserta didik pada materi keberagaman kelas IV SD Negeri Suryodiningratan 2 Yogyakarta.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Hasil belajar dan Minat belajar, media pembelajaran <em>spinning wheel</em>, Pembelajaran IPAS.</p> <p>&nbsp;</p> Leylii Hikmawati Retno Utaminingsih Novi Kristiani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1216 1225 Meningkatkan Minat Belajar Pemahaman Kognitif Model Problem Based-Learning Berbantuan Media Konkreat Pelajaran IPAS https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1561 <p>Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat belajar dan pembelajaran kognitif peserta didik dengan model problem based-learning berbantuan media konkreat pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri Kotagede 3 Yogyakarta. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas IV A SD Negeri Kotagede III yang berjumlah 28 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik validitas data menggunakan validitas isi, trianggulasi sumber dan trianggulasi teknik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model problem based-learning berbantuan media konkreat dapat meningkatkan minat belajar dan pembelajaran kognitif peserta didik pada setiap siklus. Data dari hasil pada siklus I diperoleh hasil ketuntasan klasikal pada kelas tersebut sebesar 75%, kemudian pada siklus II sebesar 83%. Hasil penelitian berdasarkan aspek motivasi 70% 80% meningkat. Aspek keterlibatan 76% 85% meningkat. Aspek ketertarikan 75% 83% meningkat. Aspek konsentrasi 70% 81% meningkat. Aspek kemandirian 76% 87% meningkat. Sehingga, rata-rata Presentase 75% 83% meningkat. Secara keseluruhan peningkatan baik dari variabel minat belajar maupun pemahaman kognitif peserta didik yang mencapai presentase 80-an% dengan kriteria sangat baik<strong>. </strong></p> Ferdika Ibnuariyanto Shanta Rezkita Rulis Ainun Jaryah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1226 1234 Peningkatan Minat Belajar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Menggunakan Model Problem Based Learning https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1553 <p>Proses pembelajaran yang hanya sekadar mendengarkan, mengerjakan tugas, dan terfokus pada buku menyebabkan pembelajaran di kelas sangat pasif. Hal tersebut menyebabkan kurangnya minat belajar siswa terhadap materi yang disampaikan sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif<em>. </em>Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VB pada mata pelajaran bahasa Indonesia memalui model <em>Problem Based Learning</em> di SDN Jarakan, Sewon, Bantul, Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian sebanyak 23 siswa dari kelas VB, terdiri dari 11 perempuan dan 12 laki-laki. Objek penelitian adalah minat belajar siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa sebesar 12.03%, yaitu pada siklus I sebesar 69.02% dengan kategori baik dan pada siklus II mencapai 81.05% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, terjadi peningkatan minat belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas VB melalui model <em>Problem Based Learning</em> di SDN Jarakan<em>.</em></p> Lutfia Islahati Handoyo Saputro Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2023-12-28 2023-12-28 2 1 1235 1242 Peningkatan Hasil Belajar PPKn Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match pada Siswa Kelas 2B https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1712 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PPKn siswa kelas 2B SD Negeri Golo Yogyakarta, dengan nilai rata-rata adalah 70. Sedangkan nilai dari 18 peserta didik hanya 5 peserta atau 27% yang mencapai KKM. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru dan dilaksanakan secara konvensional dengan metode ceramah tanpa memberi kesempatan peserta didik untuk terlibat aktif dalam mengeksplor pengetahuannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe <em>make a match</em>. Jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas 2B SDN Golo Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, wawancara, dokumentasi, dan tes. Berdasarkan perhitungan nilai keterlaksanaan pembelajaran peningkatan hasil belajar tersebut ditunjukkan pada perolehan nilai pra siklus dengan rata-rata kelas 70, persentase ketuntasan 28% mengalami kenaikan pada siklus I dengan nilai rata-rata kelas 78, persentase ketuntasan 61% dan pada siklus II dengan nilai rata-rata kelas 82 persentase ketuntasan 83%. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas ini mencapai indikator ketuntasan yang ditentukan yaitu 80%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>make a match</em> dapat meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas 2B SD Negeri Golo, Yogyakarta.</p> <p><em> </em></p> <p> </p> Laely Rizki Amalia Sudartomo Macaryus Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-03 2024-01-03 2 1 1243 1252 Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan PBL untuk Menguatkan Bernalar Kritis Kelas 3b SD Panembahan Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1732 <p>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>yang dapat meningkatkan bernalar kritis siswa, (2) mendeskripsikan proses pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan setiap siklus. Metode penelitian yang digunakan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III B di Sekolah Dasar Negeri Panembahan menggunakan metode sampling yang terdiri dari 6 siswa yang mempunyai keberagaman kemampuan, sedangkan objek penelitian ini adalah meningkatkan bernalar kritis dan hasil belajar menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>dalam pembelajaran Tematik.Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, tes hasil belajar pada akhir siklus, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskripstif kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Tematik siswa kelas III B SD Negeri Panembahan tahun pelajaran 2023/2024, khususnya pada materi Tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup. Pada hasil lembar observasi bernalar kritis, indikator memfokuskan pertanyaan dari siklus I ke siklus II meningkat 8,34%, indikator menganalisis argumen dari siklus I ke siklus II meningkat 5%, indikator bertanya dan menjawab pertanyaan pada siklus I ke siklus II meningkat 4,1%, dan indikator mempertimbangkan kesesuaian meningkat 8,3%. Dengan rata-rata seluruh aspek pada siklus I sebesar 82,25% dan siklus II sebesar 88,65% (meningkat sebesar 6,45%). Sedangkan peningkatan hasil belajar siswa terlihat pada siklus I rata-rata siswa 55,5 atau dalam kriteria cukup dengan 3 siswa yang tuntas dan pada siklus II meningkat rata-rata siswa menjadi 79,3 atau dalam kriteria baik dengan 5 siswa yang tuntas dari total 6 siswa.</p> Syarah Amilia Widowati Pusporini Dian Anggreani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-03 2024-01-03 2 1 1253 1264 Penerapan Market Day Project dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa pada Matematika Kelas VIB SDN Bakalan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1681 <p><em>: </em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi belajar melalui penerapan Market Day Project pada mata pelajaran Matematika kelas VI di SDN Bakalan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas VIB SDN Bakalan yang berjumlah 28 siswa.. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Market Day Project dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan partisipasi belajar. Untuk perolehan skor Pada siklus I partisipasi bertanya memiliki nilai rata-rata 53,36%, partisipasi menjawab pertanyaan dari guru 50%. Partisipasi untuk mengerjakan tugas secara tuntas 56,25%, berdikusi sebesar 51,79%, mencatat penjelasan guru 54,46%, menyelesaikan soal di papan tulis 54,46%, mengerjakan tes secara individu sebesar 50%, dan meyimpulkan materi pelajaran sebesar 53,57%. Semua aspek dalam partisipasi belajar berada pada kategori baik pada pelaksanaan siklus I. Untuk siklus II partisipasi bertanya memiliki nilai rata-rata 73,21%, partisipasi menjawab pertanyaan dari guru 77,68%. Partisipasi untuk mengerjakan tugas secara tuntas 80,36%, berdikusi sebesar 80,95%, mencatat penjelasan guru 74,11%, menyelesaikan soal di papan tulis 74,11%, mengerjakan tes secara individu sebesar 75,89%, dan meyimpulkan materi pelajaran sebesar 75%. Semua aspek partisipasi belajar pada tahap siklus II meningkat, dan berada pada kategori sangat baik.</p> Faisal Amri Ayu Rahayu Dwi Paryanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-04 2024-01-04 2 1 1265 1272 Meningkatkan Hasil Belajar IPS Melalui Model Problem Based Learning Kelas V Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1546 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penggunaan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPS Kelas V SD Negeri Golo. Hipotesis dalam penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik kelas V SD Negeri Golo.&nbsp; Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Golo&nbsp; yang berjumlah 28 anak, sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar dan model pembelajaran Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data hasil belajar peserta didik menggunakan tes dilakukan dengan menghitung presentase.&nbsp; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar IPS Kelas V SD Negeri Golo. Peningkatan hasil belajar dilihat pada siklus I nilai rata-rata peserta didik pada pembelajaran sebesar 70 dengan ketuntasan belajar peserta didik sebesar 43 %. Selanjutnya dilakukan tindakan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik pada pertemuan kedua nilai rata-rata peserta didik sebesar 74,6 dengan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 75 %.</p> Wahyu Anggraeni Sudartomo Macaryus Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-04 2024-01-04 2 1 1273 1281 Penerapan Model PBL Berbantu Canva untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS Kelas V SDN 1 Ambalresmi https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1650 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar melalui model <em>PBL</em> berbantu <em>Canva</em> pada pembelajaran IPAS kelas V SDN 1 Ambalresmi, Kebumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisa data deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Ambalresmi pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VA SDN 1 Ambalresmi dengan jumlah 23 peserta didik. &nbsp;Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar IPAS pada peserta didik kelas VA SDN 1 Ambalresmi dapat ditingkatkan dengan menggunakan model <em>PBL</em> berbantu <em>Canva</em>. Hal ini dibuktikan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik mulai dari pratindakan, sikus I, dan siklus II telah mencapai target yang telah ditetapkan oleh peneliti. Pada pratindakan terdapat 48% peserta didik yang memiliki motivasi belajar kategori tinggi. Pada siklus I, terdapat 65% peserta didik yang memiliki motivasi belajar kategori tinggi, dan pada siklus II terdapat 91% peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi dan sangat tinggi. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model <em>PBL </em>berbantu <em>Canva </em>dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS peserta didik kelas V SDN 1 Ambalresmi, Kebumen.</p> Dian Anggraeni Setuju Sri Wijiastuti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-04 2024-01-04 2 1 1282 1290 Peningkatan Percaya Diri dan Hasil Belajar Melalui Model Project Based Learning di Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1575 <p>Rendahnya percaya diri siswa dapat mempengaruhi hasil belajar, sehingga tidak sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan percaya diri dan hasil belajar kelas VB SDN Kotagede 3 melalui model <em>Project Based Learning</em>.Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Partisipan penelitian adalah siswa kelas VB SDN Kotagede 3 yang berjumlah 27 siswa. Desain penelitian mengacu pada desain PTK menurut Kemmis dan McTaggart (1988) yang berlangsung dalam dua siklus. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan adalah minimal 75% dari jumlah siswa kelas VB SDN Kotagede 3 memiliki percaya diri yang termasuk pada kategori tinggi dan/ atau sangat tinggi dan mendapatkan hasil belajar dengan nilai &gt; 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa percaya diri dan hasil belajar kelas VB SDN Kotagede 3 dapat ditingkatkan melalui model Project Based Learning. Pada siklus I, hasil observasi percaya diri siswa rata-rata sebesar 67% meningkat menjadi 84% pada siklus II, sedangkan hasil belajar pada Pelajaran Pendidikan Pancasila rata-rata mendapat nilai 73 pada siklus I meningkat menjadi 84 pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model <em>Project Based Learning</em> dapat meningkatkan percaya diri dan hasil belajar kelas VB SDN Kotagede 3.</p> Fitria Anisa Shanta Rezkita Rulis Ainun Jaryah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-04 2024-01-04 2 1 1290 1306 Peningkatan Hasil Belajar Pancasila Melalui Model Problem Based Learning Siswa Kelas II SDN Bangunharjo https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1602 <p>Permasalahan dalam menerapkan model pembelajaran di kelas dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Peserta didik jika proses pembelajaran kurang menarik maka akan mendapatkan hasil belajar yang kurang memuaskan. Pembelajaran dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning</em> sebagai suatu pembelajaran berdasarkan penyelesaian masalah, di harapkan mampu untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Penerapan pembelajaran ini melatih peserta didik untuk mengungkapkan pendapatnya dalam bentuk bertanya maupun memberikan kesimpulan dalam penyelesaian suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model <em>Problem Based Learning </em>pada peserta didik kelas II SD Negeri Bangunharjo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK). Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD yang berjumlah 12 siswa. Objek dalam penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila siswa kelas II SD Negeri Bangunharjo. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap satu siklus terdiri dari 2 kegiatan pembelajaran. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil observasi pada pratindakan nilai rata – rata hasil belajar siswa kelas II adalah 65,25 dan setelah diberikan tindakan siklus I meningkat menjadi 66,45 dari rata-rata pra tindakan. Pada siklus II rata-rata hasil belajar Pendidikan Pancasila meningkat menjadi 73,45 dari rata-rata siklus 1. Siswa yang telah memenuhi nilai KKM yang telah ditentukan sekolah yaitu 70 juga mengalami peningkatan. Pra tindakan terdapat 6 dari 12 siswa yang telah memenuhi KKM. Pada siklus I meningkat menjadi 8 dari 12 siswa yang memenuhi KKM. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, jumlah siswa yang memenuhi KKM sebanyak 10 dari 12 siswa yang memenuhi KKM, sehingga telah mencapai keberhasilan 83%. Kegiatan belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas juga mengalami peningkatan. Pada siklus I rata-rata keaktifan siswa sebesar 53 dan pada siklus II meningkat menjadi 71,5 dari skor maksimal 40. Hal tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Learning </em>dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II SD Negeri Bangunharjo</p> <p> </p> Dita Apriana Trisniawati Ratna Dwi Astuti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-04 2024-01-04 2 1 1307 1312 Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Matematika Melalui Model Project Based Learning di Kelas II A SD Ngoto https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1780 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik mata pelajaran Matematika dengan penerapan model pembelajaran <em>project based learning</em> (PjBL) pada peserta didik kelas II A SD Ngoto. Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran <em>project based learning</em> dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Matematika kelas II A SD Ngoto. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas II A SD Ngoto yang berjumlah 29 peserta didik terdiri dari 15 laki-laki dan 14 perempuan. Objek penelitian ini adalah motivasi belajar dan model pembelajaran <em>project based learning</em>. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah penerapan model pembelajaran <em>project based learning</em><em>, </em>motivasi belajar peserta didik mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan motivasi belajar dilihat dari rata-rata presentase angket motivasi belajar pada siklus I sebesar 69,74% dan siklus II sebesar 80,09% dan keterlaksanaan model pembelajaran pada siklus I sebesar 85% dan siklus II sebesar 100%.</p> Nur fauzan ardianto Istiqomah Rodhiyati Fajriyah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-04 2024-01-04 2 1 1313 1320 Upaya Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa Pada Puisi Menggunakan Media Audio Visual Kelas IV SD Negeri Bakalan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1545 <p><strong>: </strong>Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan Upaya Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa pada Puisi Menggunakan <em>Media Audio Visual</em> Kelas IV SD Negeri Bakalan. Hipotesis yang digunakan adalah menyimak puisi dan hasil belajar siswa kelas IV dapat meningkat. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV sebanyak 26 siswa, penelitian ini dilakukan di SD Negeri Bakalan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Uji instrument penelitian ini menggunakan Uji <em>expert judgement</em>. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya penggunaan media <em>audio visual </em>dapat meningkatkan dalam keterampilan menyimak puisi siswa. Peningkatan hasil belajar siswa ditandai dengan aktivitas siswa dan guru serta perbaikan upaya penggunaan media <em>audio visual. </em>Adapun hasil penelitian pada nilai pratindakan nilai rata rata .... dengan jumlah siswa tuntas ... (.....) dan tidak tuntas ... (.....). Pada siklus I diperoleh rata rata ..... dengan siswa tuntas ... (......) dan tidak tuntas ... siswa (......). Siklus II diperoleh nilai rata rata .... dengan jumlah siswa tuntas ... (.....) dan tidak tuntas .... siswa (.....). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa media <em>audio visual </em>dapat meningkatkan menulis puisi siswa kelas IV.</p> Wahyu Ari Adi Saputro Murniningsih Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-04 2024-01-04 2 1 1321 1325 Meningkatan Keterampilan Membaca dan Memahami Bacaan Menggunakan Metode PQ4R Pada Siswa Kelas V SD N Delegan 3 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1562 <p>Pendidikan dapat dikatakan sebagai investasi jangka panjang untuk menjadikan sumber daya manusia yang menjadi penerus generasi selanjutnya. Keterampilan berbahasa sangat dibutuhkan bagi semua individu. Hal ini disebabkan keterampilan berbahasa merupakan model untuk mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter siswa. Bahasa adalah alat yang paling utama untuk melakukan komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk meningkatkan kualitas Keterampilan Membaca Dan Memahami Bacaan siswa, Untuk Meningkatkan keaktivan siswa dalam kualitas keterampilan membaca dan memahami bacaan, Untuk Mendeskripsikan dalam meningkatkan kualitas Keterampilan Membaca Dan Memahami Bacaan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang sifatnya reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk memperbaiki atau meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas secara lebih profesional. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pemahaman membaca siswa pada siklus I adalah 10%, pada siklus II, tingkat pemahaman membaca siswa pada pembelajaran pertama adalah 25% dan pada pembelajaran kedua adalah 100%. Hasilnya, kemahiran membaca pemahaman dari Siklus I dan Siklus II mengalami peningkatan. Dengan demikian, target yang diinginkan tercapai dalam hal kesempurnaan pemahaman bacaan, karena pada akhir siklus II memperoleh nilai rata-rata 96,25 dengan tingkat ketuntasan 100%. Dari hasil analisis siklus I dan siklus II dapat diketahui bahwa metode PQ4R dapat meningkatkan keterampilan membaca dan pemahaman dengan metode PQ4R pada siswa V SD N delegan 3.</p> Zainal Arif prihanto Hesti Widyaningrum Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-04 2024-01-04 2 1 1326 1337 Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Matematika Dengan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Delegan 3 Prambanan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1941 <p>Minat dan motivasi belajar matematika seringkali menjadi tantangan penting di dunia pendidikan, terutama pada tingkat sekolah dasar. Meningkatkan minat dan motivasi belajar matematika pada tingkat SD memiliki dampak signifikan dalam membangun dasar pengetahuan matematika yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar matematika pada peserta didik kelas IV di SD Negeri Delegan 3 Prambanan. PBL adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada proses belajar, memungkinkan peserta didik untuk menggali pemahaman mereka melalui eksplorasi aktif dan berkolaboratif. Penelitian ini melibatkan sekelompok peserta didik kelas IV sebagai subjek penelitian, yang terbagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerapkan PBL dan kelompok kontrol yang mengikuti metode pengajaran konvensional. Data minat dan motivasi belajar matematika dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I hasil minat belajar peserta didik memiliki nilai rata-rata persentase sebanyak 70 %. Nilai tersebut berada pada nilai interval antara 60%-75% dengan kategori cukup dan kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi nilai rata-rata persentase sebesar 86,7%, nilai tersebut berada pada nilai interval antara 86%-100% dengan kategori sangat tinggi. Sedangkan hasil Motivasi belajar peserta didik memiliki nilai rata-rata persentase sebanyak 71 %. Nilai tersebut berada pada nilai interval antara 60%-75% dengan kategori cukup dan kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi nilai rata-rata persentase sebesar 86,1%, nilai tersebut berada pada nilai interval antara 86%-100% dengan kategori sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa Model Problem Based Learning (PBL) dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar. Implikasi praktis dari penelitian ini mendukung penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) sebagai pendekatan yang dapat memotivasi peserta didik dan meningkatkan hasil pembelajaran matematika pada tingkat Sekolah Dasar</p> Abdul Mujib Ardian Arief Gregi Nilas Priyo Utomo Hak Cipta (c) 2024 2023-12-22 2023-12-22 2 1 1338 1347 Upaya Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar IPA Melalui Media Papan Peta Pikiran pada Siswa Kelas VI SDN Suryodiningratan 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1942 <p>Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif (Kolaboratif Classroom Action Research) yang dilaksanakan &nbsp;di kelas VI SDN Suyodiningratan 2 Yogyakarta pada bulan Agustus 2023 dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan minat belajar siswa kelas VI dengan menggunakan Media Pembelajaran Papan Peta Pikiran pada mata pelajaran IPA. Subjek penelitian meliputi 21 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan, pengambilan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes pada setiap siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 62,48 dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yaitu 82,32selain itu jika dilihat dari persentasi ketuntasan siswa pada siklus I yaitu 35% sementara pada siklus II persentase ketuntasannya mengalami peningkatan yaitu 90%. Berdasarkan data tersebut maka dapat disumpulkan bahwa dengan diterapkannya Media Pembelajaran Papan Peta Pikiran dalam proses pembelajaran maka hasil belajar dan minat belajar siswa meningkat.</p> Agung Gangga Sunu Retno Utaminingsih Novi Kristiani Hak Cipta (c) 2024 2023-12-22 2023-12-22 2 1 1348 1351 Peningkatkan Keterampilan Komunikasi Melalui Penerapan Model Pembelajaraan Inside Outside Circle Pada Pembelajaraan IPS https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1692 <p>Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan komunikasi melalui penerapan model pembelajaraan inside outside circle pada pembelajaraan IPS kelas V SDN Daratan . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa model pembelajaraan IOC dapat Meningkatkan keterampilan komunikasi Materi kondisi geografis indonesia Siswa Kelas V SD Negeri Daratan. Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Bagi Guru yang mendapatan kesulitan yang sama dapat menerapkan model pembelajaraan IOC untuk meningkatkan keterampilan komunikasi. (2) Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka dihaharapkan guru lebih membuat model pembelajaraan yang lebih menarik dan bervariasi.</p> Imtinatun Arini Siti Anafiah Agatha Asih N Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-22 2024-01-22 2 1 1352 1360 Meningkatkan Aktivitas Belajar Dengan Kartu Simulasi Berbasis Problem Based Learning (PBL) Siswa SD Kelas 3 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1779 <p>Tujuan&nbsp; penelitian&nbsp; ini&nbsp; adalah:&nbsp; (1)&nbsp; Untuk&nbsp; mengetahui&nbsp; cara&nbsp; meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dengna kartu simulasi di kelas III SD Negeri Rejowinangun 1 Yogyakarta tahun 2023; (2) Seberapa besar pengaruh kartu simulasi terhadap aktivitas belajar peserta didik di kelas III SD Negeri Rejowinangun 1 tahun 2023. Pada siklus I dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) yang diamati dalam aktivitas minat belajar peserta didik ada 22 anak yang masuk dalam kategori “Baik” yaitu: (1) Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru, (2) Ketertarikan&nbsp;&nbsp; peserta&nbsp;&nbsp; didik&nbsp;&nbsp; untuk&nbsp;&nbsp; belajar,&nbsp; menggunakan&nbsp;&nbsp; media pembelajaran, sedangkan 6 aktivitas minat belajar peserta didik masih dalam kategori “Cukup Baik” yaitu: (1) aktif bertanya, (2) bertanya pada guru, (3) berdiskusi dengan teman, dan (4) menyimpulkan. Pada siklus II dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) ada 26 peserta didik yang diamati dalam aktivitas dan minat belajar peserta didik yang masuk dalam kategori “Baik” yaitu: (1) Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru, (2) Ketertarikan&nbsp; peserta&nbsp; didik&nbsp; untuk belajar, (3) bertanya pada guru, dan (4) berdiskusi dengan, sedangkan 2 aktivitas peserta didik masih&nbsp;&nbsp; dalam&nbsp;&nbsp; kategori&nbsp;&nbsp; “Cukup&nbsp;&nbsp; Baik”&nbsp;&nbsp; yaitu:&nbsp;&nbsp; (1)&nbsp;&nbsp; aktif&nbsp;&nbsp; dalam&nbsp;&nbsp; bertanya,&nbsp;&nbsp; (2) bertanya pada guru, (3) berdiskusi dengan teman. Kesimpulannya penelitian ini adalah dapat meningkatkan aktivitas belajar dengan kartu simulasi berbasis Problem Based Learning siswa SD .</p> Anita Lestari Siti Rochmiyati Yuliah Dwi Islamiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1361 1376 Peningkatan Keaktifan dan Keterampilan Berpikir Kreatif Melalui Project Based Learning Pada Siswa Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1606 <p>Peningkatan Keaktifan dan Keterampilan Berpikir Kreatif Melalui Project Based Learning Pada Siswa Sekolah Dasar</p> Enggar Damayanti Shanta Rezkita Rulis Ainun Jaryah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1377 1387 Meningkatkan Hasil Belajar PPKn dengan Media Flashcard Model TGT di Kelas 2A SD Model https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1531 <p>Penelitian ini dilakukan atas dasar bebrapa masalah yaitu dalam proses pembelajaran di dalam kelas yang berpartisipasi aktif hanya ada beberapa siswa. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor antara lain: (1) Siswa sulit memahami konsep dari materi pembelajaran yang di sampaikan dengan ceramah, sehingga siswa akan merasa bosan. (2) Media pembelajaran yang digunakan oleh guru hanya menggunakan media PPT dan teks bacaan sehingga media tersebut mungkin kurang menarik dan kurang interaktif bagi siswa. Maka dari itu guru perlu menggunakan media interaktif salah satunya yaitu media pembelajaran <em>flashcard</em>.&nbsp; Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya guru untuk meningkatkan hasil belajar PPKn peserta didik kelas II SD Model. Penelitian ini menggunakan metode Peneltian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus.</p> <p>Setelah melaksanakan penelitian dan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa model <em>time game tournament </em>(TGT) dengan media <em>flashcard</em> dapat meningkatkan hasil belajar PPKn peserta didik kelas II SD Model. Peningkatan dapat dilihat dari nilai rata-rata peserta didik pada tes prasiklus yaitu 57,8% yang masih masuk ke dalam kategori “sangat kurang”, Sedangkan nilai peserta didik yang mencapai KKM yakni hanya 11 peserta didik atau 39,28%. Nilai rata-rata peserta didik pada tes siklus I yaitu 66,7 yang juga masih masuk dalam kategori “kurang”, sedangkan nilai peserta didik yang mencapai KKM yakni sudah 16 orang peserta didik atau 57,14%. Dan nilai rata-rata peserta didik pada siklus II yaitu 80 yang sudah masuk kategori “bagus”, sedangkan nilai peserta didik yang mencapai KKM yakni sudah 25 peserta didik atau 89,28%. Berarti selama proses pemberian tindakan selama dua siklus, peserta didik mengalami peningkatan sebanyak 21,2%</p> Isnaini Latifah Dr Muhammad Irfan Agustina Dwi Rahayu Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1388 1415 Pengaruh Metode Bermain Peran Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V SD Pada Materi Jaring-Jaring Makanan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1802 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa dengan metode bermain peran pada siswa Kelas V SD Negeri Widoro Kapanewon Pengasih Kabupaten Kulon Progo. Subjek yang diteliti adalah 13 siswa kelas V SD Negeri Widoro Kapanewon Pengasih Kabupaten Kulon Progo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data melalui tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data ini menggunakan analisis data hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan metode bermain peran dalam pembelajaran mata pelajaran IPA dapat meningkatkan pemahaman siswa. Peningkatan pemahaman siswa terlihat dari hasil belajar IPA pada materi jaring makanan setelah dilakukan tindakan pada tahap Pra Siklus = 60,77, Tahap Siklus I = 71,54, dan Tahap Siklus II = 80,77, (2) penerapan metode bermain peran juga dapat meningkatkan ketuntasan pembelajaran mata pelajaran IPA pada materi jaring-jaring makanan. Hal ini terlihat dari peningkatan ketuntasan belajar siswa sebagai berikut: pada tahap pra siklus = 30%, tahap siklus I = 46% dan pada tahap siklus II = 77%. Berdasarkan hasil belajar yang dicapai dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan pemahaman pembelajaran IPA pada materi jaring-jaring makanan pada siswa kelas V SD Negeri Widoro Kapanewon Pengasih Kabupaten Kulon Progo.</p> Nurrochmawati Nurrochmawati Daimul Hasanah Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1416 1425 Meningkatkan Hasil Belajar IPS Melalui Model Problem Based Learning Kelas V Sekolah Dasar https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1226 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penggunaan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPS Kelas V Sekolah Dasar. Hipotesis dalam penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik kelas V Sekolah Dasar.&nbsp; Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar yang berjumlah 28 anak, sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar dan model pembelajaran Problem Based Learning. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data hasil belajar peserta didik menggunakan tes dilakukan dengan menghitung presentase.&nbsp; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar IPS Kelas V Sekolah Dasar. Peningkatan hasil belajar dilihat pada siklus I nilai rata-rata peserta didik pada pembelajaran sebesar 70 dengan ketuntasan belajar peserta didik sebesar 43 %. Selanjutnya dilakukan tindakan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik pada pertemuan kedua nilai rata-rata peserta didik sebesar 74,6 dengan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 75 %.</p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Hasil Belajar, Model <em>Problem Based Learning</em>, IPS</p> Wahyu Anggraeni Sudartomo Macaryus Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1426 1433 Pengaruh Project Based Learning Terhadap Motivasi Belajar Siswa https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1794 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pembelajaran <em>Project-Based Learning</em> terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Duwet Wonosari. &nbsp;Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa kelas IV di SD Negeri Duwet Wonosari yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan pembelajaran <em>Project Based Learning</em> terhadap motivasi belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perubahan pada motivasi belajar siswa dari semula 9 siswa (56,25%) berada dalam kategori cukup, 5 siswa (31,25%) berada dalam kategori baik, dan 2 siswa (12,5%) berada dalam kategori sangat baik menjadi 1 siswa (6,25%) berada dalam kategori cukup, 2 siswa (12,5%) berada dalam kategori baik, dan 13 siswa (81,25%) berada dalam kategori sangat baik.</p> Endar Dwi Jayanti Riski Srikonita Ahniasari Rosianawati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1434 1440 Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Melalui Model Problem Based Learning Kelas III SDN Jarakan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1937 <p>Penelitian tindakan kelas berlatar belakang rendahnya keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa. Tujuan penelitian untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan menggunakan tindakan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaborasi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Desain penelitian melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah 16 siswa kelas III SDN Jarakan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika. Pada siklus I, keaktifan belajar siswa terdapat 10 siswa dalam kategori tinggi dan 6 siswa dalam kategori cukup meningkat menjadi 14 siswa dalam kategori tinggi dan 2 siswa dalam kategori cukup pada siklus II. Hal ini membuktikan bahwa terdapat peningkatan jumlah siswa keaktifan belajarnya dalam kategori tinggi. Pada siklus I, 62% dari jumlah siswa memiliki keaktifan belajar tinggi, sedangkan pada siklus II menjadi 87% dari jumlah siswa. Sedangkan prestasi belajar siswa pada siklus I rata-rata prestasi belajar matematika sebesar 73 dengan presentase 56% dari jumlah siswa memiliki prestasi belajar matematika di atas KKM meningkat menjadi 82 pada siklus II menjadi 81% dari jumlah siswa.</p> Ertiana Sari Murti Irham Taufiq Eni Suryati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1441 1451 Penerapan Teori Belajar Sosial Albert Bandura Proses Belajar Mengajar Di Sekolah https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1940 <p>Belajar adalah sesuatu yang wajib untuk peserta didik, agar belajar dapat menjadi aktivitas untuk memperoleh informasi dan kompetensi baru. Kegiatan belajar yang dipilih harus menjembatani antara pengetahuan yang telah dimiliki peserta didik sebelumnya dengan pengetahuan baru yang akan dibangun peserta didik. Hal yang menjembatani yaitu, memungkinkan peserta didik untuk mengerjakan kegiatan yang beragam dalam rangka mengembangkan keterampilan dan pemahamannya, dengan penekanan peserta didik belajarsambil bekerja. Diteori belajar sosial Albert Bandura adalah menekankan tentang pentingnya peserta didik mengelola sendiri pengetahuan atau informasi yang diperoleh dari pengamatan di lingkungan sekitarnya. Peserta didik mengatur dan menyusun&nbsp; semua informasi dalam kode- kode tertentu. Proses penyusunan dilakukan berulang- ulang, sehingga peserta didik kapanpun dengan tepat dapat melakukan danmemberikan tanggapan yang aktual.&nbsp; Perilaku belajar peserta didik adalah hasil dari kemampuan peserta didik itu&nbsp; sendiri dalam memahami dan memaknai suatu pengetahuan atau informasi, memaknai suatu model yang ditiru, kemampuan mengelola secara kognitif dan menentukan tindakan sesuai tujuan yang dikehendaki. Peserta didik di arahkan agar berfikir krisis dan kreatif. Krisis untuk menganalisis masalah.</p> Anelda Ultavia B Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1452 1461 Penanaman Sikap Nasioanlisme Dalam Pembelajaran Pancasila Pada Kurikulum Merdeka Kelas IV SD N Bangunharjo Sewon Bantul https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1532 <p>Penanaman Sikap Nasioanlisme Dalam Pembelajaran Pancasila Pada Kurikulum Merdeka Kelas IV SD N Bangunharjo Sewon Bantul</p> Aisya Fadila Nadziroh Nadziroh Wachid Pratomo Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1462 1471 Penanaman Nilai- Nilai Pancasila Untuk Pembentukan Sikap Cinta Tanah Air Melalui Pembelajaran PPKn Kelas 3 Di SD Negeri Bugelkecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1540 <p>Abstract<br>This research aims to 1) find out the role of teachers in instilling Pancasila values to form an attitude of love for the country through PPKn learning in class 3 of SD Negeri Bugel; 2) knowing the supporting factors in instilling Pancasila values for the formation of an attitude of love for the country in grade 3 PPKn learning at SD Negeri Bugel; 3) knowing the inhibiting factors in instilling Pancasila values for the formation of an attitude of love for the country in Civics learning in class 3 of SD Negeri Bugel; 4) find out solutions to overcome obstacles in instilling Pancasila values in grade 3 PPKn learning at SD Negeri Bugel. This research is a qualitative descriptive study. This research was carried out at SD Negeri Bugel, Bagelan District, Purworejo Regency. The subjects of this research were the principal, 1 class teacher, and 2 students. Collection techniques use observation, interviews and documentation. Testing the validity of the data was carried out by triangulating the data (source, technique and time). Data analysis techniques use data collection, data reduction, data presentation, and drawing data conclusions. The results of the research show that 1) instilling Pancasila values to form an attitude of love for the country through PPKn learning has been implemented in class 3 of SD Negeri Bugel, Bagelen sub-district, Purworejo district; 2) supporting factors for the formation of an attitude of patriotism, namely support from teachers, school principals, class students, and the availability of school infrastructure; 3) the inhibiting factor in the formation of an attitude of love for the country is the lack of student awareness; 4) solutions to overcome obstacles to cultivating an attitude of love for the country through PPKn learning, namely habituation, motivation, direction, and frequently reminding students about the importance of an attitude of love for the country.<br>Key words: instilling Pancasila values, forming an attitude of love for the country, PPKn learning.</p> <p><br>Abstrak<br>Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana peran guru dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk pembentukan sikap cinta tanah air melalui pembelajaran PPKn di kelas 3 SD Negeri Bugel; 2) mengetahui faktor pendukung dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk pembentukan sikap cinta tanah air pada pembelajaran PPKn kelas 3 di SD Negeri Bugel; 3) mengetahui faktor penghambat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk pembentukan sikap cinta tanah air pada pembelajaran PPKn di kelas 3 SD Negeri Bugel; 4) mengetahui solusi untuk mengatasi hambatan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila pada pembelajaran PPKn kelas 3 di SD Negeri Bugel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Bugel Kecamatan Bagelan Kabupaten Purworejo. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, 1 guru kelas, dan 2 siswa. Teknik pengumpulan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data (sumber, teknik, dan waktu). Teknik analisis data menggunakan data collection, data reduction, data display, dan data conclusion.Hasil penelitian sikap cinta tanah air melalui pembelajaran PPKn telah dilaksanakan di kelas 3 SD Negeri Bugel kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo; 2) faktor pendukung pembentukan sikap cinta tanah air yaitu dukungan dari guru, kepala sekolah, siswa kelas, dan tersedianya sarana prasarana sekolah; 3) faktor penghambat pembentukan sikap cinta tanah air yaitu kurangnya kesadaran siswa; 4) solusi untuk mengatasi hambatan penanaman sikap cinta tanah air melalui pembelajaran PPKn yaitu melakukan pembiasaan, motivasi, arahan, dan sering mengingatkan siswa tentang pentingnya sikap cinta tanah air.<br>Kata kunci: penanaman nilai-nilai Pancasila, pembentukan sikap cinta tanah air, pembelajaran PPKn.</p> Kikitiyas Wardani Nadziroh Wachid Pratomo Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-28 2024-01-28 2 1 1472 1482 Peningkatan Hasil Belajar Tematik melalui Model PjBL Siswa Kelas III SD Negeri Golo https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1803 <p>Peningkatan hasil belajar tematik melalui model pjBL siswa kelas III SD Negeri Golo siswa Kelas III SDN Golo. Penelitian Tindak Lanjut PPG Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: 1) Mendeskripsikan pemerapan Model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada muatan Bahasa Indonesia Kelas III 3. 2) Mendeskripsikan peningkatan keaktifan belajar pada peserta didik menggunakan model PjBL pada muatan Bahasa Indonesia Kelas III SDN Golo. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang diadopsi oleh Arikunto. Penelitian ini dilakukan 2 siklus, dan setiap siklus dilaksanakan dua pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas III SDN Golo Yogyakarta yang berjumlah 21 yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Objek penelitian ini yaitu hasil belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan Model PjBL. Teknik pengumpulan data penelitian yaitu menggunakan observasi, angket kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitaian ini yaitu menggunakan data kualitatif dan kuantitatif.</p> <p>Hasil penelitian menunjuukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Projec Based Learning (PjBL) dengan strategi peer lesson pada hasil belajar peserta didik kelas III SDN Golo. Hal ini dibuktikan dari presentase antara siklis I dan siklus II yang mengalami peningkatan yang signifikan. Presentase pada siklus I yaitu 62% kemudian setelah dilakukan siklus II meningkat menjadi 86%.</p> <p> </p> Arjelita Sudartomo Macaryus Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-29 2024-01-29 2 1 1483 1489 Peningkatan Hasil Belajar Kognitif IPAS melalui Metode Praktikum pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Wates Tahun Ajaran 2023/2024 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1750 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar ranah kognitif selama proses pembelajaran IPAS menggunakan metode praktikum pada siswa kelas IV SD Negeri2 Wates, Kulon Progo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) dengan desain mengacu pada Kemmis and Mc Taggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Wates yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data dengan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Adapun kriteria keberhasilan yaitu 75% dari jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah yaitu 75. Hasil penelitian menunjukkan metode praktikum dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada setiap siklus. Hasil belajar kognitif siswa dapat meningkat melalui proses pembelajaran yang dilakukan dengan metode praktikum untuk mempermudah siswa dalam belajar. Peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik kelas IV dalam pembelajaran IPAS dapat dilihat dari mengingkatnya jumlah peserta didik yang melebihi nilai ketuntasan dan meningkatnya nilai rata-rata kelas. Rata-rata hasil belajar IPAS juga terus mengalami kenaikan, pada pra siklus rata-ratanya 55,11 meningkat pada siklus I menjadi 81,11 dan meningkat kembali pada siklus II menjadi 82,89.</p> Agri Aryoko Nadziroh Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-29 2024-01-29 2 1 1490 1501 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Operasi Hitung Bilangan Cacah Dengan Index Card Match Kelas V https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1699 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan index card match siswa kelas V SD Negeri 2 Pandowan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi pada setiap siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 2 Pandowan yang berjumlah 19 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan adalah ≥75% dari jumlah peserta didik telah mencapai KKM yang ditentukan yaitu 75.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan index card match pada mata pelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Pndowan. pembelajaran dengan menerapkan strategi <em>Index Card Match </em>dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran pada setiap siklusnya. Pada siklus I diperoleh persentase rata-rata aktivitas siswa sebesar 63,1%, sedangkan pada siklus II persentase rata-rata aktivitas siswa sebesar 84,2%. Terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 21,1%.</p> Nur Astuti Biya Ebi Praheto Handoko Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-29 2024-01-29 2 1 1509 1520 Peningkatan Motivasi Belajar Muatan PPKN menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Kelas II SD Negeri Panembahan https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1581 <p>Pelaksanaan pembelajaran PPKn terutama di masa pendemi guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyusun langkah-langkah pembelajaran dan juga dalam menyampaikan materi pelajaran. Perubahan dalam pembelajaran secara daring membuat guru dan siswa beradaptasi dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring. Penggunaan model pembelajaran dalam kegiatan belajar PPKn diharapkan mampu menumbuhkan motivasi belajar, memperjelas fakta dan diharapkan siswa lebih mudah dalam memahami materi dan mengerti materi yang disampaikan guru sehingga mendapatkan hasil pembelajaran yang di inginkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan motivasi belajar siswa pada muatan PPKn menggunakan model <em>problem based learning</em> kelas II SD Negeri Panembahan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang menggunakan dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model <em>problem based learning</em> dapat meningkatkan motivasi belajar PPKn siswa kelas II SD Negeri Panembahan . Hasil tersebut dapat dilihat dari skor perolehan angket motivasi belajar, pada siklus I siswa mendapat skor baik sebanyak 9 anak, dan mendapat skor cukup sebanyak 11 anak dengan perolehan rata-rata presentase sebanyak 74,65%. Sedangkan pada siklus II siswa mendapatkan skor baik sebnayak 20 anak, dan yang mendapatkan skor kategori cukup sudah tidak ada dengan perolehan rata-rata presentase sebanyak 84,44%.</p> <p> </p> Diah Ayu Citra Agustina Chohiriyah Dian Anggreani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-29 2024-01-29 2 1 1521 1530 Upaya Meningkatkan Keterampilan Sosial melalui Metode Small Group Discussion pada Muatan PPKN Kelas V https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1613 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan sosial siswa melalui metode Small Group Discussion pada Muatan PPKn. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N Ngabean Yogyakarta yang terdiri dari 25 siswa (12 orang laki laki dan 13 orang perempuan). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skor rata-rata 58,80 % pada siklus I meningkat ke 85,22 % pada siklus II. Hal ini berarti bahwa hasil penelitian sudah mencapai indikator keberhasilan yaitu sebesar ≥ 75 % siswa aktif.</p> <p> </p> Dinda Velita Bela Kristi Wardani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-29 2024-01-29 2 1 1531 1549 Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika dengan Model Pembelajaran Problem Based Leaning pada Siswa Kelas II B SDN Tegalrejo 2 Yogyakarta https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1649 <p>Salah satu model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis adalah model pembelajaran <em>Problem Based Leaning</em>. PBL menuntut siswa berpikir kritis karena diminta menyelesaikan masalah sehingga siswa terampil mendapatkan pemikiran baru. Tujuan penelitian adalah Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran <em>Problem Based Leaning</em> Pada Siswa Kelas IIB SDN Tegalrejo 2 Yogyakarta. Subjek yang diambil siswa kelas IIB SDN Tegalrejo 2 di tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 28 siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes evaluasi, dan dokumentasi. Metode penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas disini menggunakan kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Instrument yang digunakan tes dan non tes. Hasil penelitian penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Leaning</em> dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IIB SDN Tegalrejo 2 Yogyakarta. Peningkatan dilihat dari rata-rata hasil belajar dari pra siklus 75 menjadi 85,3 di siklus 1 dan kemudian 87,5 di siklus 2. Kemudian ketuntasan klasikal siswa dari 57% di pra siklus menjadi 71% pada siklus 1 dan meningkat di siklus 2 menjadi 82%. Hal ini menunjukan bahwa model pembelajaran <em>Problem Based Leaning </em>dapat meningkatkan hasil belajar Matematika peserta didik kelas IIB SD Negeri Tegalrejo 2 Yogyakarta.</p> <p> </p> Apresia Dhenta Caraka Tri Astuti Yudiharyanto Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-29 2024-01-29 2 1 1550 1561 Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Muatan IPAS Topik B Melihat dengan Cahaya melalui Model PBL (Problem Based Learning) bagi Peserta Didik Kelas V SDN Karangtalun 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1756 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dimensi prestasi belajar yang masih kurang dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri Karangtalun 2. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah pembelajaran Melihat dengan Cahaya Topik B BAB II semester 1 sesuai dengan capaian materi peserta didik. Subjek penelitiannya adalah kelas V SD Negeri Karanglaun 2 dengan jumlah 29 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis and Taggart. Proses penelitian yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdapat dua kali pembelajaran atau dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik non tes dengan menggunakan observasi dan wawancara dengan guru kelas. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan prestasi belajar IPAS kelas V yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di SD Negeri Karangtalun 2 mengalami peningkatan yang ditunjukkan pada data dipra siklus diperoleh rata-rata sebesar 65,8. Lalu pada siklus I mencapai 73,5, dan pada siklus II meningkat mencapai 77</p> Novia Damaiyanti Ardian Arief Sri Pujiyati Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-30 2024-01-30 2 1 1562 1569 Peningkatan Motivasi Belajar Menggunakan Pendekatan Realistic Mathematics Education Berbantuan Media Konkret https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1714 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan motivasi belajar peserta didik menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media konkret pada mata pelajaran matematika kelas IV SD Negeri Ngabean Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri Ngabean Yogyakarta yang berjumlah 28 orang dengan rincian 14 peserta didik perempuan dan 14 peserta didik laki-laki. Model penelitian ini menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman angket, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan RME berbantuan media konkret dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan hasil angket pratindakan rata-rata persentase sebesar 55,7% kategori kurang, setelah melakukan tindakan pada siklus I rata-rata persentase menjadi 69,8% kategori cukup, dan pada siklus II meningkat rata-rata persentase sebesar 79,7% dalam kategori baik.</p> Shelvia Demonika Kristi Wardani Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-30 2024-01-30 2 1 1570 1578 Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan dengan Model Project Based Learning Berbantuan Kartu Kata https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1687 <p>Tujuan dari penelitian ini upaya perbaikan dan peningkatan keterampilan membaca permulaan menggunakan media kartu kata. Desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN 07 Kebumen yang berjumlah 11 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan tes keterampilan membaca pada akhir pertemuan per siklus. Data yang diperoleh per siklus dianalisis dengan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media kartu kata dalam keterampilan membaca permulaan mengalami peningkatan dengan hasil sebagai berikut: pada data awal rata-rata nilai kelas 75,16 atau jumlah siswa yang tuntas hanya 4 siswa (36%) mengalami peningkatan menjadi 76,44 padasiklus 1 yaitu 6 siswa yang tutas (54 %). &nbsp;Pada siklus ke- II dengan jumlah siswa yang tuntas adalah 9 siswa (81%) atau rata-rata kelas meningkat menjadi 79,32 Oleh sebab itu, peneliti menyarankan untuk mengembangkan berbagai media pembelajaran yang digunakan untuk pemahaman siswa kelas rendah sekolah dasar terhadap materi pembelajaran.</p> Denista Akbar Al Masjid Emi Indargiyati Vitri Yulianto Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-30 2024-01-30 2 1 1579 1585 Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Problem Besed Learning (PBL) Kelas III SD Negeri Mendungan 2 https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1625 <p>Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui keberhasilan model pembelajaran <em>problem based learning</em> pada muatan matematika dikelas 3 SD Negeri Mendungan 2 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada bulan Agustus. Penelitian ini dilakukan karena permasalahan rendahnya hasil belajar matematika dan kurangnya keaktifan terhadap proses pembelajaran. Subjek penelitian ini adakah peserta didik kelas 3 SD Negeri Mendungan 2 dengan jumlah siswanya sebanyak 26, 13 peserta didik laki-laki dan 13 peserta didik perempuan. Pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, Tes, dan Dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan 2 siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamata dan refleksi, pada siklus ke II dilakukan dengan tahapan yang sama dengan adanya perbaikan sesuai refleksi pada siklus I. analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini mendunjukan bahwa hasil belajar peserta didik kelas 3 SD Negeri Mendungan 2 dapat meningkat setelah dilakukan tindakan pengunaan model <em>problem based learning. </em>Hasil penelitian ini pada kondisi awal memiliki rata-rata sebanyak 67,3 dengan presentasekeberhasilan peserta didiknya sebanyak 38.5%, dan pada siklus I meningkat menjadi rata-rata nilainya 70,9 dengan presentase ketuntasan 52%, dan pada siklus II mencapai rata-rata 77,6 dengan presentase keperhasilan peserta didik sebanyak 87%. Dari 2 siklus ini dapat mencapai indikator keberhasilan yang telah dibuat peneliti. Dapat&nbsp; disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran <em>problem based learning </em>dalam proses pembelajaran matematika mampu untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dan keaktifan selama proses pembelajaran.</p> Hanna Sofya Aulia Purnami Purnami Haryanti Hak Cipta (c) 2023 PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PROFESI GURU 2024-01-30 2024-01-30 2 1 1586 1593 Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas II SD https://seminar.ustjogja.ac.id/index.php/semnas_ppg_ust/article/view/1956 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika siswa kelas II SD Negeri Pandeyan melalui model <em>problem based learning</em>.Penelitian dilaksanakan di kelas II SD Negeri Pandeyan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain dalam penelitian ini menggunakan beberapa tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Pandeyan yang berjumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan dokumentasi. Uji validitas butir soal dengan rumus korelasi product moment. Uji reliabilitas instrumen menggunakan KR-20. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model <em>problem based learning </em>pada pembelajaran Matematika siswa kelas II SD Negeri Pandeyan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar IPA rata-rata pada pratindakan 61,21 dengan persentase 36% meningkat pada siklus I dengan rata- rata 69,43 dengan persentase menjadi 64% dan meningkat kembali pada siklus II denagan rata-rata 77,14 dengan persentase menjadi 86%.</p> Berliana Febryanti Putri Annis Deshinta Setyani Purwaningsih Hak Cipta (c) 2024 2023-10-09 2023-10-09 2 1 1954 1962